Unik, Jembatan Pelangi Patemon Sedot Banyak Wisatawan

jembatan-patemon
AYAH – Beberapa waktu terakhir ini banyak bermunculan destinasi wisata baru di Kebumen, salah satunya yang sedang hits khususnya dikalangan muda mudi, yakni wisata alam Patemon, yang memadukan eksotisme laut dan hutan.

Tak terbantahkan lagi, Kebumen memang menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang kaya akan destinasi wisata. Kabupaten Kebumen sendiri mempunyai letak geografis yang unik, selain menjadi Kabupaten yang berbatasan langsung dengan samudra Hindia, juga memiliki banyak pegunungan kapur yang berada tepat di bibir lautan.

Khususnya di wilayah Kebumen bagian barat, yakni kawasan Kecamatan Ayah dan sekitarnya. Lika-liku jalan yang membentang bak tubuh seekor ular diantara bukit-bukit kapur dan hamparan samudra hindia tentu saja mengukir kesan tersendiri bagi wisatawan.

Seperti halnya saat kita ingin mengunjungi destinasi wisata yang baru seumur jagung ini, yakni objek wisata alam Patemon yang berada di RT 02/01 Desa Pasir, Kecamatan Ayah.

Menurut Suratman, Ketua RT setempat yang juga sekaligus sebagai kepala pengelola obyek wisata Patemon tersebut, inisiatif pembukaan destinasi wisata baru diwilayah tersebut, mulai muncul saat para pemuda khususnya dan warga RT setempat umumnya pada tanggal 17 Agustus 2016 lalu, mengadakan pertemuan yang membahas potensi alam yang ada di wilayah RT setempat.

“Setelah warga setempat dengan bulat berkomitmen ingin membangun dan membuka destinasi wisata baru di Rt tersebut, tak lama kemudian, mulailah sedikit demi sedikit pembangunan di lancarkan,” ujar Suratman saat ditemui sorotkebumen di lokasi wisata, Jumat (21/10/2016)

Terdapat banyak menu keindahan, lanjut Suratman, yang kita suguhkan kepada para tamu wisatawan, diantaranya, panorama patung penyu ya ada di atas bukit yang mana di kaki bukit tersebut sering menjadi tempat persinggahan penyu liar saat musim bertelur tiba.

“Yang paling diminati para penggemar selfie dan photography khususnya dan wisatawan umumnya ialah jembatan pelangi yang berada bak diatas laut dan awan, meski tak sedikit pula yang berkunjung ke gardu pandang, gazebo cinta dan pendopo wisata yang berada tidak jauh dari jembatan pelangi tersebut,” ungkapnya.

Dirinya mengutarakan, meski pembangunan wisata belum mencapai 90 persen dan baru berumur kurang lebih satu bulan, wisatawan yang berkunjung sudah mencapai ratusan dan tak tanggung-tanggung tercatat ada beberapa wisatawan dari luar Jawa yang menyempatkan diri untuk mengunjungi Wisata Patemon tersebut.

“Pembangunan destinasi wisata patemon ini memang ditopang oleh semangat kemandirian dan komitmen yang kuat tanpa bergantung pada investor dan pemerintah, hal ini dapat dilihat dari para penanam saham sendiri yang terdiri dari 34 warga setempat, dan masing-masing menanam saham sebesar satu juta,” ucapnya

Suratman menambahkan, mulai dari dana 34 juta itulah, pondasi wisata tersebut bisa kita bangunkembangkan. “Wisata ini kita kelola diatas prinsip berdikari dengan didukung oleh semangat dari, oleh, dan untuk kita,” tegasnya. (Syarief/Sorotkebumen.com)

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s