Menghilang, Siti Rohyati dan Bayinya

Ilustrasi

Ilustrasi

KARANGSAMBUNG – Perempuan muda yang diketahui membawa bayi tiba-tiba menghilang. Warga Desa Kalisana, RT 3 / RW 3, Kecamatan Karangsambung, Kebumen itu terakhir diketahui pada Rabu (10/6) lalu. Dia adalah Siti Rohyati (21) yang memiliki ciri-ciri kulit kuning langsat, tinggi sekitar 155 cm, dan terakhir mengenakan baju berwarna kuning serta berkerudung. Siti Rohyati yang hilang bersama anaknya Salsa Billa (1) itu tidak meninggalkan pesan apa pun saat meninggalkan rumah.

‘’Kami sudah melaporkan adanya orang hilang kepada Polsek,’’ kata Kades Kalisana Susanto kepada Suara Merdeka, Jumat (12/6).

Pihak keluarga yang menghubungi sanak saudara dan teman dekat Siti Rohyati belum mendapatkan kejelasan. Suami Siti Rohyati, Poniran (33) dan mertuanya Dasem (60) pun dibuat panik. Pasalnya, mereka yang saat itu berada di sawah tidak mengetahui kepergian Siti Rohyati bersama anaknya tersebut.

Sementara Siti Rohyati sendiri tidak membawa ponsel. Namun salah satu warga Kalisana, Lutfi (17) sempat bertemu Siti Rohyati di jalan pada Rabu pagi. Lutfi yang baru mengantar adiknya ke sekolah itu pun sempat menanyakan kepada Siti Rohyati hendak pergi ke mana.

‘’Saya bahkan sempat memboncengkannya sampai pertigaan Kalikarang, Desa Langse, Kecamatan Karangsambung. Katanya (Siti Rohyati-Red) mau ke Desa Langse,’’ kata Lutfi sembari mengatakan, Desa Langse berada di sebelah Desa Kalisana.

Naik Angkutan

Ternyata, Siti Rohyati sempat terlacak naik angkutan desa dan bertemu salah satu warga Kalisana yang sekolah di MA Salafiyah Wanayasa Kebumen. Selanjutnya, pada Rabu sore diketahui oleh empat warga Desa Kalisana yang juga tetangganya. Mereka mengaku, melihat Siti Rohyati dan anaknya di dekat rumah. Kemudian hilang tidak diketahui rimbanya.

‘’Sejak itu, kami cari ke mana-mana dan tidak ketemu,’’ imbuh Poniran, suami Siti Rohyati.

Poniran mengatakan, selama ini ia tidak memiliki permasalahan rumah tangga dengan istrinya. Bahkan dengan mertuanya berjalan baik-baik saja. Karena itu, ia berharap agar tidak terjadi apa-apa pada istri dan anaknya. ‘’Mudah-mudahan segera kembali, dan kami mohon kepada siapa pun yang melihat ciri-ciri istri dan anak saya segera melaporkan kepada pihak berwajib atau pihak keluarga,’’ pinta Poniran. (K5-42/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s