Bappeda Inventarisasi Kota Pusaka

lorong benteng

KEBUMEN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menginventarisasi kota pusaka di Kebumen. Inventarisasi tersebut dilakukan melalui pertemuan membahas penyusunan dokumen perencanaan program penataan dan pelestarian Kota Pusaka Kebumen di ruang Bappeda, Rabu (7/6).

Pertemuan tersebut dipimpin Kabid Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Joni Hernawan didampingi Konsultan dari Jogja Haritage Society (JHS) Wahyu Utami. Dari wilayah timur hingga barat diinventarisasi sejumlah kawasan dianggap layak dijadikan sebagai Kota Pusaka di kabupaten berslogan Beriman ini.

Di Prembun terdapat pasar tradisional bengkuang, stasiun Kereta Api (KA) dan eks pabrik gula. Kutowinangun terdapat Bulupitu yang terdapat kisah melegenda Dewi Nawang Wulan dan Joko Sangkrib.

Untuk Kecamatan Kebumen sendiri yakni Alun-alun dan Sokka dengan gentengnya, serta kawasan Panjer yang meliputi stasiun KA, Makodim 0709/ Kebumen, eks pabrik Mexolie dan RSUD Kebumen.

Selain itu terdapat kawasan Somalangu Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. Di mana tempat tersebut dianggap tertua mengingat Syeh Abdul Kahfi, pendiri Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu mulai membangun perguruan sejak 1448 dan masih lestari hingga sekarang.

Inventarisasi juga mencatat makam Syeh Baribin di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar. Hadir Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Disparbud Kebumen Agus Riyanto, Kabid Penyusunan dan Penganggaran Program Bappeda M Arifin, serta sejumlah sejarawan Kebumen.

Tetap Orisinil

Menurut Joni, kegiatan tersebut merupakan rencana aksi penataan kawasan Kota Pusaka di Kebumen. Diharapkan keberadaannya nanti bisa dimanfaarkan baik masa sekarang maupun ke depan dengan tetap mempertahankan kekunoannya.

“Dan arahnya pada pertumbuhan perekonomian kota,” kata Joni.

Konsep pengembangannya, lanjut dia akan diprioritaskan dan dikerucutkan terlebih dulu dari sekian kawasan yang diinventarisasi. Diharapkan kawasan kota pusaka yang diprioritaskan itu tetap orisinil, memiliki manfaat, dan mengangkat perekonomian wilayah setempat.

Untuk kawasan eks pabrik es dan pabrik minyak di Karanganyar tidak masuk dalam inventarisasi tersebut. Sedangkan di Gombong terdapat kawasan Pecinan serta Benteng Van Der Wijck, DKT dan Secata Gombong. Karangsambung terdapat Cagar Alam Nasional Geologi, di Kecamatan Rowokele terdapat stasiun KA dan Terowongan Ijo. (K5-52/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s