Jajanan Sekolah Pakai Borak

jajanan sd ilustrasi

KEBUMEN – Hampir di setiap sekolah ada beberapa pedagang makanan ringan seperti gorengan, cilok, dan siomay. Ada yang menjual dagangannya dengan berbagai macam sajian, di antaranya dengan menggoreng secara langsung di gerobaknya. Juga ada yang tinggal menambahkan kecap dan saos saja.

Beberapa dari kami (anak-anak Olimpiade IPA) bersama ibu guru pernah melakukan percobaan makanan yang mengandung bahan borak atau bahan lain yang seharusnya tidak dipakai untuk membuat makanan. Kami mengambil sampel dari seorang penjual siomay yang berjualan di depan sekolah kami.

Kami membeli siomay tersebut tanpa menggunakan saos, sambel maupun kecap. Siomay itu lalu ditetesi dengan cairan kunyit, tidak lama berubah warnanya yang semula putih agak kecoklatan menjadi merah agak tua. Jika suatu makanan ditetesi dengan cairan kunyit dan warnanya berubah menjadi merah, maka makanan tersebut mengandung borak.

Dari itu, kami siswa MTs Negeri 1 Kebumen memohon kepada pemerintah khususnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk lebih ketat lagi memeriksa jajanan yang dijual oleh para pedagang tersebut, setidaknya dua kali dalam satu tahun. Selain itu, para pedagang yang curang itu perlu ditindak karena membahayakan kesehatan kami. (suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Citizen Journalism:
Nurul Assyfa Qulbiati
MTs Negeri 1 Kebumen
Jl Tentara Pelajar 29 Kebumen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s