Perbaikan Jalan Lingkar Diterjang Hujan

perbaikan jalan1

KEBUMEN – Perbaikan jalan nasional di Lingkar Selatan Kebumen diterjang hujan. Kondisi itu menyebabkan proses pengerjaannya terganggu dan masih menyisakan kondisi seperti jalan rusak.

Pasalnya, jalan yang menjadi lalu lintas kendaraan bermuatan berat saat pengalihan arus dari jalur pantura itu diperbaiki menggunakan teknologi yang disebut resekling. Teknologi itu mendaur ulang aspal dengan semen.

Alat berat yang digunakan untuk mengerjakan jalan sepanjang 10 km itu pun tampak mandek saat hujan deras menyelimuti kabupaten berslogan Beriman ini. Adapun jalur dari lampu bangjo Kedungbenar menuju Jalan Lingkar Selatan itu masih ditutup sejak beberapa hari lalu.

Solikhun (43), warga Sumberadi Kebumen mengemukakan, penanganan jalan dengan menggunakan teknologi resekling itu sangat tepat. Mengingat, volume kendaraan yang melewati Jalan Lingkar Selatan cukup banyak dan kondisi air tanahnya terlalu tinggi.

“Kondisi seperti itu memang menjadikan jalan cepat rusak,” katanya. Sayangnya, lanjut Solikhun, pengerjaannya masuk musim hujan, sehingga menganggu pelaksanaan proyek tersebut dan berimbas kepada pengguna jalan.

Jalan Berlubang

Ia pun mengaku banyak mendapatkan laporan terjadi kecelakaan motor, karena terperosok ke jalan berlubang yang tergenang air. Warga sekitar lantas memasang tanda di titik-titik yang membahayakan pengguna jalan tersebut. Ke depan, Solikhun berharap agar pelaksanaan proyek juga perlu memperhitungkan cuaca.

Dengan demikian, perbaikan jalannya tidak sampai diterjang hujan. Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga DPU Kebumen Haryono Wahyudi mengemukakan, penanganan jalan saat hujan tetap bisa dilakukan.

Terlebih jalan yang dibeton yang saat terkena hujan malah dapat berfungsi sebagai pembasahan. Pihaknya yang menangani jalan kabupaten pun masih mengerjakan saat musim hujan ini. “Asal suhu pembakaran aspal di atas 100 derajat celcius tetap bisa dikerjakan,” jelas Yudi, panggilan akrab Haryono Wahyudi itu.

Lebih lanjut, kegiatan peningkatan jalan di kabupaten berslogan Beriman ini, antara lain terdapat 36 paket dari Bantuan Provinsi (Banprov) dan 20 paket dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Seperti penanganan Jalan Dorowati-Podourip, Jalan Sokka-Klirong, Jalan Petanahan-Klirong, Jalan Sruweng-Banjarwinangun, Jalan Karangsambung-Sadang, Jalan Mertokondo-Karangsambung, dan Jalan Jatiroto-Banyumudal. (K5-32/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s