Syifa Hamama: Tanamkan Budaya Belajar

syifa ratih TV

KEBUMEN – Belakangan ini generasi muda cenderung mudah menyerah menghadapi tantangan. Padahal, menurut Syifa Hamama, asal mau belajar, banyak potensi dan peluang bisa diraih anak muda.

‘’Setiap bertemu para mahasiswa selalu saya tanamkan agar giat belajar dan menimba ilmu secara serius. Jangan menyerah dengan keadaan, karena tak ada yang sia-sia dengan ilmu,’’ tandas alumnus S-2 MAP Unsoed yang kini menjadi dosen IAINU Kebumen sekaligus presenter Ratih TV tersebut, kemarin.

Perempuan kelahiran Magelang 16 Februari 1986 itu mengaku, setamat dari Jurusan Komunikasi Unsoed Purwokerto pada 2009 dengan predikat cumalude, dia segera melanjutkan S-2 di almamaternya.

Di sela-sela itu ia mencoba mencari pengalaman bekerja di Ratih TV Kebumen. Bahkan, berkat bekerja di lembaga penyiaran publik lokal itu banyak hal menarik ia dapatkan. Anak kedua dari pasangan Budi Mulyono dan Ety Komariah yang juga seorang ustadzah itu juga mengaku, bisa menambah relasi serta jaringan dengan bekerja di Ratih TV.

Ia pun makin terkesan karena mengenal banyak kalangan saat ditugaskan di lapangan mencari berita atau liputan. ’’Ya, pokoknya banyak hal menarik seperti saat ke lapangan di lokasi yang terpencil kendaraan mogok atau bertemu berbagai kalangan, itu sesuatu banget,’’ tandas perempuan ramah itu.

Biro Kemahasiswaan

Kini kesibukan Syifa makin bertambah setelah tamat S-2 karena ia juga menjadi staf pengajar di IAINU Kebumen. Bahkan , dia dipercaya di Biro Kemahasiswaan serta mengampu beberapa mata kuliah, salah satunya adalah Komunikasi Pendidikan.

Tak heran bila setiap hari dia berkutat dengan kegiatan mengajar dan bersua dengan para mahasiswa. Di sisi lain, setiap mengajar dia selalu menamankan budaya belajar kepada para mahasiswa. Dia pun selalu memberi motivasi bahwa masih banyak anak muda yang tak beruntung, karena putus sekolah atau harus bekerja di usia muda.

Untuk itu kepada mahasiswa dia meminta agar memanfaatkan kesempatan menimba ilmu sebanyak mungkin agar kelak sukses. Perempuan yang hobi memasak itu juga terkesan satelah tamat S-2. Sebab banyak hikmah yang ia dapatkan dengan studi lanjut. Singkatnya, tidak akan sia-sia bersusah-susah belajar.

Ia pun memberi dorongan kepada mahasiswa untuk terus belajar sekaligus berdoa. ’’Tuhan pasti akan mendengar doa-doa anak muda yang benar-benar gigih berusaha meraih sukses di masa depan,’’tandas dia.(Komper Wardopo-42/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s