276 Merpati Beradu Ketangkasan

lomba merpati

KUTOWINANGUN – Sebanyak 276 ekor burung merpati dari berbagai daerah beradu ketangkasan dalam lomba merpati kolong di Dukuh Jurang, Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, kemarin.

Lomba berlangsung selama dua hari itu dengan juara satu merpati Kumalasari dari Kalibagor, Kebumen. Merpati dari Yogyakarta, Wonosobo dan Purwokerto tidak ada yang masuk final. Tempat penyelenggaraan lomba di pinggir areal persawahan Desa Tanjungmeru itu dibanjiri pengunjung.

Selain dari desa setempat juga terdapat pengunjung dari desa sekitar hingga luar daerah. Menyusul merpati Kumalasari, juara dua diraih merpati Siput dari Kalibagor Kebumen dan juara tiga merpati Mahkota Tiga dari Gesikan Kebumen.

Selain juara utama, dalam lomba tersebut juga diambil juara perang bintang yang diraih oleh merpati Elang Jawa dan Katana, masing-masing juga berasal dari Kebumen. Juara perang bintang ini merupakan merpati yang sempat gugur dan diberi kesempatan untuk mendaftar ulang dalam lomba tersebut.

Menurut Ketua Panitia Suyono, meskipun sempat gugur, masing-masing merpati tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi juara. Pasalnya, lomba tersebut bukan beradu kecepatan melainkan juga beradu ketangkasan.

Masuk Kolong

Penilaiannya meliputi masuk kolong dan mendarat di meja. “Lomba ini bukan untuk merpati balap tetapi merpati kolong,” kata Suyono. Pada awalnya, sebanyak 276 merpati beradu ketangkasan secara bergantian.

Untuk sekali diberangkatkan sebanyak 20 ekor, dari jarak sekitar satu kilometer dari tempat kolong. Hingga kemudian diterbangkan dua ekor secara bergantian. Dan sebanyak 112 merpati kembali didaftarkan karena tidak masuk kolong.

Babak itu yang disebut perang bintang. Adapun merpati yang sejak penyisihan melaju hingga final dinamakan babak utama. Mengingat banyak jumlah peserta maka lomba yang dibuka anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Syakur Jaelani pada Sabtu (10/11) itu, dilanjutkan sampai Minggu (8/11).

Babak final kemarin hingga pukul 16.00. Mulyanto, salah satu panitia menjelaskan, masing-masing juara mendapatkan uang pembinaan dan piagam.

Khusus juara satu, dua dan tiga ditambah piala. Untuk besaran uang pembinaannya bervariasi. Juara satu mendapatkan uang Rp 10 juta, juara dua Rp 6 juta dan juara tiga Rp 2,5 juta. “Lomba ini digelar oleh Persatuan Pecinta Merpati Kolong (PPMK) Lapak Kebumen,” tuturnya. (K5-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s