Debat Tahap II, Penguasaan Data Pasangan Minim

Pilkada

KEBUMEN – Debat calon bupati dan wakil bupati Kebumen tahap II, Rabu (18/11) secara umum berlangsung lebih hidup dibandingkan dengan debat etape pertama.

Pada debat yang berlangsung di pendapa rumah dinas bupati Kebumen itu, masing-masing pasangan calon tidak hanya menyampaikan hal yang bersifat normatif, tetapi sudah saling menyindir satu sama lain hingga adu data.

Hanya saja, debat yang dipandu dosen UGM Yogyakarta Dr Arie Sudjito itu, terlihat penguasaan data masing-masing pasangan calon masih minim. Meski demikian, pasangan nomor urut I Khayub Mohammad Lufti-Akhmad Bakhrun cukup memberikan data yang banyak dibanding dua pasangan lain.

Tak hanya itu, masih ada pasangan calon kurang dalam penguasaan materi. Misalnya, paslon nomor tiga memberi solusi terkait banyaknya perlintasan KA tanpa palang pintu di Kebumen yang menelan banyak korban dengan membangun flyover.

Jawaban itu kontan jadi bahan perbincangan hangat dari pihak kubu lawan. Dari pengamatan Suara Merdeka, setiap calon memiliki penekanan terkait tema debat perekonomian dan subtema “pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, UMKM/IKM, infrastruktur, lingkungan hidup, pemberdayaan desa, dan kesehatan”.

Pasangan Khayub- Bakhrun menekankan pelayanan dasar dan infrastruktur, pasangan nomor urut 2 Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz menekankan investasi dan pasangan nomor urut 3 pada pembangunan sektor riil dan pembangunan desa.

Dalam debat itu, Arie Sudjito yang merupakan sosiolog tersebut melemparkan isu kelestarian lingkungan kawasan karst disandingkan dengan kepentingan ekonomi.

Dalam sesi debat, isu lingkungan, khususnya penambangan pasir Sungai Luk Ulo juga dilontarkan Mohammad Yahya Fuad kepada cabup Khayub Mohamad Lutfi. Selain melontarkan kata-kata normatif, saling sindir juga dilakukan pasangan calon. Saling sindir itu membikin suasana lebih meriah.

Debat tahap II disaksikan Penjabat (Pj) Bupati Kebumen M Arief Irwanto, Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo, dan jajaran Forkompinda. Pengamanan debat oleh personel Polres Kebumen dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Faizal.

Setiap calon membawa pendukung masing-masing. Tampak sejumlah tokoh berada di barisan pendukung Fuad-Yazid, antara lain mantan Bupati Kebumen Amin Sudibyo, mantan Sekda Kebumen Suroso, pengusaha Gombong Subono HK, tokoh Partai Golkar Suprapto HS.

Tampak pula Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong dokter Ibu Naser Arrohimi. Ketua KPU Kebumen Paulus Widyantoro menilai debat etape II ini lebih hidup, karena masing-masing calon sudah mampu menyampaikan gagasannya dengan baik.

Meski terjadi saling sindir oleh pasangan calon, tetapi para pendukung yang hadir hingga meluber di luar pendopo tetap kondusif. “Secara umum, debat kali ini cukup berhasil sesuai dengan konsep yang kami buat,” ujar Paulus Widyantoro. (J19-32/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s