Olahraga

SMK Taman Karya Madya Maju LPI Jateng

lpi

KEBUMEN – Setelah menjadi kampiun pada Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kabupaten Kebumen, tim sepak bola SMK Taman Karya Madya (TKM) Kebumen maju mengikuti LPI tingkat Jawa Tengah.

Tim yang mewakili Kebumen itu dilepas oleh Kepala SMK TKM Joko Purwanto di sekolah setempat, Senin (16/11). Kontingen yang berjumlah 26 personel terdiri atas 20 pemain dan enam pembina itu berangkat menggunakan bus sekolah yang baru dibeli.

Dipimpin oleh pelatih Anjar mereka akan bertanding melawan kontingen dari kabupaten/ kota di Jateng. Menurut Joko Purwanto, untuk membiayai personel mulai dari transportasi dan akomodasi selama mengikuti lomba, pihaknya mengeluarkan anggaran Rp 20 juta.

Dana tersebut murni swadaya sekolah tanpa ada bantuan dari Pemkab Kebumen. ”Meski demikian, kami bertekad berjuang sekuat tenaga mengharumkan nama Kebumen,” ujar Joko Purwanto kepada Suara Merdeka di sela-sela pelepasan kontingen.

Juara Futsal

Prestasi lain diraih siswa SMK TKM di bidang olahraga antara lain, juara I futsal antarpelajar SMA/SMK/MA Se- Karesidenan Kedu pada Oktober 2015 lalu.

Selain itu menjadi juara I futsal putri Se-Kebumen. Joko menyebutkan, saat LPI tingkat Kebumen tim SMK TKM mengalahkan SMK 2 Kebumen dengan skor 3-1. Tahun lalu, di ajang yang sama, tim SMK TKM dikalahkan SMK 2 Kebumen.

”Ya, tahun ini kami berhasil mengalahkannya,” ujar Joko Purwanto. Joko menambahkan saat ini SMK TKM memiliki 2.200 murid dengan jumlah siswa baru sebanyak 768 orang. Sekolah yang menempati lahan 2,8 hektare di Jalan Cincin Kota Nomor 18 itu, memiliki lima jurusan.

Yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Konstruksi Batu Beton, Taknik Multimedia, Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pengelasan. ”Sekolah kami berpotensi menjadi SMK rujukan,” tandas Joko menyebutkan motto sekolah berkarakter dan berinovasi. (J19-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

20 Klub Sepak Bola Ikuti Danramil Cup

danramil cup

BUAYAN – Sebanyak 20 klub ambil bagian dalam turnamen sepak bola Danramil Cup yang digelar di lapangan Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan, Kebumen. Turnamen dibuka oleh Danramil 20/Buayan Kapten CZI Paulus Souhwat, baru-baru ini.

Danramil 20/Buayan Kapten CZI Paulus Souhwat mengatakan, turnamen tersebut digelar dalam rangka memperingati HUTKe-70 TNI sekaligus sebagai pembinaan generasi muda dan penyaluran bakat bagi pemuda-pemuda.

‘’Turnamen ini juga sebagai ajang silahturahmi dan mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,’’ ujar Kapten CZI Paulus Souhwat didampingi Kepala Desa Purbowangi Sugimin dan Ketua Panitia Suranto di sela-sela pembukaan.

Kepala Desa Purbowangi Sugimin mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan baik terutama dipilihnya Desa Purbowangi sebagai tempat diselenggarakanya turnamen tersebut.

Harapannya, turnamen itu bisa ditonton oleh masyarakat karena warganya termasuk pecinta olahraga sepak bola. ‘’Kegiatan ini bisa dilanjutkan pada kesempatan yang akan datang,’’ujarnya. (J19-42/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Okto-Ngasifudin Bawa Persak ke Final

persak2

KEBUMEN – Peran eks pemain Timnas PSSI yang dibon Persak Kebumen, Okto Maniani, benar-benar vital. Dua kali striker itu andil besar dalam kemenangan timnya, di turnamen Bupati Cup Banjarnegara 2015.

Pada partai semifinal, Rabu (28/10) kemarin, Okto mencetak satu dari dua gol kemenangan timnya ke gawang PSCS Cilacap. Berdiri bebas di kotak penalti, dia menerima umpan sayap kiri. Dengan tenang dia mengontrol bola, lalu menembak ke tiang dekat tak terjangkau kiper Ega Risky pada babak I.

Gol kedua Persak dicetak Ngasifudin, pertengahan babak II, assist dari Okto. Dalam serangan lewat sayap kanan, bola dikirim ke Okto di depan kotak penalti. Okto tak langsung menembak, tetapi mengirim bola ke Adi Jigog, yang berdiri bebas. Persak maju ke final turnamen berhadiah total Rp 55 juta itu.

Di partai puncak, Minggu (1/11) mendatang, Laskar Joko Sangkrip akan bertemu tim pemenang semifinal kedua, sore ini (Kamis, 29/10), antara Pesibara Banjarnegara dan Brahman Keong Racun, Wonosobo. (suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Gol Okto Maniani Antar Persak Kebumen ke Semifinal

persak kretek

KEBUMEN – Dua gol yang masing-masing dicetak Okto Maniani dan Feri Pahabol bawa kemenangan Persak Kebumen dalam laga perempatfinal Piala Bupati Banjarnegara melawan Kertek United, Sabtu (24/10/2015) sore.

Hasil 2-0 di Stadion Soemitro Kolopaking itu bawa Laskar Joko Sangkrip bertemu PSCS Cilacap di semifinal 28 Oktober mendatang. Laga semifinal itu terbilang panas, sebab PSCS punya trek rekor baik di babak 16 besar dan perempatfinal.

Satu diantaranya mengalahkan Andalas Kayuares yang dihuni pemain sarat pengalaman cabutan dari Persib Bandung seperti Achmad Juprianto, Firman Utina dan Zulham Zamrun.

Sebagai persiapan, Manajer Persak, Tursino “Senno” langsung tancap gas mencari pemain seusai laga. Nama Patrich Wanggai dan Titus Bonai dari Sriwijaya FC ada dalam list yang akan dipanggil Senno di semifinal lawan PSCS.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan hasil ini. Namun masih ada catatan yaitu yang cetak gol pemain gelandang semua. Sebagai antisipasi saya ingin bisa datangkan Wanggai dan Tibo di semifinal,” ujar Senno seusai laga.

Ya, di laga perdana lawan Alba Buana yang berakhir 3-1, Persak juga belum mendapatkan juru gedor yang mumpuni. Striker cabutan dari Persela Lamongan Bijahil Chalwa yang kala itu mencetak dua gol belum jadi jaminan bagi Senno.

“Tim saat ini sudah kompak dan siap bertanding karena melakukan latihan bersama. Saya ingin memanggil Wanggai dan Tibo yang berdarah Papua sebab harapannya mereka bisa langsung menyatu di tim. Mengingat ada Okto dan Feri Pahabol yang satu daerah dengan mereka,” imbuh Senno.

Senno menyebut pertemuan timnya dengan PSCS disebut final dini. Senno sebenarnya menginginkan bertemu PSCS di laga final seperti harapannya kala Piala Bupati Banyumas.

“Kalau dulu PSCS bisa menang lawan Sleman United kita ketemu di final Piala Bupati Banyumas. Ini malah final dini di semifinal Piala Bupati Banjarnegara. Namun tidak apa-apa, kami siap lawan mereka yang diperkuat Bayu Gatra dkk,” ungkap Senno.

Dalam laga melawan Kertek United, lini belakang Persak mendapat suntikan darah baru. Sebagai tandem kapten Leonard Tupamahu, didatangkan bek cabutan dari Persita Tangerang Ledi Utomo.

“Ledi bermain baik. Dia bisa gantikan peran Abanda Herman yang sedang seleksi di klub Malaysia. Nah, ini juga alasan Jean Boumsong tidak bisa kami bawa lagi. Dia sama Abanda di Malaysia,” lanjut Senno. (Tribunnews.com/ Jateng/ Muhamad Alfi M/ LintasKebumen©2015)

Sore Ini, Persak Kebumen Hadapi Kretek United

persak kebumen coach

KEBUMEN – Persak Kebumen masih mengejar ambisi merebut gelar kedua dalam kejuaraan tarkam yang mereka ikuti. Usai menjuarai Piala Bupati Banyumas, kini mereka mengincar trofi Bupati Banjarnegara.

Agar memuluskan rencana itu, mereka harus menyapu seluruh laga, termasuk kala bersua Kretek United di bebaka perempatfinal pada sore ini, Sabtu (24/10/2015). Laga di Soemitro Kolopaking nanti disebut manajer Seno akan berjalan ketat.

Bagi timnya, tidak ada kata meremehkan terhadap tim lawan, yang meski berstatus amatir namun tergolong ambisius. “Kami respek dengan Kretek United. Pencapaian mereka di turnamen ini cukup bagus,” kata Seno, Jumat (23/10/2015).

Seno menaburkan pemain bintang di timnya menambahkan, problem yang dihadapi Persak sejauh ini adalah rapuhnya lini belakang. Eks bintang Persija Leonard Tupamahu kekurangan tandem untuk menjalani lini pertahanan.

“Makanya kami berencana mendatangkan satu bek lagi, cuma belum bisa kami sebutkan,” tuturnya.

Persak diperkuat pemain-pemain ISL dan Divisi Utama, yakni Leonar Tupamahu, Okto Maniani, Pahabol, Awang Setiawan, M Yunus, dan Chalwa. Dengan materi pemain bon-bonan digabung dengan skaud Liga Nusantara. (Tribunnews.com /LintasKebumen©2015)

Mantan Gelandang Persak Edy Susanto Meninggal Dunia

edi susanto

KEBUMEN – Kabar duka datang dari mantan pemain Persak Kebumen. Mantan gelandang Persak, Edy Susanto meninggal Rabu malam (22/10/2015) tadi setelah menjalani perawatan intensif di RS Karyadi Semarang tiga hari terakhir.

Kabar meninggalnya Edy Susanto dibenarkan Manajer Persak Kebumen, HM Tursino. Dihubungi visa sambungan telepon tadi siang, pria yang akrab disapa Seno itu mengatakan Edy meninggal karena kecelakaan di Kabupaten Batang pada Senin sore lalu (19/10/2015).

Namun demikian, Seno mennyampaikan, tidak tahu secara detail naas yang ditimpa mantan punggawanya itu. “Dari kabar yang kami terima, Edy mengalami kecelakaan saat pulang dari pertandingan tarkam (antar kampung) di Kabupaten Batang. Di perjalanan pulang, Edy yang mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan truk,” katanya kepada kebumenekspres.com.

“Edy sempat dibawa ke RS Karyadi Semarang lantaran koma, namun akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu malam tadi,” ujarnya.

Seno menyatakan bela sungkawanya atas meninggalnya Edy Susanto. Meski sudah tak lagi membela Persak, kebersamaan selama Liga Nusantara membuat hubungan emosional yang erat. “Seluruh manajemen dan pemain Persak sangat berduka atas kejadian ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, para pemain Persak bakal mengenakan ban hitam saat melakoni laga kedua Piala Bupati Banjarnegara melawan Kretek United di Stadion Soemitro Kolopaking, Sabtu akhir pekan ini.

“Para pemain sudah sepakat untuk memakai ban hitam saat melawan Kretek United sebagai ungkapan bela sungkawa dan penghormatan terakhir kepada Edy,” pungkasnya.

Edy Susanto dikenal sebagai gelandang lincah, sehingga tak heran selalu menjadi pilihan utama di bawah era kepelatihan Sartono Anwar dan Darius Subarjo. Catatan koran ini, Edy Susanto bahkan tercatat sebagai top skorer Persak di ajang Liga Nusantara lalu dengan dua gol. (cah/ kebumenekspres.com /LintasKebumen©2015)

Bupati Cup Banjarnegara: Persak Kalahkan Alba Buana 3-1

Persak Alba

KEBUMEN – Tertinggal dulu karena kebobolan pada menit 20, Persak Kebumen berhasil membalikkan keadaan menjadi menang 3-1 atas Alba Buana Wonosobo, dalam turnamen Bupati Cup Banjarnegara, di Stadion Soemito Kolopaking, Banjarnegara, kemarin.

Alba unggul ketika striker Dedi menjebol gawang Kebumen, setelah melakukan aksi solorun melewati tiga bek lawan. Laskar Joko Sangkrip menyamakan kedudukan menjelang turun minum, lewat Chalwa yang lolos dari kawalan bek Alba.

Gol penentu kemenangan dicetak M Yunus pada menit 68 dan gol ketiga dihasilkan Chalwa menit 73. Begitu kick off, kedua tim saling serang. Persak mengandalkan Pahabol dan Okto Maniani di sayap kanan dan kiri, ujung tombak Awang, lini belakang dijaga Leonar Tupamaho.

Gempuran Okto dkk menghasilkan banyak peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol. Ketika asyik menyerang, lini belakang Persak lengah. Saat Dedi dari sayap kanan melakukan penetrasi, pemain belakang terlambat menutup, sehingga striker itu tinggal berhadapan dengan kiper Huda dan menjaringkan bola.

Persak Menggempur

Tertinggal 0-1, skuad Persak terus menggempur, baik lewat kedua sayap maupun tengah. Usaha tersebut membuahkan hasil pada pengujung babak I, ketika Awang lolos dan berhasil menjaringkan bola. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum. Dalam babak II, gempuran Persak makin kuat.

Peluang demi peluang kembali didapat, namun masih gagal. Meski begitu skuad Kebumen terus mencoba dan mencoba sampai akhirnya berhasil membuat dua gol kemenangan, yang dicetak M Yunus dan Chalwa. (bd-55/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)