Dampak Penambangan Pasir, Patok RMJ JJLS Mulai Bergeser

RMJ

PETANAHAN – Pengerukan pasir di atas lahan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, berimbas pada bergesernya Patok Ruang Milik Jalan (RMJ). Aparat desa setempat mengingatkan warga agar tidak mengambili pasir di sepanjang JJLS, sehingga kerusakan lebih parah tidak terjadi.

Pengerukan pasir dalam skala besar dilakukan di lahan JJLS yang melintasi Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, sejak sebulan terakhir. Informasi yang berhasil dihimpun, pasir-pasir tersebut dikeruk secara manual menggunakan sekop dan diangkut dengan truk. Nantinya, pasir akan menjadi campuran bahan pembuatan genteng.

Padahal pembangunan jalan nasional di selatan Jawa tersebut sudah mulai dilakukan dari arah barat Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, yang sebentar lagi akan masuk Desa Tegalretno.

Sekretaris Desa Tegalretno, Romeli mengakui, pasir tanah di lahan JJLS diambili warga. Pengerukan pasir tersebut dilakukan di dua titik di desa tersebut, yaitu berada di wilayah RW 3 dan RW 4.

“Bahkan ngambilnya itu mepet sampai tanah warga. Yang mengambil pas mepet, lahan sebelah akhirnya ambruk. Sehingga inilah yang mengakibatkan banyak patok RMJ yang bergeser. Badan jalan ambruk kan repot dan patoknya tidak sesuai dengan aslinya,” kata Romeli, di kantor desa setempat, Rabu (7/10).

Pemerintah desa setempat langsung melarang warga mengambili pasir. Terlebih lahan tersebut sudah menjadi milik pemerintah, karena sudah ada ganti rugi. “Kami sudah menghimbau masyarakat agar lahan itu tidak digali pasirnya,” ujarnya.

Pemerintah desa setempat juga sampai memasang papan larangan penggalian pasir di lahan JJLS. “Sesuai dengan instruksi dari Camat Petanahan, kami sudah memasang papan larangan,” ujarnya.

Persoalan tersebut juga langsung menjadi perhatian Muspika Petanahan. Para pemegang otoritas di Kecamatan Petanahan itu pun langsung mengecek ke lokasi penggalian dan meminta masyarakat agar menghentikan penggalian pasir. Penggalian pasir di tanah JJLS di Tegalretno itu akhirnya dihentikan. Namun imbas dari penggalian tersebut, patok batas RMJ itu banyak yang berubah.(ori/ Radar Banyumas /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s