Kemelelut Pasar Sruni Bakal Diselesaikan

rapat pasar sruni

KEBUMEN – Para pedagang Pasar Sruni kini dapat bernafas dengan lega. Pasalnya, kemelut yang terjadi terkait persoalan penempatan kios dan los Pasar Sruni akan segera diselesaikan dengan baik.

Hal ini tertuang dalam berita acara mediasi Penyelesaian Penataan dan Penempatan Kios dan Los Pasar Sruni Pasca Revitalisasi Pasar oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Berita acara tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara Disperindagsar, Pengelola Pasar Kabupaten Kebumen dan Siti Fahrizah dkk yang mewakili 19 pedagang Pasar Sruni. Pertemuan yang difasilitasi Ombusman RI Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu dilaksanakan di Meotel Dafam beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Disperindagsar diwakili oleh Kepala Seksi Pendapatan Pasar Disperindagsar dan Pengelolaan Pasar Muhni, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pasar Disperindagsar dan Pengelola Pasar Wahyudi Widodo, serta Kepala Seksi Kebersihan dan Keamanan Pasar Disperindagsar dan Pengelolaan Pasar Bambang Hariyanto.

Sementara itu perwakilan dari 19 pedagang pasar diwakili oleh tiga orang diantaranya Siti Fahfizah, Narti Ernawati dan Wiji Lestari. Adapun mediator dari Ombusman Perwakilan DIY adalah Asisten Ombusman RI Dahlena dan Jaka Susila Wahyuana.

Pada pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah penempatan kios dan los Pasar Sruni diselesaikan melalui mediasi Ombusman RI Perwakilan DIY.

Selain itu kedua pihak juga sepakat bahwa semua pedagang Pasar Sruni kini telah menempati kios maupun los. Kedua belah pihak juga sepakat untuk melakukan ganti nama bagi pedagang yang datanya berbeda dengan data Disperindagsar dan Pengelola Pasar Kebumen yaitu Narti Ernawati, Saripah, Umiyati, Muhiroh, Benginah, Susmiyati dan siti Munfatimah.

Untuk pedagang yang bernama Wiji Lestari, Sarwono dan Kios untuk Kantor BKK Alian, penempatan kiosnya akan diselesaikan dengan melaporkan kepada Disperindagsar dan Pengelola Pasar Kabupaten Kebumen.

Selain itu Disperindagsar juga akan memenuhi harapan pedagang yang bernama Resmiyati dan Mutingah untuk dapat menempati los apabila ada los yang kosong dan tidak dihuni.
Ketua Kelompok Pedagang Sruni (KPS) Siti Fakhrijah (39) mengatakan, kini pihaknya merasa lega dengan adanya pertemuan yang difasilitasi oleh ombusman tersebut.

Pasalnya apa yang dia perjuangkan selama ini telah membuahkan hasil. Dijelaskannya untuk memperjuangkan hal para pedagang Pasar Sruni, pihaknya sendiri telah menempuh berbagai cara, salah satunya dengan melaporkan kasus tersebut kepada KPK. “Mudah mudahan dalam 30 hari ke depan semua masalah dapat diselesaikan dengan baik,” ucapnya. (mam/bdg/ Radar Banyumas /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s