Serangan Ulat Bikin Pusing Warga Kelurahan Kembaran

hama kelapa

KEBUMEN – Warga Kelurahan Kembaran, Kecamatan Kebumen khususnya di RT 01 RW 01 dipusingkan dengan “kehadiran” ulat yang menyerang pohon kelapa di wilayah setempat. Selain membuat puluhan pohon kelapa mati, ulat juga mulai menyerang warga yang dibuat gatal-gatal.

Siti Kodriyah (69), salah satu warga mengatakan, serangan ulat membuat daun layu, mengering dan lambat laun membuat pohon kelapa mati. Tak hanya pohon yang sudah besar, pohon kelapa yang masih muda tak luput dari serangan ulat yang belum diketahui asal dan jenisnya tersebut.

“Selama saya punya pohon kelapa baru kali ini saya mengalami hal seperti ini,” kata Siti ditemui di rumahnya, (12/10/2015).

Siti yang memiliki puluhan pohon kelapa di kebun belakang rumah itu mengaku tak tahu persis kapan persisnya ulat menyerang. Seingatnya, serangan itu sudah dirasakan sejak beberapa bulan terakhir. “Seingat saya sejak musim kemarau. Sejak saat itu, pohon kelapa saya mulai pada mati, ” imbuhnya.

Tak hanya membuat pohon kelapa layu dan mengering dan mati, ulat juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga. Sebab, sejumlah warga mengaku gatal-gatal akibat serangan ulat. Saefudin (32), warga lain mengatakan, sejumlah warga sudah gata-gatal bila berada di dekat pohon kelapa, utamanya ketika angin bertiup kencang.

“Yang mengkhawatirkan, warga yang berada di sekitar pohon kelapa akan merasa gatal-gatal. Kemungkinan angin menerbangkan bulu ulat yang kemudian menempel di kulit dan membuat gatal, ” ujarnya.

Sejumlah warga lain mengaku, ulat membuat tubuh terasa gatal luar biasa. Kondisi itu juga membuat warga memilih jauh-jauh dari lokasi kebun kelapa bila tak ingin terkena serangan ulat. “Saya sudah gak berani ke kebun belakang takut kena ulat. Jadinya, pekarangan juga jarang saya bersihkan daripada gatal-gatal,” imbuh Siti Qodriyah.

Yang mengherankan, serangan ulat itu hanya dijumpai pada pohon kelapa. Itupun hanya pohon kelapa milik Siti Qodriyah dan pohon kelapa di sekitar tempat pemakaman umum Makbarotul Mukminin di RT 01 RW 01.

Sementara, sejumlah pohon lain yang berada di dekat pohon kelapa belum terlihat ada tanda-tanda terkena serangan ulat. Saefudin sendiri mengaku belum pernah melihat ulat secara kasat mata. Begitupun saat bersama wartawan koran ini mencari, ulat tak kunjung ditemukan.

Hanya, pantauan koran ini, sejumlah pohon yang terkena ulat terdapat kepompong nyaris di setiap helai pohon kelapa. Beberapa bahkan sudah terlihat dalam bentuk larva ulat. “Kemungkinan ulatnya sejenis dengan ulat serit (ulat berbulu). Alhamdulillah, sampai saat ini pohon kelapa milik saya aman dari serangan ulat. ,” kata Saefudin.

Warga berharap, dinas instansi terkait dapat memberi sosialiasi kepada warga tentang jenis dan bagaimana mengatasi serangan ulat. Sebab dikhawatirkan serangan ulat itu akan meluas dan tidak sekedar membuat pohon kelapa di wilayah itu mati namun yang lebih penting agar tidak menyerang warga. (cah/ kebumenekspres.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s