Kebumen Timur

Kutowinangun – Poncowarno – Padureso – Prembun

Haryadi Ditemukan Meninggal di Sumur, Polisi Periksa Saksi

ilustrasi-mayat

PREMBUN – Polres Kebumen periksa para saksi meninggalnya Haryadi (39) warga Prembun Kabupaten Kebumen yang ditemukan meninggal di dalam sumur dekat rumahnya, Senin (7/3) lalu. Mereka yang diperiksa adalah Panironanung (65) ibu korban, Dani (46) warga Prembun, dan Soleh (52) warga Prembun, Selasa (8/3).

Ketiga saksi yang diperiksa tersebut adalah mereka yang pada saat kejadian meninggalnya Haryadi berada di TKP. Dari keterangan Ibu korban, Panironanung, sebelum meninggal korban merasa gelisah tidak bisa tidur.

Kejadian berawal saat setelah korban menyantap mie rebus pada Senin (7/3) pukul 23.30 WIB lalu terdengar suara seperti orang tercebur sumur di dekat rumah korban.

Ibu korban yang merasa curiga kemudian mengecek kedalam sumur menggunakan bambu. Rupanya benar yang tercebur adalah anaknya. Karena panik ia teriak meminta tolong. Selanjutnya, Dani dan Soleh datang untuk membantu mengangkat korban menggunakan tali namun nyawa korban tidak tertolong.

Dari olah TKP yang dilakukan tim Inafis Polres Kebumen serta keterangn medis, korban meninggal karenya tenggelam. Pada tubuh korban tidak terdapat tanda tanda penganiayaan serta tidak ditemukan hal hal yang mencurigakan di TKP.

Namun dari keterangan Ibu korban, korban diketahui mengidap penyakit gangguan jiwa sejak lama. Korban terakhir berobat di RSJ Magelang pada tanggal 29 Februari 2016 lalu. (humas/ polreskbm/ Angga /LintasKebumen©2016)

PGOT Mardi Guno Prembun Diikutkan Test VCT

PGOT

PREMBUN – Sedikitnya 30 warga Unit Rehabilitasi Sosial Mardi Guno Prembun Kebumen mengikuti test HIV atau Voluntary Counseling Test (VCT). Warga Mardi Guno yang tidak lain adalah Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) pun antusias mengikutinya. Senin (14/12).

VCT tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Forum Peduli AIDS (FPA) Bougenville Kebumen. Kali ini kegiatan yang dilaksanakan bukan hanya VCTa, melainkan warga Mardi Guno juga mendapatkan bantuan sembako dari pengusaha Kurma Coklat (Kurcok).

Selain itu, di tempat tersebut, FPA Bougenville Kebumen juga menyelenggarakan hiburan orgen tunggal. Koordinator FPA Bougenville Kebumen Solekhan mengatakan, biasanya penyelenggaraan VCT dilaksanakan dengan sederhana.

Namun kali ini warga Mardi Guno menginginkan hiburan. Organ tunggal tersebut, semata-mata untuk menghibur warga Mardi Guno. “Sekali-kali mereka mendapatkan hiburan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, selama ini warga Mardi Guno selalu antusias untuk mengikuti program VCT. VCT dilaksanakan demi menjaga kesehatan warga. Jika diketahui ada yang terindikasi, akan langsung dilaksanakan pendampingan. “Siapapun memungkinkan untuk tertular HIV, maka dari itu VCT sangat diperlukan,” ujarnya.

Pengadministrasian Umum Unit Rehabilitasi Sosial Mardi Guno Kebumen Supriyanto mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya program VCT yang dilaksanakan FPA Bougenville. Sebab warga Mardi Guno berasal dari berbagai golongan. “Parnah kita mendapat kiriman orang, setelah ditest ternyata positif HIV,” paparnya.

Di Mardi Guno, saat ini terdapat 50 warga. Para warga selalu diberi kegiatan peningkatan ketrampilan (Skill). Hal ini bertujuan untuk memberi bekal saat mereka akan meninggalkan Mardi Guno. Beberapa ketrampilan diantaranya membuat paving dan batako. “Untuk yang perempuan kita beri latihan menjahit, batik tulis dan salon,” jelasnya.

Usai pelaksanaan VCT, warga Mardi Guno menerima bantuan sembako dari Pengusaha Kurcok, Hj Elok Faiza (43) warga RT 02/01 Desa Grogolpenatus Kecamatan Petanahan. Sembako diberikan secara simbolis dan terima oleh Koordinator FPA Bougenville Kebumen Solekhan didampingi Kapolsek Prembun AKP Suparno.

Hj Elok menyampaikan, bantuan yang diberikan kepada warga Mardi Guno semata-mata hanya untuk sedikit meringankan beban mereka, meski pun saat ini mereka telah dibiayai oleh negara. “tidak ada salahnya memberi bantuan kepada sesama,” ungkapnya yang juga pengusaha jasa Biro perjalanan Umroh Arminareka Perdana Kebumen.

Kapolsek Prembun AKP Suparno mengatakan, saat ini Warga Mardi sudah dianggap keluarganya sendiri. Pihaknya juga mendukung dengan adanya program VCT yang dilaksanakan di tempat tersebut. Hal ini demi terciptanya hidup yang bersih dan sehat. “Ini merupakan program yang sangat baik,” ucapnya. (mam/ Radar Banyumas /LintasKebumen©2015)

Tanah Merekah dan Longsor Landa Padureso

longsor merden

PADURESO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, menyerahkan bantuan Rp 1 juta kepada Muslikhah warga RT 03/RW 02 Desa Merden, Kecamatan Padureso, yang dapurnya roboh terkena tanah longsor.

BPBD juga mengingatkan warga untuk waspada karena ada rekahan tanah selebar 20 cm sepanjang 25 meter. Sedangkan di RT 01/RW 01 Desa Merden, tebing setinggi 7 meter dengan panjang sekitar 18 meter longsor. Longsornya tebing mengancam rumah milik Sugeng yang berada di bagian atas.
Upaya penanganan darurat dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan menutup tebing yang longsor dengan terpal. “Ditutup agar tidak terkena hujan sehingga longsor tidak semakin parah,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen, Eko Widianto, Senin (14/12/2015).
Sementara itu bantuan Rp 1 juta juga diberikan kepada keluarga Wagiman (37) warga Desa Pucangan, Kecamatan Ambal. Wagiman tewas tersambar petir saat menanam jagung pada Sabtu (12/12/2015) siang.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak berada di lapangan terbuka, atau jangan berteduh di bawah pohon tinggi saat terjadi hujan yang disertai petir,” ujar Eko. (Sukmawan/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

SMPN 2 Prembun Kebanjiran Lagi

banjir prembun

PREMBUN – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah mengakibatkan sekolah dan areal sawah terendam banjir di Kecamatan Prembun Kebumen, Minggu (13/12/15).

Diberitakan SINDOnews.com, banjir menggenangi area SMPN 2 Prembun di Desa Kabuaran Kecamatan Prembun, mulai dari halaman, ruang kelas hingga perpustakaan. Banjir juga menyebabkan buku-buku dan peralatan mengajar rusak akibat terendam air.

Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Bleber yang berada tak jauh di belakang sekolah. SMPN 2 Prembun merupakan sekolah langganan banjir luapan Sungai Bleber. Salah satunya yakni  banjir yang terjadi Selasa 9 Desember 2014 lalu. Sekolah tergenang air setinggi 35 sentimeter. Akibatnya sebagian buku yang tersimpan di perpustakaan rusak.

Diduga akibat pendangkalan, sungai yang berasal dari Waduk Pejengkolan dan berhulu di Perbukitan Pagergondang tersebut kerap meluap jika diguyur hujan deras. Tak hanya sekolah, banjir juga merendam sedikitnya 90 hektar areal persawahan milik warga. (Andryan /LintasKebumen©2015)

Pajero Owners Community Touring ke Jembangan

POC Jembangan

PONCOWARNO – Komunitas pemilik mobil Mitsubishi Pajero yang tergabung dalam Pajero Owners Community (POC) chapter Yogyakarta mengadakan touring ”tiktok” ke objek wisata Jembangan Wisata Alam (JWA) Kebumen, baru-baru ini.

Touring yang diikuti oleh 25 anggota bersama keluarganya itu singgah di Pondok Pesantren Al Falah, Somalangu Wetan, Desa Sumberadi, Kebumen.

Selain istirahat sejenak, para anggota POC chapter Yogyakarta sekaligus bersilaturahmi dan mengucapkan selamat kepada salah satu anggota POC Muh Zulvian Ikvina, putra pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Kiai H Musyaffa’Ali yang mengakhiri masa lajangnya.

Selain ramah tamah, para anggota juga makan bersama termasuk pesta durian yang didatangkan langsung dari Kaligesing, Purworejo. Ketua Panitia Dodiek Soejono mengatakan touring ”tiktok” digelar setiap tiga bulan sekali.

Touring tersebut dilaksanakan selama sehari tanpa menginap itu diikuti anggota POC bersama keluarganya. Biasanya touring dengan tujuan objek wisata di sekitar Yogyakarta yang terjangkau dalam sehari.

”Kali ini kami menetapkan tujuan touring ke objek wisata Jembangan Wisata Alam di Kebumen. Selain untuk mempererat keluarga besar POC chapter Yogyakarta, event ini sekaligus untuk memperkenalkan objek wisata Kebumen,” ujar Dodiek Soejono kepada wartawan di selasela acara.

Jambore POC

Ketua POC Chapter Yogyakarta periode 2015-2017 Nanda Umbara mengatakan, POC chapter Yogyakarta berdiri pada 8 Maret memiliki sekitar 126 anggota. Anggota berasal dari berbagai latar belakang dan profesi, seperti pengusaha, dokter, pengacara, hingga notaris.

Saat ini terdapat lima orang calon anggota baru dalam proses. Untuk POC Indonesia saat ini memiliki 13 chapter yang terakhir adalah chapter Palembang. Adapun total anggota POC sebanyak 900 anggota.

POC chapter Yogyakarta memiliki sekretariat PT Borobudur Otomobil di Jalan Magelang, imbuh dia, terbuka bagi para pemilik Pajero di Yogyakarta dan sekitarnya untuk ikut bergabung dalam komunitas. (J19-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Pj Bupati Motivasi Tanam Padi Serentak

tanam padi1

KUTOWINANGUN – Tanam padi serentak diikuti Pj Bupati Arief Irwanto di Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, kemarin. Kegiatan dilaksanakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kebumen ini bekerja sama dengan Kodim 0709 Kebumen berlangsung semarak.

Tanam menjelang pertengahan Desember itu molor dari jadwal, menyusul kemarau panjang dan tidak berfungsinya irigasi yang dialirkan sejak 16 Oktober silam.

Praktis, tanam yang mengandalkan hujan itu baru dilaksanakan di kabupaten berslogan Beriman ini. Pj Bupati Arief dan Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya tampak cekatan menanam padi bersama anggota kelompok tani Sri Lestari Desa Karangsari.

Tanam serentak itu juga diikuti Muspika Kecamatan Kutowinangun, Babinsa, dan para Kades Se-Kutowinangun sebanyak 200 orang. ”Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para petani semangat mencapai hasil maksimal,” tegas Dandim Putra.

Dari Timur

Pihaknya pun memerintahkan para Babinsa mendampingi para petani mulai panggarapan lahan, tanam padi hingga panen. Mengingat jadwal tanam yang molor, tanam padi kali ini menggunakan varietas cepat panen yakni Muhibat.

Diharapkan petani di wilayah lain mengikuti agar tahun ini bisa mencapai indeks penanaman (IP) 300 persen berupa padi-padi-palawija. Untuk diketahui, irigasi waduk yang sudah dialirkan sejak 16 Oktober belum efektif untuk membasahi sawah-sawah di kabupaten berslogan Beriman ini. (K5-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Tebing Longsor, Akses Jalan Desa Sempat Tertutup

longsor tirtomoyo

PONCOWARNO – Komandan Pos Ramil Poncowarno Pelttu Muji Slamet bersama anggota Polsek dan masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti dalam rangka pembersihan sisa material longsoran tebing yang menutupi jalan di Desa Tirtomoyo Kecamatan Poncowarno, Selasa (8/12/2015).

Tanah longsor terjadi akibat guyuran hujan yang melanda wilayah ini pada hari Senin, (7/12) lalu. Beruntung, saat kejadian tanah longsor, kondisi jalan raya sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kegiatan dipusatkan di wilayah Dusun Sempor RT 03 RW 01 dengan melibatkan personel dari kecamatan, Polsek, Koramil dan masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini Danpos mengajak warga agar tetap bersemangat dalam bekerja sehingga cepat diselesaikan. Meski dengan peralatan yang seadanya antusias warga tetap tinggi.

Dikatakan Muji, saat laporan adanya longsor di jalan penghubung antar desa tersebut, anggota Pos Ramil Poncowarno yang melaksanakan piket malam langsung menuju ke lokasi. Anggota bersama masyarakat kemudian sempat membersihkan longsoran tersebut, sehingga akses jalan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Muhyidin mengatakan, laporan adanya longsoran yang menutup jalan di Desa Tirtimoyo, Kecamatan Poncowarno sudah diterima pihak BPBD.

“Tidak ada kerugian material atau jiwa. Saat ini jalan tersebut juga sudah bisa dilalui oleh masyarakat, namun pembersihan sisa longsoran akan masih dilanjutkan Kamis mendatang,” kata Muhyidin. (kodim0709.com/ Angga /LintasKebumen©2015)