Kekeringan di Jateng Selatan Meluas, Udara Panas Dirasakan

Ilustrasi kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (Photo: Antara)

Ilustrasi kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (Photo: Antara)

KEBUMEN – Udara panas siang hari dirasakan oleh warga Kabupaten Kebumen lebih panas dalam beberapa terakhir. Dari laman Badan Metoerologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) menunjukan suhu udara di Kebumen maksimal 33 derajat celsius.

Suhu tersebut mengalami kenaikan 2 derajat celcius dari sebelumnya yakni 31 derajat celcius. Namun demikian suhu udara tersebut masih normal di musim kemarau seperti saat ini.

Sementara itu kekeringan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan semakin meluas, kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo dilansir dari laman antaranews.com.

“Dari pantauan kami, wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem semakin meluas. Ini karena beberapa wilayah yang sebelumnya masuk kategori kemarau sangat panjang, kini menjadi kekeringan ekstrem,” katanya, Selasa.

Menurut dia, suatu wilayah masuk kategori kekeringan ekstrem jika lebih dari 60 hari tidak ada hujan, sedangkan kemarau sangat panjang jika dalam kurun 31-60 hari tidak ada hujan.

Bahkan, kata dia, ada beberapa wilayah yang telah lebih dari 90 hari tidak ada hujan, antara lain daerah-daerah di pesisir selatan Cilacap, wilayah barat Cilacap, sebagian Kabupaten Banyumas, Kebumen, dan Purworejo.

Selain itu, lanjut dia, kebakaran hutan juga banyak terjadi. Di Kabupaten baru-baru ini terjadi di kawasan hutan perbukitan Endrakila Desa/Kecamatan Ayah. Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut disebabkan pengaruh fenomena “El Nino” di wilayah Jateng selatan masih kuat.

“Kami prakirakan awal musim hujan di wilayah Kebumen diprakirakan pada dasarian kedua bulan November, ” katanya.

Dia mengakui bahwa tanda-tanda akan datangnya musim hujan sebenarnya mulai terlihat dan dapat dirasakan, antara lain adanya pembentukan awan hujan dan hawa terasa panas meski suhu udara normal. (ant/ Rini /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s