Hasil Tangkapan Nelayan Meningkat

udang

AYAH – Para nelayan di pesisir selatan Kecamatan Ayah, Kebumen mulai meninggalkan musim paceklik ikan. Meski belum benar-benar menikmati panen ikan, hasil tangkapan para nelayan sedikit mengalami peningkatan. Bahkan, sebagian nelayan sudah ada yang panen tangkapan udang. Kendati jumlahnya belum banyak, harga udang jerbung yang tinggi membuat nelayan berseri-seri.

Sejumlah nelayan menyebutkan, harga udang jerbung ukuran besar, yakni 1 kg berisi 23 ekor mencapai Rp 180.000/kg. Sedangkan untuk ukuran sedang, yakni 1 kg berisi 40 ekor mencapai Rp 110.000/kg. Sementara untuk udang jenis krosok di tingkat lelang hanya laku Rp 21.500/kg.

”Sejak dari awal bulan harganya relatif tinggi. Hal itu disebabkan permintaan udang lumayan tinggi,” kata Sariyo (47), nelayan setempat kepada Suara Merdeka, kemarin.

Menurut Sariyo, udang merupakan salah satu primadona yang dicari nelayan yang berlabuh di Pantai Pedalen. Sebab nilai ekonomi yang diperoleh nelayan cukup tinggi.

”Kalau untuk nyarinya agak ke pinggir pantai. Udangnya juga tidak sampai kekurangan,” ujarnya.

ak hanya udang, ikan layur di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Argopeni, Kecamatan Ayah harganya mencapai Rp 65.000/kg. Para nelayan juga mendapatkan tangkapan ikan tombol namun harganya relatif murah Rp 13.500/kg.

Gelombang Tinggi

Samijan, petugas lelang di TPI Argopeni menambahkan, meski sudah mengalami kenaikan, tetapi nelayan masih banyak yang belum turun melaut. Di Pantai Pedalen setidaknya terdapat 300 perahu nelayan, tetapi hanya 30 perahu yang pergi melaut.

”Hal itu disebabkan selain gelombang yang masih tinggu, masih belum banyak tangkapan ikan setiap harinya,” ujarnya menyebutkan setiap perahunya rata-rata berhasil membawa tangkapan 40 kg tangkapan baik ikan maupun udang.

Merujuk data produksi di TPI Argopeni, selama 2015 ini tangkapan terendah nelayan terjadi pada bulan Mei dan Juni. Bulan Juni tangkapan ikan anjlok di kisaran 5.017,65 kg dengan nilai produksi atau raman Rp 211.381.600.

Sedangkan bulan Mei produksi 5.885,70 kg dengan raman Rp 373.915.100. Bulan Juli tangkapan naik menjadi 31.641,25 kg dengan raman Rp 738.703.100. Sedangkan bulan Agustus produksi bahari kembali turun menjadi 28.338,55 kg dengan raman Rp 66.138.100. (J19-32/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s