Calon TKI Belum Kompeten

TKI

KEBUMEN – Kompetensi calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dikirimkan ke luar negeri dinilai belum memenuhi standar negara tujuan. Untuk itu, calon TKI utamanya yang bekerja di sektor nonformal harus benar-benar disiapkan untuk mengoperasikan teknologi yang dipakai di negara-negara tujuan.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Amelia Anggraini saat mengunjungi perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) PT Sarimadu Jayanusa Kebumen, Kamis (22/10).

Menurut Amelia, meskipun cukup memadai untuk kategori di kabupaten, Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola PPTKIS tersebut masih belum sepenuhnya memenuhi persyaratan yang ada di negara tujuan. “Harusnya ada BLKLN lebih baik dengan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi.

Sebab di negara sana, teknologinya sudah sangat canggih. Cuci piring sudah memakai mesin, tetapi di sini masih belum ada mesin cuci piring,” ujar Amelia Anggraini kepada Suara Merdeka di sela-sela meninjau BLKN dan penampungan calon TKI.

Amelia menambahkan kasus banyak terjadi menimpa TKI di luar negeri disebabkan karena pelatihan yang diberikan sebelum pemberangkatan masih kurang, kemudian majikan tidak sabar, ditambah TKI sendiri tidak bisa menyesuaikan diri.

“Kasus-kasus tersebut bisa dihindari dengan membekali pengetahuan cukup mengoperasikan peralatan rumah tangga di negara tujuan,” tandas Amel, panggilan akrabnya.

Dia menilai BLKLN yang dikelola PT Sarimadu berada di kantor cabang tidak sesuai dengan Undangundang No 39 tahun 2004 yang mengatur BLKLN berada di kantor pusat.

“Pihak menejemen harus memikirkan itu, kemudian Dinas Tenaga Kerja harus meningkatkan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan PPTKIS agar sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Amelia didampingi sejumlah anggota DPRD Kebumen dari Fraksi Nasdem.

Sesuai Standar

Dalam kesempatan itu, Amelia juga meninjau tempat pelatihan para calon TKI termasuk tempat penampungan para calon TKI yang mengikuti pelatihan. Kesempatan itu dimanfaatkan politikus asal Partai Nasdem untuk berbicang dengan mereka.

Direktur PT Sarimadu Jayanusa, Dodi Suardi mengatakan, apa yang telah diberikan kepada calon TKI sesuai dengan standar yang dibutuhkan.

Saat ini pihaknya sedang melatih 200 calon TKI yang akan diberangkatkan ke sejumlah negara seperti Hong Kong, Taiwan, Malaysia dan Singapura. Selain dari Kebumen, para calon TKI berasal dari sejumlah daerah yakni Cilacap, Purworejo dan Wonosobo.

“Para calon TKI mengikuti pelatihan 600 jam termasuk pelatihan bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Mandarin,” ujar Dodi didampingi Wakil Kepala Cabang Usman Mahmud.

Pihaknya juga menyeleksi secara ketat calon TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri. PT Sarimadu berpusat di Kendal dengan cabang di Cilacap, Kebumen dan Wonosobo dalam sebulan mengirimkan sekitar 80 TKI ke luar negeri. (J19-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s