Gagal Mencuri, Warga Kebumen Aniaya Pemilik Rumah

pencuri merden

PURWOREJO – End (21) warga Desa Merden Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen, kalap setelah gagal mencuri di rumah Sukino penduduk RT 01 RW 01 Kebonsari Kecamatan Purwodadi Purworejo. Pencuri ini menganiaya pemilik rumah dengan sabit ketika Sukino berusaha mengamankan pelaku dan berteriak minta tolong warga.

Peristiwa yang terjadi siang hari itu bermula ketika tersangka End dan rekannya berinisial In (DPO), berboncengan sepeda motor dari Kebumen ke Purworejo untuk mencari rumah yang bisa dicuri. Sampai di Kebonsari, tersangka End turun dan mengetuk rumah korban.

“Pelaku lain yang masih dalampencarian, tetap berada di sepeda motor. Sementara End mengetuk dan tidak ada jawaban, ia mencongkel pintu dan masuk rumah,” kata AKP Lasiyem Kasubag Humas Polres Purworejo, mewakili Kapolres AKBP Th Arsida Septiana, menjawab pertanyaan KRjogja.com, Kamis (15/10/2015).

Korban memergoki pelaku berada dalam rumah, kemudian menegur. Pelaku mengatakan berniat mencuri dan meminta maaf kepada korban, lalu pamit. Korban menahan pelaku sambil berteriak meminta tolong.

Pelaku kalut dan mengambil sabit di dekatnya, kemudian melukai Sukino beberapa kali. Sukino terluka pada tangan, punggung dan telinga, terpaksa melepaskan tersangka yang akhirnya melarikan diri. “Namun warga sudah berkumpul di halaman rumah korban, sehingga pelaku bisa diamankan. Sementara pelaku lain bisa melarikan diri,” terangnya.

Petugas Polsek Purwodadi menyidik kasus tersebut dan mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui. Polisi mengamankan linggis dan sabit yang digunakan mencongkel pintu serta menganiaya korban. “Terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman enam tahun penjara dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan pidana lima tahun penjara,” tegasnya.

Sementara tersangka End mengaku mencuri karea butuh uang untuk biaya persalinan istrinya. End baru pulang bekerja di Kalimantan, namun kehabisan uang sehingga timbul niat mencuri bersama In. “Saya jalan dari Padureso ke Kemiri untuk beli linggis, lalu keliling Purworejo mencari sasaran,” ucapnya.

End menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada korban Sukino yang sudah dilukai. “Saya kapok dan minta maaf, sekarang harus dipenjara dan entah bagaimana nasib istri yang sedang hamil sembilan bulan dan mau melahirkan,” ujarnya.(Jas/ KRjogja.com)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s