2.500 Bakau Ditanam di Pantai Logending

mangrove

AYAH – Sedikitnya 2.500 tanaman bakau jenis Lisokora ditanam di muara Sungai Bodo, Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen, kemarin. Penanaman dilakukan oleh 203 orang dari berbagai elemen meliputi TNI AD, TNI AL, POLRI, Basarnas, Tagana, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Polmaswas, FKPPI, serta pelajar.

Tampak Kepala Staf Kodim 0709/Kebumen Mayor Arh Soeparjo yang mewakili Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Putra Wudya Winaya, Kaminvetcat Mayor Inf Sugito, Asisten II Sekda Kebumen Tri Haryono dan sejumlah pejabat Pemkab Kebumen, TNI AL dan organisasi pendukung.

Kegiatan diawali dengan upacara denga Inspektur Upacara Kasdim 0709 Mayor Arh E Soeparjo dan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis oleh irup kepada perwakilan tiap-tiap instansi yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka memeringati HUT TNI ke-70 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-65,” ujar Koordinator Penanaman Pohon Bakau Kapten Inf Bambang Muldianto dididampingi Wakil Koordinator Kapten Czi Saliyo.

Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya SH dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, dengan bertambah usia, TNI semakin meningkat pula profesionalitas kinerjanya. Sekaligus kepeduliannya pada kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya di wilayah Kebumen.

“Sekiranya masih membutuhkan bantuan dan uluran tangan, termasuk peran sertanya dalam menjaga kelestarian lingkungan, seperti penanaman bakau yang kita lakukan saat ini,” ujarnya.

Tiga Fungsi

Menurut Dandim, pohon bakau memiliki banyak manfaat minimal tiga fungsi utama yakni fisik, biologi dan ekonomi. Fungsi fisik, antara lain sebagai peredam gelombang, angin dan badai, pelindung dari abrasi, penahan lumpur dan perangkap sedimen, menjaga agaris pantai agar tetap stabil serta mengolah bahan limbah.

Fungsi biologi, antara lain sebagai pemasok larva ikan, udang dan biota laut lainnya, karena merupakan habitat alam dibagi berbagai jenis biota dan juga sebagai daerah asuhan (nursey grounds), daerah mencari makanan (feeding grounds) dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang dan biota laut lainnya.

Sedangkan fungsi ekonomi yang potensial adalah sebagai tempat pariwisata atau rekreasi, bahan baku aneka jenis makanan, penghasil kayu, bahan baku arang dan lain sebagainya. “Apabila dioptimalkan dapat bermanfaat untuk dijadikan sebagai tempat penelitian dan pendidikan,” ujarnya. (Supriyanto/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s