Warga Kebumen Tolak Amdal PT Semen Gombong

demo tambang semen

SEMARANG – Warga sekitar Kawasan Karst Gombong Selatan Kabupaten Kebumen melakukan demo di depan kantor Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/10). Mereka menolak pendirian pabrik PT Semen Gombong

Kedatangan mereka untuk mengawal dan meminta penjelasan terkait sidang amdal yang diajukan PT Semen Gombong yang merupakan anak perusahaan PT Medco Energi. Dalam demo tersebut mereka ditemui Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Agus Sriyono.

Ia mengatakan Badan Lingkungan Hidup tugasnya membuat komitmen yang berpihak kepada masyarakat. Dalam sidang Amdal tersebut mengerahkan 14 pakar dibidangnya dari akademisi universitas yang berisi enam profesor dan doktor yang masih memasuki tahapan verifikasi data.

“Jangan khawatir jika ada pabrik karena harus dikawal betul amdalnya dan apakah amdal kalau sudah jadi mesti jalan belum tentu contohnya amdalnya jadi tapi prakteknya Semen Pati tidak jalan,” katanya.

Ketua Persatuan Rakyat Penyelamatan Karts Gombong (Perpag), Samtilar mengatakan, kawasan yang akan ditambang menyimpan sekitar 200 gua bawah tanah dan 32 mata air. Sumber air itu, menurutnya, dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan dan pertanian bagi warga di 11 kecamatan di Kebumen.

“Kami meminta komisi Amdal dan Gubernur menolak permohonan perizinan, karena kawasan karst menopang kehidupan warga dan kelestarian alam di Kebumen,” ujarnya.

Di kawasan tersebut, imbuhnya, menyimpan banyak lorong air bawah tanah yang selama ini digunakan untuk kebutuhan pertanian dan kebutuhan hidup. “Dampak sosial penambangan seperti gangguan akibat suara dinamit yang digunakan untuk meledakkan karst menganggu warga. Selain itu, debu-debu di sekitar proyek juga menganggu kesehatan warga,” katanya.

Sementara itu Lapiyo Wakil Ketua Perpag mengatakan akan terus menolak apapun yang akan merusak lingkungan karena adanya pembangunan Semen Gombong akan merusak ekosistem yang ada.

“Jika pembangunan berjalan pasti mata air menjadi mati sehingga kami akan menolak apapun yang berkaitan dengan lingkungan terutama air,” jelasnya. (suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s