Kemarau Panjang, Produksi Nira Turun 55 Persen

petani nira

KLIRONG – Berlangsungnya musim kemarau hingga awal November 2015 berdampak turunnya produksi nira pohon kelapa di Kebumen. Imbasnya, selama berlangsungnya kemarau ini terjadi penurunan produksi gula kelapa.

“Penyadapan nira dari 39 pohon kelapa selama sehari semalam, yaitu sejak kemarin pagi sampai siang ini, menghasilkan 45 liter nira yang menghasilkan 8 kilogram gula kelapa,” ungkap perajin gula kelapa Desa Pandan Lor Kecamatan Klirong Kebumen, Wariyah,di rumahnya, Selasa (03/11/2015).

Menurut Wariyah, penurunan produksi nira pada kemarau tahun ini mencapai 50 % hingga 55 % dibandingkan musim penghujan lalu. Di musim penghujan lalu nira dari 39 pohon kelapa miliknya bisa mencapai 90 liter hingga 100 liter per hari. Dari 90 liter hingga 100 liter nira tersebut, dihasilkan gula sebanyak 16 kilogram hingga 17 kilogram.

“Selain musim kemarau, penurunan nira juga disebabkan oleh panasnya cuaca dan besarnya tiupan angin. Karena itu, tetesan nira akan keluar banyak pada saat suhu udara tak panas dan tiupan anginnya kecil,” jelas Wariyah.

Kelangkaan nira di musim kemarau ini menyebabkan harga gula kelapa di tingkat perajin naik tajam dibandingkan harga gula kelapa di musim penghujan. Saat ini, gula kelapa milik perajin dibeli oleh pedagang rata-rata Rp 12 ribu/kilogram. Sedangkan harga eceran gula kelapa di pasaran mencapai Rp 14 ribu/kilogram. (Dwi Dasih/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s