Petambang Pasir Tetap Pakai Cara Manual

penambang pasir manual

BULUSPESANTREN – Penambangan pasir sungai di kawasan pesisir Kebumen lebih bersifat ramah lingkungan, karena penambangnya mempertahankan cara manual dalam menambang agar tak terjadi kerusakan alam sekitarnya.

“Kami masih terhitung fanatik mempertahankan cara manual ini. Padahal penambangan di sini sudah berjalan 15 tahun lamanya. Terbukti, saat ada penambang pasir kawasan pegunungan yang mencoba peruntungan menambang dengan mesin penyedot di sini, kami segera memprotes agar dia seperti menghentikannya dan pergi dari kawasan ini,” ungkap Sarno, salah seorang penambang pasir sungai kawasan pesisir di alur Sungai Luk Ulo Desa Ayam Putih Kecamatan Buluspesantren Kebumen, Senin (05/10/2015).

Menurut Sarno, pasir sungai merupakan salah satu andalan warga setempat mendapatkan penghasilan, sehingga sebisa mungkin dijaga dari kerusakan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan cara manual dalam menambang.

Sedangkan Rasmudi, rekan Sarno, menambahkan bahwa kandungan pasir di sungai kawasan pesisir tergolong tinggi karena air sungai yang datang dari hulu mengandung butiran-butiran tanah dan pasir cukup tinggi. “Jadi jangan heran bila kandungan pasir di sini seolah-olah tak pernah habis walau ditambang terus,” ujar Rasmudi. (Dwi/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s