Desa Pasir Luncurkan Wisata Wana Bahari

AYAH – Desa-desa di pesisir Kecamatan Ayah, Kebumen mulai menyadari potensi keindahan alam yang dimiliki wilayahnya. Sejumlah objek wisata alternatif terus dibuka mulai dari objek wisata pantai, gua, air terjun hingga wana wisata.

Salah satunya dilakukan Desa Pasir, Kecamatan Ayah yang meluncurkan Wisata Wana Bahari Pasir Indah. Tak tanggung-tanggung, peresmian dan penandatanganan prasasti dilakukan oleh mantan Wakil Presiden RI Ke-6 Try Sutrisno, Selasa (17/11).

Acara peresmian di kawasan wisata itu dihadiri Sekda Kebumen Adi Pandoyo dan pejabat di jajaran Pemkab Kebumen, Perum Perhutani dan pejabat militer dan Polri.

Kepala Desa Pasir Sukamso menjelaskan, ada sejumlah objek wisata cukup menarik yang dapat dikunjungi para wisatawan. Mulai pantai, gua, tanjung hingga hutan kawasan karst. Selain Pantai Pasir wisatawan juga bisa menikmati keindahan Pantai Lampon, Pantai Surumanis dan Tanjung Karang Pengantin.

Aktivitas para nelayan di Pantai Pasir juga dapat dinikmati dari atas ketinggian di Karang Pandan. Kawasan Gua Sejumlah gua juga terdapat di kawasan tersebut. Antara lain Gua Wora Wari, Gua Celeng, Gua Ares, Gua Lumbung, dan Gua Gerabah yang diduga terdapat gerabah peninggalan masa lalu.

Pengunjung yang menginap bisa memanfaatkan rumah warga setempat maupun mendirikan tenda di kawasan hutan milik Perhutani yang mulai dijadikan tempat berkemah. “Sebenarnya kami mulai mengelola sejak Juli 2015, namun secara resmi baru diresmikan Try Sutrisno sebagai Desa Wisata Pancasila,” ujar Sukamso kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Sejak dikelola secara serius, kawasan wisata di Desa Pasir mulai menjadi tujuan wisatawan. Pada bulan Oktober lalu kunjungan ke kawasan itu sebanyak 3.800 orang. Setiap pengunjung ditarik retribusi sebesar Rp 3.000 dan parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor.

“Objek wisata ini dikelola oleh pemerintah desa melalu Pokdarwis dengan bekerjasama dengan Perhutani,” imbuh Sukamso menyebutkan kawasan wisata di desa tersebut seluas 58,7 hektare.

Tasini (31) warga Desa Pasir mengaku ikut kebagian rejeki setelah banyak warga datang ke desanya. Dia mendirikan warung tidak jauh dari Pantai Karangpandan. Di sela-sela mengurusi rumah tangga, setiap hari dia menjaga warung. “Paling ramai pada hari Sabtu dan Minggu. Lumayan sekarang ada pemasukan tambahan,” tandasnya.( J19-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s