Revolusi Mental Masuk RPJMD

Arif Irwanto

KEBUMEN – Revolusi mental yang dijalankan Kebumen sejak adanya komitmen ulama dan umara pada 17 Mei 2012 masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016- 2021.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Kebumen Arief Irwanto saat beraudiensi dengan sejumlah komponen masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan akademisi di Pendapa Rumah Dinas Bupati Kebumen, baru-baru ini.

Menurut Arief, komitmen yang didukung resmi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), MUI, Kemenag, Pengadilan Agama, dan Pengadilan Negeri itu berisi tentang kesanggupan segenap komponen masyarakat menyumbangkan jiwa dan raga untuk mewujudkan Kebumen Beriman.

Maka menyusul adanya komitmen tersebut sudah selayaknya kita menempatkan kata Beriman dalam slogan daerah itu tidak hanya sebatas akronim Bersih, Indah, Manfaat, Aman, dan Nyaman atau hanya membicarakan seputar Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3). Namun merupakan kata yang sarat makna.

Sehingga menjadi ruh dalam sendi-sendi kehidupan masyarakatnya. Dan selayaknya pula, kata Beriman yang mempunyai filosofi sarat dengan nilai-nilai religiousitas (mental spiritual) itu dijadikan spirit untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan dari aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).

Di samping itu dari aspek birokrasi, legislatif, dan hukum. “Kita akan memasukkan konsep itu dalam RPJMD,” kata Arief.

Sejak menjabat sebaga Pj bupati Kebumen Agustus lalu, Arief pun berupaya mengimplementasikan revolusi mental dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya.

Kebanggaan Bersama

Ia juga berkeliling sekolah-sekolah bersama Sekda Adi Pandoyo, Kapolres AKBP Faizal, dan Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya untuk mengajak siswa mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan budaya antre.

Pihaknya berharap agar orang tua lebih malu jika anaknya tidak mengetahui budaya antre daripada belum bisa mengerjakan soal matematika. Karena itu, dalam memaknai Beriman pada Bersih, misalnya, tidak hanya dari sisi lahir saja, tetapi juga batin.

Dari sisi lahir, bersih menyangkut manusia dan lingkungannya, sedangkan dari sisi batin, bersih memiliki makna ikhlas dalam mengerjakan sesuatu. Indah berarti menyenangkan bagi yang melihatnya serta memberi rasa bangga dan simpati terhadap Kebumen.

Manfaat berarti berdaya guna bagi siapa saja. Dalam hal ini jauh dari segala bentuk diskriminasi, baik terhadap suku, ras, agama, gender, maupun golongan mana pun. Aman berarti masyarakat merasa terlindungi dan ikut menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah.

Sedangkan Nyaman berarti membuat betah masyarakat maupun pengunjung yang berada di Kebumen dan bersama-sama nyengkuyung serta handarbeni dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kebumen Beniyanto yang mengikuti audiensi tersebut menandaskan, perjalanan revolusi mental di Kebumen sejak adanya komitmen bersama ulama dan umara itu telah diapresiasi Kementrian Koordinator Pemberdayaan Perempuan dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI saat kunjungan anggota DPRD Kebumen 28 Oktober lalu. “Ini tentu menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat Kebumen,” tandasnya. (K5-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s