Kebumen Kota

Kebumen – Pejagoan – Alian

Ada Festival Sepak Bola Durian di Ponpes Al Hasani

ponpes

KEBUMEN – Memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dan Khotmil Kutub, Pondok Pesantren Al Hasani, Jatimalang, kembali mengadakan ‘’Festival Sepak Bola Durian’’ dan atraksi-atraksi menarik lainnya dari para santri dan Pendekar Pagar Nusa Kebumen, Kamis (30/11).

Sepak bola yang digelar di halaman pesantren itu dimulai pukul 12.30 sampai selesai. Sepak bola durian kali ini istimewa, karena pesertanya merupakan garda terdepan penjaga NKRI, yaitu dari banser, polisi, Pagar Nusa dan TNI.

Kegiatan akan dihadiri oleh Ketum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Choumas, Ketum Pagar Nusa Gus Nabil Haroen dan Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni. Selain menunjukkan kekompakan para penjaga NKRI, sekaligus menunjukan ke masyarakat bahwa santri, Polri, TNI, Banser dan Pagar Nusa selalu kompak dan menjadi teladan bagi semuanya.(J19-41/SuaraMerdeka)

Maulud Nabi di Klegenrejo

Sementara itu Ratusan warga Desa Klegenrejo, Kecamatan Klirong menghadiri pengajian akbar memperingati Maulud Nabi Muhammad saw, di halaman Mushala Darul Qoror, baru-baru ini. Pengajian menghadirkan pembicara KH Dibyanudin dari Rowokele. Kegiatan pengajian berlangsung khidmat, lantunan shalawat dari Grup Rebana Nur Hidayah turut memeriahkan acara.

Bacaan ayat-ayat suci Alquran juga berkumandang. Kepala Desa Klegenrejo Suko Prayitno menyampaikan, peringatan Maulud Nabi Muhammad selain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, juga mengagungkan junjungan Rasulullah Muhammad saw.

“Pengajian semacam ini juga sebagai wahana silaturahmi masyarakat Desa Klegenrejo,” ujar Suko Prayitno, di sela-sela acara. Ketua Penyelenggara Suparmi menambahkan, bersamaan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad dilaksanakan pemotongan enam ekor kambing aqiqah dari warga . Sementara KH Dibyanudin dalam tausiahnya mengajak agar umat Islam bisa meneladani akhlak Rasulullah. (J19-41)

Advertisements

Sejumlah Ruas Jalan Dalam Kota Kebumen Rawan Banjir

genangan di kota kebumen

Ilustrasi genangan/ Foto: Alif Elfani Herder

KEBUMEN – Kondisi drainase di dalam kota Kebumen belakangan ini dikeluhkan warga, karena saluran airnya tidak lancar. Bahkan, setiap hujan deras rawan terjadi genangan air dan banjir. Kepala Markas PMI Kebumen Eko Purwanto, Rabu (29/11) petang menuturkan, di Jalan Pahlawan terutama dekat Tugu Lawet setiap hujan lebat pasti ada genangan cukup dalam yang merepotkan pengendara motor roda dua.

Bahkan, saat hujan lebat petang kemarin sekitar Jalan Kusuma Koplak Dokar dan pertigaan Jalam HM Sarbini di Wonoysoso terjadi genangan dan banjir. Air meluap juga kerap terjadi di sebelah barat pertigaan Kawedusan. Pihak Markas PMI kini menyiagakan piket satu staf dan dibantu sukarelawan serta mobil ambulans siaga 24 jam di Markas Jalan Arungbinang. (B3-41/SuaraMerdeka)

 

 

 

 

Hari Ini LIPI Gelar FGD Geopark Karangsambung-Karangbolong

lipi

Ilustrasi

KEBUMEN–  UPT Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI Karangsambung Kebumen menurut rencana, Kamis (30/11), akan mengadakan Focus Group Discussions (FGD) “Menggagas Pembentukan Geopark Karangsambung-Karangbolong”, di Hotel Candisari, Karanganyar.

Kepala UPT BIKK LIPI Karangsambung Edi Hidayat menjelaskan, FGD bertujuan menyosialisasikan konsep geopark serta sebaran geodiversity, biodiversity, dan sosiodiversity pada Kawasan Perencanaan Geopark di Karangsambung dan Karangbolong.

Selain itu, juga menggali pendapat kemungkinan pembentukan Geopark Nasional di Kawasan Karangsambung-Karangbolong. Adapun pembicara peneliti LIPI Chusni Ansori, Cahyo Rahmadi (president Indonesian Speleological Society) serta Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Djoenedi Fatchurahman. Peserta sekitar 20 orang dari LIPI, unsur dinas dan instansi terkait, LSM serta aktivis.(B3-41/SuaraMerdeka)

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Titik di Kebumen Longsor

longsor9

KEBUMEN – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen dalam beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Setidaknya empat titik di kecamatan yang berbeda yaitu Kecamatan Alian, Sempor, Poncowarno dan Rowokele.

Di RT 01 RW 02 Dusun Krajan Desa Krakal Kecamatan Alian sebuah rumah milik Mustakim (48) rusak tertimpa tanah longsor, Selasa (17/1) sore. Akibatnya dinding dapur hancur dan kamar mandi rusak dihantam material longsoran dari tebing setinggi 6,5 meter dan panjang 7 meter.

Sementara di Kecamatan Poncowarno, tanah longsor akibat hujan deras pada Senin (16/1) sempat memutus akses jalan penghubung antar desa di kecamatan tersebut. Tebing yang longsor dan menutupi jalan sepanjang sekira 54 meter itu berada di RT 05 RW 05 Dusun Kresek Desa Karangtengah.

Tanah longsor juga terjadi di RT 05 RW 01 Dukuh Kedunggondang Desa Giyanti Kecamatan Rowokele, Senin (16/1) sekira pukul 18.30 WIB. Tebing setinggi 9 meter longsor dan mengenai rumah milik Sarman.

Sedangkan di RT 02 RW 06 Desa Sampang Kecamatan Sempor sebuah rumah milik Misno (50) tertimpa tanah longsor pada Senin (17/1) petang. Bahkan kini ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah saudara karena rumahnya telah hancur. Sementara di RT 03 RW 06 Dusun Jurangjero tanah longsor merusak rumak milik Ripan Mulyono (58).

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor tersebut. Namun demikian kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen telah melakukan tindakan assesment warga sekitar kejadian dan memberikan bantuan logistik kepada korban.

Masyarakat yang tinggal dikawasan rawan bencana alam diminta tepat mewaspadai potensi bencana disekitarnya mengingat hujan lebat diprediksi masih akan terjadi.

Rawan Longsor

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung merilis sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Kebumen masuk ke zona rawan pergerakan tanah menengah hingga tinggi pada Januari 2017. Kecamatan Buayan, Padureso, Karanggayam, Kutowinangun, Karangsambung dan Kebumen masuk zona pergerakan tanah menengah.

Sedangkan daerah dengan potensi pergerakan tanah menengah hingga tinggi terdiri dari Kecamatan Sadang, Sempor, Alian, Ayah, Poncowarno, Rowokele, Pejagoan dan Kecamatan Sruweng bagian Utara. (and/lintaskebumen/bpbd)

Ini Wilayah Rawan Pergerakan Tanah Bulan November

gerakan-tanah

KEBUMEN – Curah hujan di musim penghujan dalam beberapa pekan ini terus meningkat, masyarakat di Kebumen pun diminta waspada terhadap potensi bencana alam salah satunya kejadian pergerakan tanah yang berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam situs resminya melansir sebanyak 13 kecamatan di Kebumen rawan pergerakan tanah zona menengah hingga tinggi pada bulan November 2016.

ZONA MENENGAH
1. Kecamatan Karangsambung
2. Kecamatan Padureso
3. Kecamatan Kebumen

ZONA MENENGAH – TINGGI
1. Kecamatan Sadang
2. Kecamatan Sempor
3. Kecamatan Ayah
4. Kecamatan Alian
5. Kecamatan Rowokele
6. Kecamatan Poncowarno
7. Kecamatan Karanggayam
8. Kecamatan Sruweng bagian Utara
9. Kecamatan Pejagoan
10. Kecamatan Buayan

Keterangan:
TINGGI: Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal. Sedangkan gerakan tanah di lokasi lama bisa aktif atau terjadi lagi.

MENENGAH: Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal. Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Curah Hujan Tinggi

Sementara itu BMKG memprakirakan pada bulan November ini wilayah Kabupaten Kebumen memiliki curah hujan yang tinggi hingga sangat tinggi berkisar 401 mm hingga >500 mm. Wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berada di sekitar Kecamatan Ayah, Buayan, Rowokele, Puring, Mirit dan Kuwarasan.

Sedangkan curah hujan sangat tinggi diprakirakan meliputi wilayah sekitar Kecamatan Sempor, Gombong, Adimulyo, Sruweng, Karanganyar, Karanggayam, Petanahan, Klirong, Kebumen, Pejagoan, Karangsambung, Sadang, Alian, Poncowarno, Kutowinangun, Buluspesantren, Ambal, Prembun, Bonorowo dan Padureso.

Dengan potensi curah hujan tinggi pada periode bulanan, maka indikasi potensi hujan lebat yang berskala harian dapat dimungkinkan akan meningkatkan bencana hidrometeorologi diantaranya banjir dan tanah longsor.(and)

Yuk Ikuti Sayembara Logo & Tagline City Branding Kabupaten Kebumen

sayembara

RAMEN ( Sayembara Kebumen )

#1 SAYEMBARA PEMBUATAN LOGO DAN TAGLINE CITY BRANDING KABUPATEN KEBUMEN

** HADIAH PEMENANG
UANG PEMBINAAN Rp. 10.000.000, –
+ Trofi dan Sertifikat
( Pajak Hadiah Di tanggung Pemenang )

A. TEMA SAYEMBARA
Membangun Citra Kabupaten Kebumen yang mencerminkan potensi, identitas, sejarah, budaya, gaya hidup dengan tetap berpedoman pada motto KEBUMEN BERIMAN ( Bersih, Indah, Manfaat, Aman, Nyaman )

B. KONSEP DAN ARAH DESAIN
Desain Mengarah ke ikon dan aspek potensi
yang menonjol di Kabupaten Kebumen, berupa :
-Aspek Sumber Daya Alam
-Aspek Pariwisata
-Aspek Kebudayaan
-Aspek Pertanian
-Aspek Investasi

C. PESERTA SAYEMBARA
Terbuka Untuk Umum Warga Negara Indonesia
( Melampirkan Identitas Diri, FC KTP/SIM )
Individu atau Kelompok, Mahasiswa, Praktisi, Akademisi, dll Bersedia Mengikuti Rangkaian Acara dan Menaati Ketentuan Sayembara .
Tidak di Pungut Biaya

Panitia, Juri, Dinas Pariwisata Kabupaten
Kebumen dan Keluarga tidak boleh
menjadi peserta Sayembara

D. PENGUMPULAN HASIL KARYA
– Seluruh hasil karya/desain peserta sayembara disajikan dalam kertas ukuran A3 dengan melampirkan penjelasan dari karya/desain tersebut serta softcopy (CD/DVD) ukuran file maksimal 5 MB dalam format JPEG/PDF
– Seluruh hasil karya dimasukan dalam amplop tertutup dengan mencantumkan kalimat “City Branding Kabupaten Kebumen” pada pojok kanan atas sampul depan amplop dan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon pada sampul belakang amplop
– Hasil karya peserta sayembara disampaikan kepada :
ALAMAT SEKRETARIAT SAYEMBARA CITY BRANDING KEBUMEN

E. TAHAPAN SAYEMBARA #1
1. Pengumuman Sayembara (20 Oktober 2016 – 21 November 2016 )
2. Batas Akhir Pengumpulan Hasil Karya
– Langsung Ke Sekretariat Sayembara (21 November 2016
( Pukul 15.00 WIB ) )
– Via POS, di kirimkan ke alamat Sekretariat Lomba (18 November 2016
( Cap POS ) )
3. Seleksi Administrasi dan Seleksi Awal (22/23 November 2016 )
4. Pengumuman 5 Nominator ( 25 November 2016 )
5. Presentasi 5 Nominator (28 November 2016 )
6. Pengumuman Pemenang Sayembara (30 November 2016 )
7. Penyusunan Panduan Penggunaan dan Penerapan Logo Oleh Pemenang Penyempurnaan Hasil Karya Pemenang (1-2 November 2016 )
8. Penyerahan Hadiah dan Launching (3 Desember 2016 )

F. JURI SAYEMBARA
1. Sweta Kartika ( Profesional Desain Grafis ) / ITB
2. Komper Wardopo ( Media ) / Kebumen
3. Ir. H. Marsono, MT. ( Profesional / Akademisi ) / UMNU Kebumen
4. Kang Juki ( Budayawan, Penulis ) / Kebumen
5. Sigit Asmodiwongso ( Pengamat Sosial ) / Dir. RMT Kebumen

SEKRETARIAT SAYEMBARA
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Kabupaten Kebumen
Jl. Pahlawan No. 136 Kebumen, Telp. 0287 – 381988

CONTACT PERSON
NASRUDIN, S.IP,MM (08132 7629 510 )
IMAM. M ( 0822 2734 5403 )

Hebat, Gadis Asal Sempor Ini Dapat Beasiswa ke Polandia

beasiswa

KEBUMEN – Perasaan bahagia bahkan seperti mimpi dirasakan oleh Ummi Hani (23) warga RT 1 RW 1 Desa Jatinegara Kecamatan Sempor. Pasalnya di tahun Monyet Api 2016 ini, gadis dengan zodiak Sagitarius itu, mendapatkan keberuntungan yakni kuliah di luar negeri University of Lodz dengan beasiswa dari Pemerintah Polandia. Umi terbang ke Polandia dari Bandara Soekarno Hatta, Rabu (28/9/2016) pukul 18.40 WIB.

Saat dihubungi Ekspres via Whatsapp, anak bungsu dari pasangan Soebadi (67) dan Sri Mulyati (54) ini menyatakan pertama mengetahui adanya informasi beasiswa melalui internet pada Bulan April lalu. Dengan tekan kuat untuk mengikuti tes, akhirnya dia berhasil untuk mendapatkan beasiswa ignacy Luckasiewicz.

“Saya mendaftar secara online dan mengirim berkas ke Kedutaan Polandia yang berada di Jakarta. Kemudian mengikuti tes seleksi berkas plus rancangan tesis,” tutur gadis yang mempunyai hoby renang dan melakukan penelitian itu.

Menurutnya, para pelajar hendaknya jangan pernah takut untuk bermimpi dan berusaha untuk menggapai mimpi tersebut. Mimpi besar akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan semangat bagi setiap manusia.

Sebuah impian merupakan jalan untuk mewujudkan cita-citanya. Berusaha dengan gigih, giat dan tekun mutlak diperlukan untuk dapat meraih keberhasilan. Apa yang diraih manusia akan setimpal dengan usaha yang dijalaninya.

Menurutnya, semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa. Sayangnya terkadang tidak banyak orang yang mau memanfaatkan kesempatan tersebut. Usaha yang gigih serta tidak mudah putus asa merupakan kunci untuk mendapatkannya.

Saat gagal mendapatkan sesuatu jangan seketika itu menyerah. Sebab masih banyak program beasiswa yang ditawarkan oleh pihak lain. “Jangan pernah berhenti pada satu pintu, saat satu pintu tertutup masih banyak pintu lain yang terbuka,” terangnya.

Lulusan SMA Negeri 1 Gombong tahun 2011 ini menambahkan, awal studi yang akan dilaksanakan di Polandia yakni kuliah Bahasa Polandia selama satu tahun ke depan. Setelah itu baru dua tahun kemudian kuliah dengan Program Master bioteknologi. “Saya minta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kebumen, mudah-mudahan semua berjalan lancar dan saya berhasil,” ucapnya. (mam)