Dewan Minta Regrouping Dikaji Ulang

SDN 1 Bonosari

SDN 1 Bonosari

SEMPOR – Kebijakan regrouping sekolah atau penggabungan sekolah di SDN 3 Bonosari, Kecamatan Sempor mendapat sorotan dari DPRD Kebumen. Anggota Komisi A DPRD Kebumen Suhartono meminta agar kebijakan tersebut dikaji ulang.

“Jangan hanya karena siswanya sedikit lantas anak-anak dikorbankan,” tegasnya saat meninjau langsung kondisi SD Negeri 3 Bonosari, kemarin.

Lebih jauh, soal permintaan warga agar tidak semua siswa dipindahkan ke SD lain menurut Suhartono untuk segera direalisasikan Pemkab Kebumen.

“Sambil mencari solusi terbaik, saya kira dapat memberdayakan GTT untuk mengajar disana. Juga sementara tidak butuh guru banyak, karena masih dapat merangkap. Yang penting jangan sampai anak-anak nggak belajar,” kata dia.

Sebaiknya, pria berkacamata itu, kebijakan regrouping tidak semata didasarkan pada jumlah siswa. Tetapi letak geografis juga penting dipertimbangkan. “Saya sepakat adanya regrouping untuk efisiensi. Tapi untuk wilayah kota yang memang aksesnya mudah,” tandasnya.

Jumlah siswanya sendiri di SD Negeri 3 Bonosari hingga tahun ini, untuk kelas I sebanyak 9 anak, kelas II ada 2 anak, kelas III sebanyak 7 anak, kelas IV ada 6 anak, kelas V berjumlah 2 anak dan kelas VI sebanyak 8 anak. (ori/uje/ Radar Banyumas /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s