Gerindra Tak Solid Dukung Fuad-Yazid

pendukung khayub

KEBUMEN – Setelah politisi muda Partai Nasdem Novi Wahyuningsih, menyatakan dukungannya terhadap pasangan Khayub M Lutfi-Akhmad Bakhrun, kali ini giliran adik kandung Anggota DPR RI Partai Gerindra, Darhadi, yang secara terang-terangan mendukung pasangan calon dari PKS, Nasdem, dan Golkar itu.

Padahal, sebagai Ketua DPC Gerindra Kebumen, Darori Wonodipuro, mengusung pasangan M Yahya Fuad-KH Fuad Yazidz pada Pilbup Kebumen 9 Desember 2015 mendatang. Sementara Darhadi merupakan salah satu tim pemenangan yang berhasil mengantarkan Darori Wonodipuro menjadi anggota DPR RI melalui Pemilu Legislatif 2014 lalu.

Sehingga massa pendukung Darori adalah pendukung Darhadi. Bisa jadi, dengan dukungan penuh Darhadi terhadap Khayub-Bakhrun akan membuat suara pendukung Darori tidak solid mendukung pasangan Fuad-Yazid. Tak hanya itu, relawan Darori dari Mirit, H Mino, juga terang-terangan tidak mendukung pasangan yang diusung Darori.

“Sejak awal sebelum mendaftar, saya memang sudah mendukung pak Khayub untuk jadi bupati. Ini sudah jadi komitmen saya,” kata Darhadi, di Petanahan,

Darhadi mengaku sudah meminta izin kepada kakaknya, Darori, jauh-jauh hari. Ia akan mendukung Khayub menjadi calon bupati, jika kakaknya tidak mencalonkan diri. “Setelah saya jelaskan, Pak Darori nggak masalah dengan keputusan saya ini,” ujarnya.

Dikonfirmasi, Darori Wonodipuro, mengaku tidak mempermasalahkan adik kandungnya mendukung pasangan calon bupati lain. Ia menghargai keputusan mantan tim suksesnya itu, berbeda pendapat. Terlebih, Darori bukan kader dari Partai Gerindra.

“Saya tidak memaksa adik saya harus ikut saya, dia mau ikut yang sana ya silahkan,” tutur Anggota Komisi IV DPR RI itu kepada Kebumen Ekspres, Selasa (22/9).

Termasuk, relawannya asal Mirit H Mino. Darori juga beralasan, karena H Mino bukan kader Partai Gerindra, pihaknya tidak berhak memaksa untuk mendukung pasangan Fuad-Yazid. “Saya tegaskan, bagi pendukung saya yang bukan kader saya tidak bisa memaksa. Tetapi bagi kader Gerindra, yang memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota), wajib hukumnya mendukung sesuai yang diusung partai,” tegasnya.

Ia melanjutkan, jika ada kader Partai Gerindra, yang ketahuan mendukung pasangan lain, maka kader tersebut akan diberikan sanksi tegas. Termasuk jika ada anggota DPRD yang membelot mendukungan pasangan yang tidak didukung oleh Gerindra, maka anggota tersebut akan dipecat dari keanggotaannya di Gerindra.

“Jadi tidak ada alasan apapun dari kader Gerindra untuk tidak mendukung Fuad-Yazid,” ucap Ketua Tim Pemenangan Fuad-Yazid ini.

Sedangkan, terkait politisi Nasdem Novi Wahyuningsih, yang sebelumnya mendukung pasangan Fuad-Yazid, namun telah berbalik mendukung Khayub-Bakhrun. Darori menanggapi dengan santai, menurutnya sudah menjadi keharusan bagi kader mendukung pasangan calon yang diusung oleh partainya.

“Nggak masalah, itu memang sudah kewajiban kader untuk mendukung calon sesuai garis partainya,” imbuhnya. Meski sejumlah relawannya, mendukung Khayub-Bakhrun, Darori meyakini tidak akan menggerus perolehan suara untuk pasangan yang diusung oleh Gerindra, Demokrat, PAN, dan PPP.(ori/ Radar Banyumas /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s