61 Desa di Kebumen Miliki Unit Pengumpul Zakat

upz

KEBUMEN – Sebanyak 61 desa tersebar di 26 kecamatan memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Surat Keputusan (SK) diserahkan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Laode Haslan kepada pengurus UPZ bersamaan dengan pelatihan untuk 61 UPZ desa Se- Kebumen di Aula Kantor Kemenag Kebumen, baru-baru ini.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen, drh Djatmiko menjelaskan, pembentukan UPZ di desa merupakan amanat Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 tahun 2014.

Salah satu amanatnya adalah Baznas kabupaten diwajibkan membentuk UPZ di setiap desa. “Hal itu dimaksudkan agar seluruh potensi zakat di seluruh tanah air dapat dioptimalkan terutama zakat mal bidang pertanian, peternakan, dan perdagangan,” ujar Djatmiko di sela-sela acara.

Dengan terbentuknya UPZ desa tahap awal yakni 61 desa dari 460 desa/kelurahan, lanjut Djatmiko, diharapkan dapat memotivasi kesadaran berzakat, infak dan sedekah masyarakat pedesaan. Hal ini sesuai dengan slogan Kabupetan Kebumen “Beriman” yang dalam implementasinya menjadi kabupaten sadar zakat.

Dana Zakat

Dia menambahkan, tahun 2014 dengan dana hibah dari APBD Kebumen, Baznas Kebumen melakukan sosialisasi dan pembentukan UPZ di 52 desa. Tahun 2013 juga dilaksanakan sosialisasi di 26 kecamatan diikuti kepala desa Se-Kebumen.

Djatmiko menambahkan, sejak 2007 hingga Oktober 2015 Baznas Kebumen menyalurkan dana zakat, infak dan sodaqoh sebesar Rp 10.238.948.976.

Dana tersebut disalurkan kepada fakir miskin, sabilillah, operasional amil, pelayanan ambulans, sosialisasi zakat, infak dan sedekah, bedah rumah, bantuan air bersih, beasiswa miskin, hingga bantuan alat kesehatan bantuan korban bencana dan bantuan pembangunan masjid.

Baznas Kebumen memiliki misi meningkatkan kesadaran umat untuk menunaikan zakat, meningkatkan pendayagunaan ZIS, mengembangkan manajemen pengelolaan yang amanah, transparan, dan profesional.

Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari mustahik ke muzaki, mengembangkan pola penyaluran zakat yang bersifat pemberdayaan umat. “Adapun program kerja Baznas adalah Kebumen sadar zakat, Kebumen takwa, Kebumen peduli, Kebumen cerdas, Kebumen makmur, dan Kebumen sehat,” tandas Djatmiko. (J19-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s