Pemkab Kebumen Tutup Tambak di Gumuk Pasir

tambak

KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen akhirnya menutup sembilan buah tambak udang di kawasan konservasi Desa Tegalretno dan Karangrejo Kecamatan Petanahan Kebumen. Selain diminta menghentikan operasi tambak, pemilik tambak juga diperintahkan mengembalikan keadaan lahan menjadi seperti semula.

“Setelah dua kali diperingatkan mereka tak mengindahkan peringatan kami, mereka akhirnya kami paksa untuk menutup tambaknya dengan pengawasan langsung petugas kami, akhir Oktober 2015 lalu,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol Pp) Kebumen, RI Ageng Sulistyo Handoko SIP, di ruang kerjanya, Senin (09/11/2015).

Menurut Ageng sembilan tambak itu dimiliki oleh tiga orang. Di Tegalretno, dua petambak membuat enam buah tambak di gumuk pasir Pantai Tegalretno. Gumuk pasir yang berada di bagian barat Pantai Tegalretno tersebut mula-mula dikepras beberapa meter.

Kemudian, di bagian yang dikepras itu dibuat enam buah tambak. Adapun di Karangrejo seorang petambak membabat pohon-pohon cemara udang di hutan pantai untuk dibuat tiga buah tambak.

“Pemkab Kebumen beberapa waktu lalu sudah membuat kesepakatan dengan para pemilik tambak di Kecamatan Klirong, Petanahan dan Puring agar tidak membuat tambak baru setelah tanggal 7 Oktober 2015. Dengan demikian, tambak baru yang dibuat setelah 7 Oktober 2015 harus dibongkar,” jelas Ageng. (Dwi/ KRjogja.com LintasKebumenĀ©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s