Bendung Kedungsamak Kering, Jadi Sarana Penyeberangan

bendung kedungsamak

PEJAGOAN – Musim kemarau membuat Bendung Kedungsamak menjadi sarana penyeberangan. Warga begitu mudah melintasi Sungai Luk Ulo melalui dasar bendung yang tidak lagi tergenang air. Ujung barat Bendung Kedungsamak berada di Desa Kebagoran, Kecamatan Pejagoan. Sedangkan ujung timur berada di Desa Kemangguhan Kecamatan Alian.

Menyeberangi Sungai Luk Ulo melalui Bendung Kedungsamak, mempersingkat jarak bagi warga Alian yang hendak ke wilayah Pejagoan bagian utara. Demikian pula sebaliknya. Warga yang menyeberang, tidak hanya yang berjalan kaki, namun tidak sedikit yang menggunakan sepeda atau sepeda motor.

“Menyeberang Bendung Kedangsamak, mempersingkat jarak karena jika melalui Jembatan Tembana, harus memutar jauh melalui Kota Kebumen,” ujar Mahmud (46) warga Kebagoran ketika hendak ke rumah familinya di Kemangguhan, Jumat (21/8/2015).

Bendung Kedungsamak merupakan bangunan pengambilan air (intake) Sungai Luk Ulo. Bendung tersebut dibangun untuk mengatasi masalah air pada lahan sawah seluas 8.900 hektar di wilayah Kecamatan Pejagoan, Klirong, Petanahan, Puring dan Adimulyo. (Suk/ KRjogja.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s