Polisi Pusing Tangani Bentrokan di Urut Sewu

polisi TNI

KEBUMEN – Kepala Kepolisian Resor Kebumen Ajun Komisaris Besar Faizal sudah meminta pemerintah Kebumen untuk segera menyelesaikan akar konflik tanah di kawasan Urut Sewu Kebumen. Penyelesaian masalah diminta untuk diselesaikan di tingkat pemerintah pusat.

“Saya pusing dengan kejadian ini. Kalau akar masalahnya tidak segera diselesaikan, bentrokan akan terus terjadi,” kata Faizal, Minggu (23/8/2015).

Bentrokan antara TNI dan petani kembali terjadi di Desa Wiromartan Kecamatan Mirit, Sabtu pagi. Belasan petani mengalami luka parah karena digebuk tentara bersenjata lengkap.

Dia mengatakan sudah mendapat instruksi dari Kapolda Jawa Tengah untuk mengambil langkah antisipasi agar bentrokan tak terulang. Kapolda, katanya, meminta agar masyarakat tak melakukan tindakan anarkis. Selain itu TNI juga diminta untuk tidak melakukan tindakan kekerasan.

“Polisi yang jaga juga jangan pakai kekerasan,” katanya.

Menurut Faizal, polisi dalam posisi dilema. Aksi protes masyarakat dilakukan di fasilitas TNI. Saat aksi masyarakat menghadang pemagaran lahan oleh TNI, kata dia, polisi juga melakukan penjagaan, tapi di luar. Mereka diminta berjaga di luar karena TNI sudah menyiapkan pasukan sendiri.

Menurut dia, konflik yang mulai memanas tahun 2010 itu, harus segera diselesaikan. Badan Pertanahan Nasional, kata dia, juga harus segera diselesaikan. “Bagaimana agar petani bisa bertani dan TNI bisa latihan. Saling menjaga diri,” katanya.

Sekretaris Daerah Kebumen, Adi Pandoyo mengaku menyayangkan kejadian itu. “Kalau bisa menahan diri, kejadian itu tidak akan terjadi,” katanya. (kabar24.bisnis.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s