Kebumen Kota

Kebumen – Pejagoan – Alian

Angin Kencang Melanda Kebumen, Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

agus

Rumah rusak tertimpa pohon tumbang di Desa Jladri Kecamatan Buayan. Foto: Agus

 

KEBUMEN – Hujan disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kebumen, Jum’at (26/1) malam. Berdasarkan analisis sementara yang tercatat di Stasiun Meteorologi Cilacap kecepatan angin maksimum 32 knot atau sekitar 62 kilometer per jam. Akibatnya sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga serta kabel listrik hingga mengakibatkan listrik padam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadin ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen menyebutkan pohon tumbang terjadi di 19 titik tersebar di beberapa kecamatan. 11 titik diantaranya menimpa rumah antara lain di Desa Jladri Kecamatan Buayan sebanyak 3 rumah rusak berat. Sedangkan di Gombong 3 rumah rusak masing-masing  di Desa Semondo, Panjangsari dan Kalitengah.

Di Kecamatan Kuwarasan 2 rumah rusak di Desa Mangli dan Desa Kalipurwo. Sementara di Kecamatan Rowokele 1 rumah rusak berada di Desa Wonoharjo dan sebuah bangunan pencucian mobil di Desa Rowokele roboh. Satu rumah rusak juga dilaporkan masing-masing di Desa Sidomulyo Kecamatan Karanganyar serta Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren.

Sejumlah pohon tumbang yang menimpa kabel listrik dan jaringan telepon serta jalan berada di Desa Waluyo (Kecamatan Buluspesantren), Desa Sidoluhur (Kecamatan Ambal), Desa Sempor (Kecamatan Sempor), Desa Demangsari (Kecamatan Ayah) serta Desa kedungbulu (Kecamatan Prembun).

Kepala Kelompok Teknisi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengatakan penyebab terjadinya angin kencang, yakni adanya perbedaan tekanan udara cukup signifikan antara belahan bumi utara dan selatan. Dalam hal ini, tekanan udara di belahan bumi utara tercatat 1.032 milibar, sedangkan di belahan bumi selatan 999 milibar terdeteksi di sekitar Australia bagian utara.

“Angin bertiup dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan ini memicu terjadinya angin kencang,” katanya.

Ia mengatakan angin kencang pada Jum’at malam bukanlah angin putting beliung melainkan angin kecang yang cenderung ekstrem karena jangkauannya yang luas . Angin kecang tersebut diketahui bertiup dari barat. Sebelum menerjang wilayah Kabupaten Kebumen, angin kencang dilaporkan sudah menerjang wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas terlebih dahulu.

Angin kencang sebelumnya juga menerjang wilayah pesisir selatan Kabupaten Kebumen pada Sabtu (20/1) lalu. Diprediksi fenomena angin kencang masih akan terjadi hingga satu atau dua hari ke depan dengan puncak angin kencang diperkirakan sudah terjadi pada Jum’at (26/1) malam.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panic dan jangan percaya pada berita yang menyesatkan,” katanya. (Ant/LintasKebumen)

Advertisements

Ada Festival Sepak Bola Durian di Ponpes Al Hasani

ponpes

KEBUMEN – Memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dan Khotmil Kutub, Pondok Pesantren Al Hasani, Jatimalang, kembali mengadakan ‘’Festival Sepak Bola Durian’’ dan atraksi-atraksi menarik lainnya dari para santri dan Pendekar Pagar Nusa Kebumen, Kamis (30/11).

Sepak bola yang digelar di halaman pesantren itu dimulai pukul 12.30 sampai selesai. Sepak bola durian kali ini istimewa, karena pesertanya merupakan garda terdepan penjaga NKRI, yaitu dari banser, polisi, Pagar Nusa dan TNI.

Kegiatan akan dihadiri oleh Ketum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Choumas, Ketum Pagar Nusa Gus Nabil Haroen dan Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni. Selain menunjukkan kekompakan para penjaga NKRI, sekaligus menunjukan ke masyarakat bahwa santri, Polri, TNI, Banser dan Pagar Nusa selalu kompak dan menjadi teladan bagi semuanya.(J19-41/SuaraMerdeka)

Maulud Nabi di Klegenrejo

Sementara itu Ratusan warga Desa Klegenrejo, Kecamatan Klirong menghadiri pengajian akbar memperingati Maulud Nabi Muhammad saw, di halaman Mushala Darul Qoror, baru-baru ini. Pengajian menghadirkan pembicara KH Dibyanudin dari Rowokele. Kegiatan pengajian berlangsung khidmat, lantunan shalawat dari Grup Rebana Nur Hidayah turut memeriahkan acara.

Bacaan ayat-ayat suci Alquran juga berkumandang. Kepala Desa Klegenrejo Suko Prayitno menyampaikan, peringatan Maulud Nabi Muhammad selain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, juga mengagungkan junjungan Rasulullah Muhammad saw.

“Pengajian semacam ini juga sebagai wahana silaturahmi masyarakat Desa Klegenrejo,” ujar Suko Prayitno, di sela-sela acara. Ketua Penyelenggara Suparmi menambahkan, bersamaan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad dilaksanakan pemotongan enam ekor kambing aqiqah dari warga . Sementara KH Dibyanudin dalam tausiahnya mengajak agar umat Islam bisa meneladani akhlak Rasulullah. (J19-41)

Sejumlah Ruas Jalan Dalam Kota Kebumen Rawan Banjir

genangan di kota kebumen

Ilustrasi genangan/ Foto: Alif Elfani Herder

KEBUMEN – Kondisi drainase di dalam kota Kebumen belakangan ini dikeluhkan warga, karena saluran airnya tidak lancar. Bahkan, setiap hujan deras rawan terjadi genangan air dan banjir. Kepala Markas PMI Kebumen Eko Purwanto, Rabu (29/11) petang menuturkan, di Jalan Pahlawan terutama dekat Tugu Lawet setiap hujan lebat pasti ada genangan cukup dalam yang merepotkan pengendara motor roda dua.

Bahkan, saat hujan lebat petang kemarin sekitar Jalan Kusuma Koplak Dokar dan pertigaan Jalam HM Sarbini di Wonoysoso terjadi genangan dan banjir. Air meluap juga kerap terjadi di sebelah barat pertigaan Kawedusan. Pihak Markas PMI kini menyiagakan piket satu staf dan dibantu sukarelawan serta mobil ambulans siaga 24 jam di Markas Jalan Arungbinang. (B3-41/SuaraMerdeka)

 

 

 

 

Hari Ini LIPI Gelar FGD Geopark Karangsambung-Karangbolong

lipi

Ilustrasi

KEBUMEN–  UPT Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI Karangsambung Kebumen menurut rencana, Kamis (30/11), akan mengadakan Focus Group Discussions (FGD) “Menggagas Pembentukan Geopark Karangsambung-Karangbolong”, di Hotel Candisari, Karanganyar.

Kepala UPT BIKK LIPI Karangsambung Edi Hidayat menjelaskan, FGD bertujuan menyosialisasikan konsep geopark serta sebaran geodiversity, biodiversity, dan sosiodiversity pada Kawasan Perencanaan Geopark di Karangsambung dan Karangbolong.

Selain itu, juga menggali pendapat kemungkinan pembentukan Geopark Nasional di Kawasan Karangsambung-Karangbolong. Adapun pembicara peneliti LIPI Chusni Ansori, Cahyo Rahmadi (president Indonesian Speleological Society) serta Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Djoenedi Fatchurahman. Peserta sekitar 20 orang dari LIPI, unsur dinas dan instansi terkait, LSM serta aktivis.(B3-41/SuaraMerdeka)

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Titik di Kebumen Longsor

longsor9

KEBUMEN – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen dalam beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Setidaknya empat titik di kecamatan yang berbeda yaitu Kecamatan Alian, Sempor, Poncowarno dan Rowokele.

Di RT 01 RW 02 Dusun Krajan Desa Krakal Kecamatan Alian sebuah rumah milik Mustakim (48) rusak tertimpa tanah longsor, Selasa (17/1) sore. Akibatnya dinding dapur hancur dan kamar mandi rusak dihantam material longsoran dari tebing setinggi 6,5 meter dan panjang 7 meter.

Sementara di Kecamatan Poncowarno, tanah longsor akibat hujan deras pada Senin (16/1) sempat memutus akses jalan penghubung antar desa di kecamatan tersebut. Tebing yang longsor dan menutupi jalan sepanjang sekira 54 meter itu berada di RT 05 RW 05 Dusun Kresek Desa Karangtengah.

Tanah longsor juga terjadi di RT 05 RW 01 Dukuh Kedunggondang Desa Giyanti Kecamatan Rowokele, Senin (16/1) sekira pukul 18.30 WIB. Tebing setinggi 9 meter longsor dan mengenai rumah milik Sarman.

Sedangkan di RT 02 RW 06 Desa Sampang Kecamatan Sempor sebuah rumah milik Misno (50) tertimpa tanah longsor pada Senin (17/1) petang. Bahkan kini ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah saudara karena rumahnya telah hancur. Sementara di RT 03 RW 06 Dusun Jurangjero tanah longsor merusak rumak milik Ripan Mulyono (58).

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor tersebut. Namun demikian kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen telah melakukan tindakan assesment warga sekitar kejadian dan memberikan bantuan logistik kepada korban.

Masyarakat yang tinggal dikawasan rawan bencana alam diminta tepat mewaspadai potensi bencana disekitarnya mengingat hujan lebat diprediksi masih akan terjadi.

Rawan Longsor

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung merilis sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Kebumen masuk ke zona rawan pergerakan tanah menengah hingga tinggi pada Januari 2017. Kecamatan Buayan, Padureso, Karanggayam, Kutowinangun, Karangsambung dan Kebumen masuk zona pergerakan tanah menengah.

Sedangkan daerah dengan potensi pergerakan tanah menengah hingga tinggi terdiri dari Kecamatan Sadang, Sempor, Alian, Ayah, Poncowarno, Rowokele, Pejagoan dan Kecamatan Sruweng bagian Utara. (and/lintaskebumen/bpbd)

Ini Wilayah Rawan Pergerakan Tanah Bulan November

gerakan-tanah

KEBUMEN – Curah hujan di musim penghujan dalam beberapa pekan ini terus meningkat, masyarakat di Kebumen pun diminta waspada terhadap potensi bencana alam salah satunya kejadian pergerakan tanah yang berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam situs resminya melansir sebanyak 13 kecamatan di Kebumen rawan pergerakan tanah zona menengah hingga tinggi pada bulan November 2016.

ZONA MENENGAH
1. Kecamatan Karangsambung
2. Kecamatan Padureso
3. Kecamatan Kebumen

ZONA MENENGAH – TINGGI
1. Kecamatan Sadang
2. Kecamatan Sempor
3. Kecamatan Ayah
4. Kecamatan Alian
5. Kecamatan Rowokele
6. Kecamatan Poncowarno
7. Kecamatan Karanggayam
8. Kecamatan Sruweng bagian Utara
9. Kecamatan Pejagoan
10. Kecamatan Buayan

Keterangan:
TINGGI: Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal. Sedangkan gerakan tanah di lokasi lama bisa aktif atau terjadi lagi.

MENENGAH: Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal. Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Curah Hujan Tinggi

Sementara itu BMKG memprakirakan pada bulan November ini wilayah Kabupaten Kebumen memiliki curah hujan yang tinggi hingga sangat tinggi berkisar 401 mm hingga >500 mm. Wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berada di sekitar Kecamatan Ayah, Buayan, Rowokele, Puring, Mirit dan Kuwarasan.

Sedangkan curah hujan sangat tinggi diprakirakan meliputi wilayah sekitar Kecamatan Sempor, Gombong, Adimulyo, Sruweng, Karanganyar, Karanggayam, Petanahan, Klirong, Kebumen, Pejagoan, Karangsambung, Sadang, Alian, Poncowarno, Kutowinangun, Buluspesantren, Ambal, Prembun, Bonorowo dan Padureso.

Dengan potensi curah hujan tinggi pada periode bulanan, maka indikasi potensi hujan lebat yang berskala harian dapat dimungkinkan akan meningkatkan bencana hidrometeorologi diantaranya banjir dan tanah longsor.(and)

Yuk Ikuti Sayembara Logo & Tagline City Branding Kabupaten Kebumen

sayembara

RAMEN ( Sayembara Kebumen )

#1 SAYEMBARA PEMBUATAN LOGO DAN TAGLINE CITY BRANDING KABUPATEN KEBUMEN

** HADIAH PEMENANG
UANG PEMBINAAN Rp. 10.000.000, –
+ Trofi dan Sertifikat
( Pajak Hadiah Di tanggung Pemenang )

A. TEMA SAYEMBARA
Membangun Citra Kabupaten Kebumen yang mencerminkan potensi, identitas, sejarah, budaya, gaya hidup dengan tetap berpedoman pada motto KEBUMEN BERIMAN ( Bersih, Indah, Manfaat, Aman, Nyaman )

B. KONSEP DAN ARAH DESAIN
Desain Mengarah ke ikon dan aspek potensi
yang menonjol di Kabupaten Kebumen, berupa :
-Aspek Sumber Daya Alam
-Aspek Pariwisata
-Aspek Kebudayaan
-Aspek Pertanian
-Aspek Investasi

C. PESERTA SAYEMBARA
Terbuka Untuk Umum Warga Negara Indonesia
( Melampirkan Identitas Diri, FC KTP/SIM )
Individu atau Kelompok, Mahasiswa, Praktisi, Akademisi, dll Bersedia Mengikuti Rangkaian Acara dan Menaati Ketentuan Sayembara .
Tidak di Pungut Biaya

Panitia, Juri, Dinas Pariwisata Kabupaten
Kebumen dan Keluarga tidak boleh
menjadi peserta Sayembara

D. PENGUMPULAN HASIL KARYA
– Seluruh hasil karya/desain peserta sayembara disajikan dalam kertas ukuran A3 dengan melampirkan penjelasan dari karya/desain tersebut serta softcopy (CD/DVD) ukuran file maksimal 5 MB dalam format JPEG/PDF
– Seluruh hasil karya dimasukan dalam amplop tertutup dengan mencantumkan kalimat “City Branding Kabupaten Kebumen” pada pojok kanan atas sampul depan amplop dan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon pada sampul belakang amplop
– Hasil karya peserta sayembara disampaikan kepada :
ALAMAT SEKRETARIAT SAYEMBARA CITY BRANDING KEBUMEN

E. TAHAPAN SAYEMBARA #1
1. Pengumuman Sayembara (20 Oktober 2016 – 21 November 2016 )
2. Batas Akhir Pengumpulan Hasil Karya
– Langsung Ke Sekretariat Sayembara (21 November 2016
( Pukul 15.00 WIB ) )
– Via POS, di kirimkan ke alamat Sekretariat Lomba (18 November 2016
( Cap POS ) )
3. Seleksi Administrasi dan Seleksi Awal (22/23 November 2016 )
4. Pengumuman 5 Nominator ( 25 November 2016 )
5. Presentasi 5 Nominator (28 November 2016 )
6. Pengumuman Pemenang Sayembara (30 November 2016 )
7. Penyusunan Panduan Penggunaan dan Penerapan Logo Oleh Pemenang Penyempurnaan Hasil Karya Pemenang (1-2 November 2016 )
8. Penyerahan Hadiah dan Launching (3 Desember 2016 )

F. JURI SAYEMBARA
1. Sweta Kartika ( Profesional Desain Grafis ) / ITB
2. Komper Wardopo ( Media ) / Kebumen
3. Ir. H. Marsono, MT. ( Profesional / Akademisi ) / UMNU Kebumen
4. Kang Juki ( Budayawan, Penulis ) / Kebumen
5. Sigit Asmodiwongso ( Pengamat Sosial ) / Dir. RMT Kebumen

SEKRETARIAT SAYEMBARA
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Kabupaten Kebumen
Jl. Pahlawan No. 136 Kebumen, Telp. 0287 – 381988

CONTACT PERSON
NASRUDIN, S.IP,MM (08132 7629 510 )
IMAM. M ( 0822 2734 5403 )