Gombong Raya

Gombong – Sempor – Buayan – Rowokele

Sempat Koma, Korban Tersambar Petir Meninggal Dunia

korban petir

SEMPOR – Rohman (23) warga Dusun Petahunan Desa/Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen yang sempat selamat setelah tersambar petir, meninggal dunia pada Sabtu (7/5/2016) malam sekira pukul 21.05 WIB. Korban dimakamkan esok harinya, Minggu (8/5/2016) siang di TPU desa setempat.

Diberitakan sebelumnya Rohman tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan sepak bola Dusun Bojong, Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, Jum’at (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu cuaca sedang hujan yang disertai dengan petir, kemudian ia bersama rekan-rekannya berniat membubarkan diri namun naas Rohman tersambar petir hingga mengalami luka bakar ringan namun ia tak sadarkan diri.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut petugas Patroli Polsek Sempor yang kebetulan sedang berkeliling disekitar lokasi segera melarikan korban ke RS PKU Muhamadiyah Gombong agar segera mendapatkan perawatan karena diketahui Rohman masih dalam kondisi hidup. Namun hingga akhir hidupnya korban tak sadarkan diri atau koma.

Rohman Selamat Setelah Tersambar Petir

korban petir

SEMPOR – Rohman (23) warga Dusun Petahunan Desa/Kecamatan Sempor selamat setelah tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan sepak bola Dusun Bojong, Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, Jum’at (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu cuaca sedang hujan yang disertai dengan petir.

Mengetahui kejadian tersebut petugas Patroli Polsek Sempor yang kebetulan sedang berkeliling segera melarikan korban ke RS PKU Muhamadiyah Gombong agar segera mendapatkan perawatan karena diketahui Rohman masih dalam kondisi hidup. Kapolsek Sempor AKP Mustanto mengatakan, korban sangat beruntung karena hanya mengalami luka bakar dibebarapa bagian dan nyawanya bisa tertolong.

“Atas kejadian tersebut, hendaknya peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sehingga tidak terulang kembali. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS PKU Muhamadiyah Gombong,” tutup Kaposek. Hingga berita ini dibuat, korban dikabarkan masih belum sadar. (reskbm/ Andri /Lintas Kebumen)

Epilepsi Kambuh di Belik, Mbah Sadikem Meninggal Dunia

ilustrasi-mayat

BUAYAN – Sadikem (77) seorang nenek warga Desa Karangsari Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen meninggal dunia setelah sebelumnya ditemukan kritis di belik atau sumur kecil yang tidak jauh dari rumahnya karena penyakit epilepsinya kambuh, Kamis (27/4/2016).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal sekitar pukul 16.30 WIB saat Ranu (55) yang merupakan tetangga korban bermaksud akan mencuci kaki di belik dan melihat korban sudah dalam keadaan posisi tertelungkup.

Karena panik akhirnya meminta pertolongan kepada Kholis (27) yang juga tetangga korban yang sedang tak jauh dari lokasi kejadian. Setelah berhasil mengangkat, keduanya membawa korban kerumahnya yang berjarak 30 meter. Diketahui pada saat tiba dirumah, keadaan Sadikem masih hidup, namun dalam konsisi kritis.

Kapolsek Buayan AKP Aryo Winarto SH mengatakan, setibanya dirumah kurang lebih satu setengah jam kemudian, korban meninggal dunia. “Berdasarkan keterangan tim medis, korban meninggal bukan karena penganiayaan dimungkinkan koraban meninggal karena penyakit epilepsinya kambuh,” ucap Kapolsek.

“Namun demikian kami tetap periksa para saksi, bagaimana runtutan kejadian hingga akhirnya korban meninggal. Berdasarkan keterangan dari kerabat dekat korban, Sadikem mengidap epilepsi yang akhir akhir ini sering kambuh,” ucap Kapolsek. (humas/reskbm/ Lintas Kebumen)

Tolak Pabrik Semen, Warga Tanam Pohon di Lokasi Tambang

karst

GOMBONG – Warga Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong (Perpag) melakukan penanaman bibit pohon di sekitar perbukitan karst Desa Sikayu Kecamatan Buayan, Kebumen Jawa Tengah, Minggu (13/12).

Penanaman tersebut dilakukan di wilayah yang masuk dalam zona penambangan pabrik semen. Wakil Ketua Perpag, Lapiyo mengemukakan penanaman bibit pohon tersebut juga merupakan bagian dari kampanye penolakan pendirian pabrik semen di wilayah Gombong selatan.

“Jadi kami melaksanakan kegiatan seperti itu bukan hanya sekedar menolak dan menolak. Tetapi juga melakukan kegiatan yang positif dalam rangka penghijauan wilayah. Itu menunjukkan bahwa masyarakat sekitar itu menghendaki benar-benar penghijauan, bukan menghadapi masalah pengrusakan lingkungan,” ucapnya, Minggu (13/12).

Lapiyo mengatakan aksi tanam pohon tahap pertama ini dilakukan di lahan seluas 500 ubin atau sekitar 7 ribu meter persegi. Penanaman dilakukan di lahan yang belum terbeli oleh pihak perusahaan semen. “Rencananya, kami akan melanjutkan aksi ini ke perbukitan selatan Gombong,” lanjutnya.

Dia menambahkan, rencana pembangunan dan penambangan semen di wilayah Gombong Selatan kembali muncul setelah hilang beberapa tahun sebelumnya. Puncaknya, masyarakat mendapat surat untuk mengikuti sidang analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang dilaksanakan di Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Padahal, selama ini warga telah memiliki hasil rekomendasi penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) agar perbukitan karts Gombong selatan tidak ditambang. “Wilayah ini merupakan resapan air. Penambangan bukit kapur akan mengakibatkan hilangnya mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia memaparkan, selama ini perbukitan karts Gombong selatan merupakan sumber mata air yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup warga. Di pegunungan karst Gombong Selatan, jelas Lapiyo ada 32 mata air yang tetap mengalirkan air meski musim kemarau. (Chandra Iswinarno/ Merdeka.com /LintasKebumen©2015)

Fuad-Yazid Sebut Kemenangannya Milik Warga Kebumen

fuad perindo

GOMBONG – Setelah hasil penghitungan cepat beberapa lembaga yang tergabung dalam tim pemenangan paslon cabup dan cawabup Pilkada Kebumen menyebutkan bahwa, pasangan calon (paslon) Muhammad Yahya Fuad-Yazid Mahfud menang mutlak, warga Kebumen terus membanjiri kediaman Fuad untukmengucapkanselamat.

Fuad menjelaskan, kemenangan yang diraih dirinya dan pasangannya merupakan kemenangan warga Kebumen. Oleh karenanya, dia meminta kepada seluruh pendukungnya jangan berlebihan dalam melakukan perayaan kemenangan.

“Yang ingin saya sampaikan kemenangansaya danpasangan saya adalah berkat Allah SWT. Dan yang kedua, kemenangan kami adalah kemenangan seluruhwargaKebumen,” ucap Fuad kepada KORAN SINDO YOGYA di kediamannya, Gombong, kemarin.

Menurut dia, sejumlah hasil quick count dan real count memang menyebutkan bahwa kemenangan dicapai oleh paslonnomorurutdua, Fuad-Yazid.

“Tentu saja saya bersyukur, tapi sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rakyat Kebumen yang telah memberikankepercayaankepada kami,” katanya.

Lebih lanjut Fuad menyampaikan bahwa dirinya dan wakil bupati terpilih dalam waktu dekat akan berkunjung ke paslon nomor urut satu, Khayub-Bhakrun dan Paslon tiga, Bambang Widodo-Sunarto.

“Kamiberdua akan bersilaturahmi ke kediaman paslon nomor satu dan paslontiga. Kamiinginmenjalin silaturahmi agar semuanya tidak ada yang merasa terciderai,” katanya.

Selain warga, Ketua DPCPartai Perindo, berikut Sekretaris dan jajaran pengurus hariannya DPC Perindo juga mengunjungi kediaman Fuad. Ketua DPC Perindo, Damar mengungkapkan kedatangan seluruh pengurus DPC Perindo untuk bersilaturahmi dan memberikan ucapan selamat kepada Muhammad Fuad.

“Kebetulan kami juga salah satu partai pendukung paslonMuhammadFuad-Yazid. Jadi kami datang untuk memberikanucapanselamatdanikut merasakan kebahagiaan bersama Pak Fuad,” ujar Damar.

Sementara itu, Fuad mengakui, kemenangan dia dan pasangannya karena dukungan penuh seluruh komponen di antaranya partai pendukung, tim pemenangan, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat Kebumen.

“Kepada teman-teman Perindo saya ucapkan banyak terima kasih. Semoga jalinan kekeluargaaninibisaditeruskan ke depan,” ungkap Fuad.

Sementara itu berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara di Kantor KPU Kabupaten Kebumen, Fuad- Yazid masih unggul bertengger di posisi pertama. Pasangan ini meraup 247.610 suara atau 50,2%. Di peringkat kedua, pasangan Khayub-Bakhrun berhasil memperoleh 214.301 suara atau 43,4%. Sedangkan pasangan Bambang-Sunarto, sebanyak 31.742 suara atau 6,4%. (Hery priyantono/ koran-sindo.com /LintasKebumen©2015)

Kubu Yahya – Fuad Dibanjiri Ucapan Selamat

Ir.H.-Muhammad-Yahya-Fuad-SE-dan-KH.-Yazid-Mahfudz

GOMBONG – Kendati pengumuman resmi KPU Kebumen terhadap hasil Pilkada baru akan dilakukan 16 Desember 2015, namun kubu pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, Ir Muhammad Yahya Fuad SE dan KH Yazid Mahfudz, sejak Kamis (10/12/2015) hingga Jumat (11/12/2015) sudah dibanjiri ucapan selamat.

Berdasar hasil citungcepat (quick count) dua lembaga survey dan tim sukses Yahya Fuad – Yazid Mahfudz, calon yang diusung partai PAN, PKB, Partai Gerindra dan Partai Demokrat ini unggul atas rival mereka.

Ucapan selamat tersebut diantaranya berupa puluhan karangan bunga yang dipajang di halaman posko tim sukses mereka di Jalan Pahlawan Kebumen dan kediaman Yahya Fuad di Jalan Kartini Gombong.

Berjejernya puluhan karangan bunga di dua lokasi itu pun sempat menarik perhatian warga masyarakat yang melintasi kedua tempat itu.

Walau demikian Fuad tetap akan menghormati ketentuan resmi KPU Kebumen tentang penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2015 – 2020 terpilih yang akan diumumkan pasca rekapitulasi suara oleh KPU Kebumen pada 16 Desember 2015 mendatang.

Fuad juga menyatakan berniat mendinginkan suasana rivalitas persaingan dengan mendatangi dua pasangan calon lainnya dalam waktu dekat ini.

“Sejak awal pencalonan sampai pemungutan suara hingga perhitungan suara saya optimis akan menang, namun pengumuman resmi KPU soal kemenangan itu harus kita tunggu bersama,” ujar Fuad di kediamannya.

Klaim Raih 52,39 Persen

Tim pemenangan pasangan Muhammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz mengklaim kemenangan dengan perolehan dukungan 52,39 persen pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kebumen yang berlangsung, Rabu (09/12/2015).

Angka tersebut menurut Ketua Koalisi Partai Politik Pengusung Fuad-Yazid, Yusuf Cahyono, merupakan hasil hitung cepat yang datanya dari saksi yang ditempatkan di semua TPS.

“Pasangan Fuad-Yazid memperoleh 52,39 persen, pasangan Khayub-Bakhrun 40,68 persen, dan pasangan Bambang-Sunarto 6,47 persen. Kemenangan Fuad-Yazid adalah kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen,” tegas Yusuf.

Sedangkan Muhammad Yahya Fuad menegaskan, hitung cepat timnya diumumkan untuk menjawab pertanyaan dari para relawan dan pendukungnya. “Hasil resminya, kita masih harus menunggu penghitungan suara yang dilakukan KPU,” tegas Fuad yang didampingi Yazid.

Pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Gerindra, PAN, PKB, dan Partai Demokrat, serta didukung PPP itu, menyatakan akan melakukan kunjungan silaturahmi ke pasangan calon lain untuk mencairkan suasana pasca berkompetisi dalam Pilpub. Fuad juga memastikan akan membuat Kebumen bersih dari korupsi dan upeti. (Suk/ (Dwi/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Golput Bayangi Pilkada Kebumen

golput kebumen

GOMBONG – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 di Kebumen, Rabu (09/12/2015) dibayangi kecemasan sejumlah pihak terhadap kemungkinan banyaknya calon pemilih yang ‘golput’.

Kecemasan tersebut disebabkan tak terlihat adanya antrean calon pemilih dan rombongan-rombongan besar calon pemilih yang berbondong-bondong mendatangi TPS dalam waktu bersamaan.

“Sejak TPS dibuka sampai siang pukul 11.00 kami mengamati sejumlah TPS di Gombong, suasananya hampir sama. Di dalam TPS tak ada antrean calon pemilih,” ujar Camat Gombong, Drs Mulyadi, saat memantau pencoblosan Pilkada 2015 Kebumen di TPS 07 Kelurahan/Kecamatan Gombong Kebumen, Rabu (09/12/2015).

”Pemilih yang datang langsung dilayani oleh petugas, setelah itu calon pemilih berikutnya datangnya berselang waktu agak lama. Juga, tak ada rombongan besar calon pemilih yang datang dalam waktu yang bersamaan. Terbersit kecemasan, jangan-jangan banyak warga yang memilih golput,” tambahnya.

Di TPS tersebut Calon Bupati nomor Urut 2, Ir Muhammad Fuad Yahya SE, bersama dengan isteri dan kedua anaknya, mencoblos.

Menurut Sekretaris LSM Lembah Luk Ulo Kebumen, Ir Misbah Sukmadi, saat memantau pencoblosan di TPS 02 Desa Kemukus Kecamatan Gombong Kebumen, perlu diteliti penyebab banyak warga kurang antusias memilih di pilkada kali ini. Sebab, saat pemilihan presiden tahun 2014 lalu antusias warga untuk memilih justru terlihat besar. (Dwi/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)