Gelombang Tinggi, Nelayan 1 GT ‘Nganggur’

gelombang tinggi

Ilustrasi Gelombang Tinggi

MIRIT – Munculnya kembali musim gelombang tinggi di perairan laut sebulan terakhir ini, menyebabkan para nelayan pengguna perahu berkapasitas 1 gross ton (GT) di beberapa kecamatan di Kebumen sulit untuk rutin melaut.

Sebagian besar diantara mereka memilih libur melaut saat gelombang tinggi muncul dan sebagian lainnya memilih mencari ikan di pinggir laut sebagai nelayan pinggiran.

“Bulan September lalu musim gelombang tinggi sempat mereda dan sebagian nelayan mulai melaut. Namun entah kenapa keadaan tenang itu tak lama, sekitar dua minggu saja,” ujar nelayan Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit Kebumen, Wardi, di Pantai Lembupurwo, Rabu (18/11/2015).

”Setelah itu, gelombang lebih sering pasang. Sebulan terakhir ini misalnya, dalam waktu seminggu biasanya hanya satu sampai dua hari saja gelombangnya tenang, setelah itu muncul lagi gelombang tinggi,” tambahnya.

Berdasarkan pengamatan Wardi, kondisi perairan laut Kebumen selama Oktober dan November 2015 benar-benar berbeda dibandingkan kurun waktu yang sama tahun 2014 lalu.

“Oktober 2014 lalu kami tiap hari melaut dengan hasil tangkapan melimpah. Namun entah kenapa Oktober dan November 2015 ini kami masih kesulitan untuk melaut secara rutin setiap hari. Bila melaut, hasilnya tak melimpah seperti halnya musim panen raya tahun lalu,” jelas Wardi. (Dwi/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s