Tuna Netra Asal Kebumen Menangkan Kompetisi IT se-Asia Fasifik

difabel dyan

KEBUMEN – Lahir dengan ketidakmampuan melihat tidak membuat Pramuditaya Dyan Prabaswara (20) menyerah. Cita-citanya untuk menjadi seorang pakar Teknik Informatika tidak ia kandaskan begitu saja.

Bahkan, terbukti pemuda asal Kebumen ini berhasil menorehkan prestasi di kompetisi tingkat Asia Pasifik, Global IT Challenge for Youth with Disabilities (GITC) 2015 yang diadakan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Dalam ajang ini, Dyan, begitu ia biasa disapa, meraih 3 gelar sekaligus. Ia meraih medali di dalam kategori e-Tools dan e-Life Map. Bahkan yang paling hebat, Dyan berhasil dinobatkan sebagai Global IT Leader atas prestasinya sebagai juara di banyak kategori mengungguli peserta-peserta dari 15 negara yang ada.

Dyan yang didampingi Ibunya dalam malam penghargaan mengaku sangat bangga begitu mendengar namanya dipanggil sebagai juara umum GITC 2015.

“Tidak percaya sekaligus bangga karena saya berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Saya berharap dengan prestasi ini, teman-teman dengan disabilitas menjadi semakin percaya diri dan merasa mampu sehingga mereka bisa maju dan berkreasi sesuai dengan bakatnya,” papar Dyan dalam keterangan yang dikirim UMN kepada Kompas.com.

Selain itu, ke depannya ia juga berharap prestasinya dalam ajang GITC 2015 bisa menjadi batu loncatan untuk berkiprah di kancah Teknologi Informatika nasional dan internasional.

GITC 2015 merupakan ajang kompetisi keterampilan TI bagi remaja penyandang disabilitas tingkat Asia Pasifik yang diadakan sejak tahun 2011 dengan sponsor utama Korean Society for the Rehabilitation of Persons with Disabilities (KSRPD), organisasi nirlaba Korea yang memberikan perhatian pada pemenuhan kebutuhan penyandang disabilitas.

Tahun ini, penyelenggaraan GITC 2015 di Indonesia dilakukan di Universitas Multimedia Nusantara oleh KSRPD bekerja sama dengan Kementrian Komuikasi dan Informatika selaku co-host, dan didukung oleh YPAC Nasional.

Kompetisi ini dihadiri oleh 15 negara di Asia-Pasifik dengan jumlah peserta sekitar 250 orang. Ajang GITC sendiri akan berlangsung pada 26–30 Oktober 2015 di Universitas Multimedia Nusantara, Serpong. Kategori lomba pada kompetisi ini terbagi menjadi 2, yaitu Kategori Kelompok (meliputi lomba ¬e-Design Challenge dan e-Creative Challenge) serta Kategori Individual (meliputi lomba e-Life Map Challenge dan e-Tool Challenge). (KOMPAS.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s