Petani Berburu Kompos Ayam

kompos

BULUSPESANTREN – Para petani di kawasan pesisir Kebumen mulai memburu kompos/pupuk kandang berbahan dasar kotoran ayam. Kompos yang terdiri dari campuran kotoran ayam pedaging dan petelur tersebut dimanfaatkan untuk memupuk tanaman padi tadah hujan, sayur, buah dan palawija.

“Pada saat musim tanam kami sering tak kebagian kompos kotoran sapi, akhirnya kami mencoba menggunakan kotoran ayam yang kami campur dengan sekam padi. Ternyata hasilnya bagus, tak kalah dengan kompos dari kotoran sapi,” ungkap Suyitno, petani palawija Desa Ayam Putih Kecamatan Buluspesantren Kebumen saat membeli kompos kotoran ayam milik tetangganya, Selasa (15/09/2015).

Kian banyaknya petani pesisir Kebumen yang kini menggunakan kompos kotoran ayam saat musim tanam dimanfaatkan dengan baik oleh para peternak ayam pedaging dan petelur di Kebumen. Saat masa pemeliharaan ayam mereka, di bawah kandang ayam mereka taruh butiran-butiran sekam padi dalam jumlah banyak.

“Dengan cara seperti itu, kotoran ayam yang terjatuh dari kandang bisa langsung tercampur dengan sekam tersebut. Petani yang ingin membeli kompos pun bisa langsung mengambilnya dari tempat itu,’ ujar Darsono, peternak ayam pedaging di Ayam Putih yang menjual komposnya Rp 8 ribu/karung. (Dwi/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s