Empat Begal Bersenjata Api Beraksi; Korban Dibuang, Mobil Dibawa Kabur

Begal bersenjata api/ Ilustrasi

Begal bersenjata api/ Ilustrasi

SEMPOR – Komplotan begal bersenjata api beraksi di wilayah hukum Polres Kebumen, persisnya di Jalan Sempor-Banjarnegara, Kecamatan Sempor, Kebumen, Sabtu (20/6) pukul 02.00. Korbannya Akbar Tanjung (33) warga Desa Karanggedang RT 18 RW 06 Kecamatan Bukateja, Purbalingga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pencurian dengan kekerasan yang terjadi saat bulan Ramadan ini. Pelaku empat orang yang seluruhnya membawa senjata api laras pendek dan panjang. Mereka memepet dan menghentikan mobil korban, kemudian menodong dengan senjata api, mengikat dan melakban, kemudian merampas harta dan kendaraan korban.

Selain membawa kabur mobil Mitsubishi Colt T SS tahun 2005 Nopol R-1868-NL senilai Rp 85 juta, yang baru kredit dua bulan, pelaku juga merampas uang tunai Rp 3,5 juta serta satu unit handphone milik korban. Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat korban pada pukul 01.00 berangkat dari Purbalingga menuju Yogyakarta melalui Jalan Sempor mengendarai mobil Mitsubishi Colt T SS.

Sesampai di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan mobil Panther hitam, hingga korban menepi. Tetapi mobil Panther itu berbalik arah dan mengejar. Korban kemudian dipepet pengemudi mobil Panther plat AE hingga berhenti. Tak berapa lama, empat orang bersenjata turun lalu menodong dengan senjata api laras panjang dan dua laras pendek.

Para pelaku memaksa korban turun dimasukkan mobil Panther. Tangan korban diikat dan mulut dilakban, lalu dibuang di jembatan dekat pengolahan air baku PDAM Sempor. Sedangkan mobil korban dibawa pelaku ke arah Gombong bersama kawanan pelaku. Sekitar pukul 03.30 korban ditolong Satpam PDAM Kasno dan diantar ke Mapolsek Sempor.

Logat Bandek

Berdasarkan keterangan korban, pelaku membawa senpi laras panjang adalah laki-laki berumur sekitar 40 tahun, memakai kaos lengan panjang warna cokelat, bertopi model sport warna biru, sepatu jenis sport, celana panjang warna biru mirip pakaian dinas lapangan.

Pelaku kedua, membawa senpi pendek berumur sekitar 50 tahun, memakai lengan panjang warna cokelat jenis street, bertopi, celana biru kain. Pelaku ketiga, berumur sekitar 50 tahun bersenjata api pendek, celana kain biru, kaos lengan panjang warna cokelat, sepatu kets.

Adapun sopir berumur 50 tahun memakai kaos cokelat lengan panjang, street, bertopi, celana jeans warna gelap. “Mereka berlogat bandek Jawa Timuran,” ujar Akbar Tanjung kepada petugas.

Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kasat Reskrim AKPWilly Budiyanto membenarkan kejadian itu. Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus itu. Selain meminta keterangan saksi korban, pihaknya berkoordinasi dengan Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng, polres dan polsek jajaran.

“Kami masih belum bisa memastikan para komplotan itu berasal dari kelompok mana. Sekarang anggota masih di lapangan untuk menggali informasi,” ujar AKP Willy Budiyanto kepada Suara Merdeka, Minggu (21/6).

AKP Willy Budiyanto menambahkan, dalam menjalankan aksinya para pelaku tidak melukai korban. Pelaku sempat menampar sekali untuk memaksa korban turun dari mobil. Bahkan saat korban akan dibuang ke sungai, salah satu pelaku mencegah, sehingga hanya diturunkan di pinggir sungai. “Kami masih mendalami kasus ini dengan kasus di daerah lain. Doakan saja segera terungkap,” tandas AKPWilly Budiyanto. (J19-32/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s