Galur Sapi PO Kebumen Ditetapkan dan Dilindungi

Sapi Birowo bernomor 35 milik Daryono peserta dari Kebumen berhasil keluar sebagai juara pertama kategori pejantan peranakan ongole (PO) dalam kontes sapi di Klaten, Sabtu (22/11). (Photo: Suara Merdeka)

Sapi Birowo bernomor 35 milik Daryono peserta dari Kebumen berhasil keluar sebagai juara pertama kategori pejantan peranakan ongole (PO) dalam kontes sapi di Klaten, Sabtu (22/11). (Photo: Suara Merdeka)

CIAMIS – Untuk melindungi sumber daya genetik ternak Indonesia dan memberikan perlindungan hukum terhadap kepemilikan galur ternak, tahun ini Pemprov Jateng menerima Keputusan Menteri Pertanian RI tentang Penetapan Galur Sapi Peranakan Ongole (PO) Kebumen.

Selain itu, menetapkan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Banjarnegara sebagai sumber bibit Kambing Peranakan Etawa (PE). Menteri Pertanian juga menetapkan Kabupaten Wonosobo sebagai sumber bibit Domba Batur.

Demikian dikemukakan oleh Agus Wariyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng usai menerima empat Keputusan Menteri Pertanian yang diserahkan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Prof Dr Ir Muladno MSA di Gedung Tanjung Mulya, Desa Sindang Mukti, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jabar, akhir pekan lalu.

Menurut Agus, penetapan galur sapi PO Kebumen berarti secara yuridis telah diakui pemerintah bahwa jenis sapi tersebut merupakan salah satu sumber daya genetik yang potensial untuk pengembangan sapi PO.

Sepuluh Penetapan

Dalam meningkatkan produksi dan produktivitas ternak ruminansia kecil (kambing dan domba), lanjut dia, sumber bibit yang layak digunakan untuk pembudidayaan kambing PE adalah dari wilayah Kabupaten Banyumas dan Banjarnegara. Untuk Domba Batur, sumber wilayah bibitnya ada di Kabupaten Wonosobo.

Berkaitan dengan sumber daya genetik hewan, ujar Agus, sebelumnya Jateng telah memperoleh 10 penetapan dari Menteri Pertanian tentang Rumpun Sapi PO, Rumpun Sapi Jawa Brebes (Jabres), Rumpun Kambing Kacang, Rumpun Kambing PE, Galur Kambing Kaligesing, Rumpun Domba Wonosobo (Dombos), Rumpun Domba Batur, Rumpun Itik Tegal, Rumpun Itik Magelang, dan Rumpun Ayam Kedu (Cemani).

Sebagai salah satu sentra pengembangan peternakan, data 2014 menunjukkan populasi sapi potong di Jateng 1.592.638 ekor, kambing 3.957.917 ekor, dan domba 2.395.671 ekor.

‘’Dengan demikian, untuk meningkatkan produktivitas, peternak tidak lagi perlu ragu. Bibit dari masing-masing daerah tersebut berkemampuan genetik tinggi, dan menghasilkan produksi untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di Jateng dan sekitarnya,” tandas dia.(bn-29/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s