Warga Dihimbau Tak Usik Buaya di Muara Sungai Bodo

sungai bodo

AYAH – Beberapa ekor buaya kerap terlihat di sekitar muara Sungai Bodo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Buaya yang sering muncul saat air surut, memiliki moncong panjang. Kemunculan buaya sering terlihat oleh warga sekitar dan pemancing yang biasa memancing di Sungai Bodo.

Buaya terbesar yang pernah terlihat, seukuran tubuh manusia dewasa. “Kalau airnya surut, buayanya pasti naik ke permukaan untuk berjemur. Saya kerap melihat dua ekor. Tetapi ada yang pernah melihat empat ekor,” terang Darno (32) warga Ayah.

Sedangkan keterangan Anto (35) pemancing yang ditemui di sebelah selatan SMAN Ayah, biasanya buaya mendarat pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Lokasi kemunculan buaya berpindah-pindah. Kadang di sebelah barat sungai, kadang di sebelah timur sungai.

“Memang tidak setiap hari muncul. Namun ketika saya mancing, hampir selalu melihat buaya,” ujar Anto.

Penggiat lingkungan, Sukamsi, berharap masyarakat tidak mengusik buaya di Sungai Bodo. Keberadaan buaya menurutnya, akan dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah yang ada di Cilacap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengusik. Apalagi kami dengar ada yang akan menangkap buaya dengan cara ditembak,” ungkap Sukamsi yang giat menanam bakau di muara dan aliran Sungai Bodo bersama kelompok ‘Pantai Selatan’ (Pansela). (Suk/ KRjogja.com /LintasKebumen¬©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s