BLK Pamerkan Hasil Kerajinan Narapidana

napi

KEBUMEN – Balai Latihan Kerja (BLK) Kebumen memamerkan hasil kerajinan narapidana di sebuah galeri yang ditata apik. Kerajinan tersebut berbahan batu dan kayu. Pengunjung yang mendatangi galeri itu pun dibuat takjub dengan hasil karya bernilai ekonomi tersebut.

Sayangnya, BLK yang memberikan pelatihan itu belum mengarah pada pemasaran hasil kerajinan narapidana dari Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen tersebut. Asisten II Sekda Tri Haryono yang menyempatkan mengunjungi galeri itu berharap agar hasil kerajinan narapidana ini dipasarkan lewat media online atau jejaring sosial.

“Manfaatkan media onlineatau jejaring sosial agar hasil kerajinan yang bagus ini bisa laku,” kata Tri Haryono yang berani membeli tinggi hasil karya narapidana tersebut.

Kepala BLK Kebumen Joko Wardoyo mengemukakan, kendati pihaknya belum memasarkan hasil kerajinan dari para narapidana, namun mereka sudah memiliki inisiatif sendiri untuk menjualnya. Bagi narapidana, mendapatkan keahlian dari BLK membuat kerajinan berbahan batu dan kayu itu menjadi modal tersendiri.

Selanjutnya mereka yang mahir tersebut membuat aneka kerajinan seperti akik, hiasan batu, meja, almari, dan kursi untuk dipasarkan sendiri. Diharapkan setelah keluar dari penjara mereka bisa mandiri. “Kita memberi pelatihan kepada narapidana atas permintaan dari pihak Rutan Kebumen,” kata Joko.

Bangun 12 Gedung

Salah satu instruktur BLK Kebumen Suradal mengatakan, dari permintaan pihak Rutan Kebumen itu lantas ditindaklanjuti BLK dengan memberikan paket pelatihan kepada narapidana belum lama ini. Pesertanya diambil sebanyak 16 orang.

Mereka mendapat pelatihan kerajinan berbahan kayu dengan instruktur Supriyadi, sedangkan pelatihan kerajinan berbahan batu dengan instruktur Budi Santoso. “Untuk bahannya dari sini (BLK—Red), sedangkan peralatannya dari sana (Rutan-Red),” jelasnya.

Diharapkan setelah keluar dari penjara nanti bisa mandiri dan memiliki pekerjaan tetap serta meninggalkan tindakan kejahatan yang telah dilakukan. Kini, narapidana yang telah mendapatkan pelatihan tersebut memiliki kesibukan membuat kerajinan di dalam Rutan.

Untuk kerajinan batu mulai dikurangi seiring meredupnya demam akik. Adapun kerajinan dari bahan kayu semakin bertambah. Bahkan sudah ada pesanan dari luar. Suradal mengatakan, BLK Kebumen mendapat penghargaan pelaporan terbaik nasional 2014 menyangkut tertib administrasi.

Perkembangan BLK pun semakin meningkat dan animo masyarakat yang mengikuti pelatihan semakin tinggi. Tahun 2013 terdapat 60 paket pelatihan dan meningkat pada 2014 sebanyak 45 paket pelatihan.

Selanjutnya pada 2015 sebanyak 64 paket pelatihan dari dana APBN. BLK di Jalan Kutoarjo Kebumen itu juga merencanakan membangun 12 gedung workshop dan kantor yang saat ini baru terealisasi 4 gedung. “Tahun depan direncanakan dibangun 3 gedung lagi,” imbuh Suradal.(Arif Widodo-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s