Pesona Keindahan Wisata Alam Bukit Prabu di Desa Tirtomoyo

Tirto

PONCOWARNO – Geliat desa-desa di Kabupaten Kebumen dalam menggali potensi desanya terus terasa. Salah satu potensi yang makin terlihat adalah munculnya daya tarik wisata baru. Seperti di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno mengembangkan objek wisata baru yang diberi nama Wisata Alam Prabu.

Objek wisata yang dikelola oleh pemuda  Karangtaruna  dan pemerintah Desa Tirtomoyo itu menawarkan keindahan alam perbukitan yang memesona.  Diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Minggu (6/5), objek wisata ini menjadi salah satu pilihan bagi  muda mudi dan keluarga untuk menikmati sejuknya udara pegunungan.

Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Kebumen  atau hanya dibutuhkan waktu sekira 20 menit. Pengunjung bisa  menggunkan roda dua maupun empat untuk sampai lokasi ini. Sayangnya, lokasinya masih belum dijangkau oleh angkuta umum.

Sedangkan untuk menaiki hingga sampai ke atas bukit, pengunjung  bisa melewati jalan yang menanjak dari tangga ke tangga  yang sudah disediakan oleh pengelola.  Rasa rasa letih langsung terbayarkan begitu  pengunjung  sampai ke atas  puncak.  Sejauh mata memandang terhampar bukit yang terbentang luas nan hijau.

Tak hanya menikmati pemandangan puncak saja,  matahari terbit maupun tenggelam juga bisa dinikmati dari  ketinggian bukit. Selain itu, puncak bukit Prabu juga menawarkan berbagai tempat untuk berfoto. Seperti Bukit Ndegir, berfoto di atas  motor klasik, replika kupu-kupu, burung elang, bunga  matahari, tangan cinta hingga kapal titanic yang berada di puncak ketinggian perbukitan.

“Suasana alam di sini masih sangat asri, sangat cocok untuk mencari inspirasi,” ujar Dewi Mita Kumala, salah satu pengunjung.

Wisata Religi 

Selain menawarkan pesona alam, objek wisata alam Prabu juga  bisa menjadi tempat wisata religi. Pasalnya, di tempat ini terdapat petilasan prabu. Menurut cerita warga setempat, petilasan tersebut merupakan petilasan  para prabu pada jaman dulu.  Sampai saat ini,  warga sekitar masih menyakini dengan merawat tempat tersebut.

Menurut Masrukhan selaku pengelola objek wisata, dinamakan Wisata Alam Prabu  lantaran bukit tersebut terkenal dengan  petilasanya para prabu.  Sampai sekarang bukit tersebut dinamakan bukit prabu.

“Ke depan kami akan terus mengembangkan lokasi wisata ini dengan dipadukan dengan wisata petik buah dan aneka kuliner. Selain bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan warga, dharapkan pula bisa menjadi destinasi wiasata baru yang diminati wisatawan,” ujar Masrukhan. (Supriyanto/CN34/SM Network)

Wahana Tower Crane

Baru-baru ini pengelola juga meluncurkan wahana baru yaitu Tower Crane. Wahana satu-satunya di Kebumen ini akan mengangkat sejenis sajadah sehingga pengunjung serasa sedang terbang. Wahana tower crane ini dibangun dengan dua lapis besi siku berketebalan 0.75 cm berbentuk segi empat yang dapat menyangga beban hingga 5 ton.

Sedangkan besi melintang siku yang dibantu seling berjumlah 4 buah dengan ukuran 16 ml mampu mengangkat barang hingga 1,5 ton. Tenaga penggerak dilakukan secara manual tangan manusia dan truk tronton berkekuatan hingga 5 ton.

Sementara tali pengaman saat diangkat terdapat 6 seling dimana 4 seling untuk mengamankan sajadah sedangkan 2 seling untuk mengamankan wisatawan. Serta pengikat badan wisatawan terdapat jenis full body, celana pengaman dan ikat badan.

Pengelola akan memastikan wisatawan tetap bebas gerak, aman dan nyaman. Untuk mengantisipasi segala sesuatu pihak pengelolapun sudah mendaftarkan asuransi kepada setiap wisatawan yang menggunakan wahana ini. (adm/BS)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s