Sejumlah Kandidat Mundur Teratur

Ilustrasi

Ilustrasi

KEBUMEN – Sejumlah kandidat yang sempat ramai dikabarkan maju Pilbup 9 Desember mendatang mulai mundur teratur. Mereka tidak hanya dari jalur independen, tetapi terdapat kandidat yang sempat menghendaki maju melalui partai politik.

Alasan untuk mundur teratur itu, karena beratnya syarat bagi calon perseorangan dan tidak adanya partai politik yang bisa mengusung calon sendiri. Sementara, hingga kini belum ada partai politik yang sudah menjalin koalisi permanen untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sehingga, peluang untuk mendapatkan kendaraan partai pun semakin sempit. Terutama bagi tokoh yang berada di luar partai. Alasan untuk mundur teratur itu langsung disampaikan salah satu calon perseorangan, yakni Gatot Edy Basuki yang ditemui Suara Merdeka di kediamannya, Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen, kemarin.

Menurut Gatot, aturan PKPU Nomot 9 tahun 2015 yang ditetapkan pada 12 Mei 2015 itu terlalu mepet, sehingga form yang disediakan sebagai bukti syarat dukungan calon perseorangan tidak bisa dipenuhi. Atas penetapan PKPU tersebut, Gatot mengaku telah mengajukan permohonan ke KPU RI untuk mengambil kebijakan agar dirinya bisa mengikuti pesta demokrasi di Kebumen. Namun permohonan tersebut belum mendapat tanggapan dari KPU pusat.

Padahal, Gatot sendiri mengklaim telah mengumpulkan sebanyak 120.- 000 fotokopi KTP. Hanya saja, fotokopi KTP itu tidak disertai bukti dukungan, seperti yang tertera dalam form PKPU yang meliputi nama, NIK, jenis kelamin, alamat, RT/RW, tempat tanggal lahir/umur, status perkawinan serta cap jempol atau tanda tangan.

Sehingga, Gatot yang berpasangan dengan Tursino pun memilih mundur teratur. “Kami tidak mungkin memenuhinya, karena waktunya sangat mepet,” kata Gatot sembari menambahkan, namun jika aturannya dilunakkan, maka dirinya bisa mengikuti Pilbup.

Ada UU

Terlebih, kata Gatot, jumlah fotokopi KTP yang dikumpulkannya diklaim sudah melebihi 6,5 persen dari jumlah penduduk di kabupaten berslogan Beriman ini. “Soal menang kalah itu nanti terserah pilihan rakyat. Dan kami hanya ingin meramaikan demokrasi yang menyentuh kemauan masyarakat,” imbuh Gatot yang juga PNS di lingkungan DPU Kebumen itu.

Selama kurun waktu hingga pendaftaran calon pada 26-28 Juli mendatang, Gatot berharap ada perbaikan pada aturannya, sehingga dia bisa tampil dalam pelaksanaan Pilkada. Pelunakan terhadap aturan juga diharapkan berlaku bagi partai politik, mengingat tidak ada satu pun partai politik di Kebumen yang bisa mengusung calon sendiri.

Pasalnya, untuk syarat mengusung calon sendiri, minimal partai politik memiliki 10 kursi legislatif. Adapun partai pemenang Pemilu di Kebumen saja, PDI Perjuangan, hanya memiliki sembilan kursi DPRD. Disusul kemudian Partai Gerindra dan PAN tujuh kursi serta PKB enam kursi. Dan sejumlah kandidat yang berkeinginan maju lewat partai politik pun tampaknya juga mundur teratur. Seperti Agan Suhari dan Edy Murdiyono.

Mereka bahkan akhir-akhir ini sudah tidak lagi melakukan pertemuan yang mengarah pada pencalonannya dalam Pilbup. Adapun satu kandidat yang mundur teratur dari pencalonan lewat PDI Perjuangan, Khayub Muhamad Lutfi, justru tampak optimistis maju Pilbup dengan memasang baliho dan spanduk bergambar dirinya yang memenuhi sudut-sudut jalan di berbagai pelosok desa dan kota.

Sementara itu, Ketua KPU Kebumen Paulus Widiyantoro mengemukakan, PKPU yang sudah ditetapkan itu tetap digunakan sebagai dasar dan tidak bisa dilunakkan. “Sebelum PKPU ditetapkan pun sudah ada undang-undangnya dan kita juga telah melakukan sosialisasi jauh-jauh hari,” katanya. (K5-32/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s