Mahasiswa Kebidanan Dampingi Ibu Hamil

Stikes Pj Bupati

GOMBONG – Program terobosan cukup disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kebumen M Arief Irwanto dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi. Terobosan itu melibatkan mahasiswa kebidanan yaitu one student one client.

’’Satu mahasiswa melakukan pendampingan bersama bidan senior dan kader kesehatan terhadap satu ibu hamil mulai proses kehamilan, bersalin dan nifas,’’ujar M Arief Irwanto di depan para mahasiswa saat mengisi kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Rabu (4/11).

Dalam kesempatan itu, Arief Irwanto memaparkan kepada para mahasiswa tentang kebijakan dan program dalam mengatasi masalah kesehatan di Kebumen. Menurut dia, ada lima faktor yang menjadi isu pembangunan kesehatan di Kebumen.

Berikan Pencerahan

Yakni angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), kasus penyakit menular (DBD, HIV/- AIDS,TB), sarana prasarana fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan dan kompetensi tenaga kesehatan.

’’Jika lima faktor tersebut bisa disinergikan masalah kesehatan di Kabupaten Kebumen bisa teratasi,’’ ujar Arief Irwanto. Selain itu, Arief juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk tidak berhenti berfikir dan berbuat.

Hal yang tidak kalah penting mahasiswa perlu menunjukan kepercayaan diri yang tinggi dan kemandirian. Hadir Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dokter Y Rini Kristiani, Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong M Madkhan Anis. Para mahasiswa tampak antusias dan memanfaatkan kesempatan itu untuk mengajukan sejumlah pertanyaan.

’’Selain bidan, perawat juga ikut andil dalam program mengatasi masalah kesehatan yakni perawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas-Red) dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat,’’ujar dokter Rini.

Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong, M Madkhan Anis menyampaikan, kuliah umum diikuti 337 mahasiswa. Jumlah tersebut terdiri atas 91 mahasiswa tingkat dua Prodi S-1 Keperawatan, 116 mahasiswa tingkat tiga Prodi D-3 Kebidanan dan 130 mahasiswa tingkat tiga Prodi D-3 Keperawatan.

’’Kuliah umum seperti ini merupakan program rutin yang menghadirkan para pakar di bidangnya. Dengan menghadirkan para pakar di bidangnya, diharapkan mahasiswa mendapat pencerahan,’’ ujar Madkhan Anis. (J19-42/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s