Nasib Warga Kebumen, Iuran untuk Membeli Air

jual air

KARANGSAMBUNG – Kemarau berkepanjangan memaksa warga Dukuh Pencil, Ketapang, dan Karangmangu di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mereka yang membeli air bersih, warga yang tidak memiliki sarana transportasi untuk mengambil air bersih di Sungai Luk Ulo yang jaraknya sekitar 3 kilometer. Air bersih dibeli dari Suyitno (20) warga Dukuh Ketapang.

Ia satu-satunya penjual air bersih di Desa Totogan. Air bersih diambil dari belik yang dibuat di Sungai Luk Ulo, kemudian diantar sampai tujuan dengan memanfaatkan sepeda motor roda tiga miliknya sendiri.

“Saya hanya membantu warga tidak bisa mengambil air bersih sendiri,” ujar Suyitno yang sudah sekitar 4 bulan menjual air bersih, Kamis (29/10/2015).

Untuk ke Dukuh Pencil yang lokasinya paling tinggi di Desa Totogan, Suyitno menarik Rp 70.000. Biaya sebesar itu untuk ongkos angkut air bersih sebanyak 19-20 jeriken yang setiap jerikennya berisi 25-30 liter.

“Rp 70.000 biasanya ditanggung beberapa keluarga. Mereka iuran. Kalau jerikennya banyak, iurannya juga banyak,” terang Suyitno yang dalam sehari bisa sampai 5-6 kali mengambil air bersih di Sungai Luk Ulo.

Dalam sehari, satu keluarga bisa mengeluarkan Rp 20.000 untuk mendapatkan air bersih sebanyak 6-7 jeriken. “Terpaksa membeli. Kalau mengambil sendiri, sangat melelahkan, dan waktunya lama karena harus jalan kaki naik turun bukit. Lagi pula karena harus jalan, hanya bisa membawa satu jeriken,” tutur warga Dukuh Pencil. (Suk/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s