Mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gelar Pelatihan Kader Kesehatan

Stikes Muhammadiyah Gombong

Stikes Muhammadiyah Gombong

GOMBONG – Sebanyak 37 mahasiswa Program Studi (Prodi) DIII Keperawatan bekerja sama dengan Puskesmas Gombong II menggelar Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Kader Kesehatan, Kamis (28/5). Kegiatan yang berlangsung di balai Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong itu ditujukan kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan kader kesehatan di desa setempat.

Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Kader Kesehatan itu merupakan bagian dari kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) atau yang biasa dikenal dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa DIII Keperawatan Stikes Muhammadiyah Gombong.

Kegiatan PKMD di Desa Klopogodo sendiri sudah berlangsung sejak 4 Mei hingga 6 Juni mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 66 ibu beserta balitanya. Hadir bidan perwakilan dari Puskesmas Gombong II, Ani Wijayanti AMd Keb.

Adapun tema yang diangkat dalam pendidikan kesehatan adalah pemberian makanan pada bayi dan anak. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa memberikan contoh dan penjelasan kepada ibuñibu yang hadir bagaimana cara memberikan air susu ibu (ASI) yang baik dan benar serta pentingnya ASI eksklusif untuk bayi.

Selain itu mahasiswa juga memberikan contoh makanan tambahan bagi bayi dan anak, baik dari jenis dan cara penyajiannya. Sedangkan pelatihan bagi ibu-ibu kader kesehatan mengambil topik cara mengukur pertumbuhan anak melalui berat badan (BB), tinggi badan (TB) dan status gizi anak.

Dosen pembimbing Stikes Muhammadiyah Gombong, Nurlaila SKep Ns MKep menyampaikan, pendidikan kesehatan tentang pemberian makan kepada bayi dan anak bertujuan agar ibu bisa memberikan ASI eksklusif dan makanan kepada anak sampai usia dua tahun.

Hal ini dikarenakan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi pertumbuhan anak dan pemberian makanan yang benar pada anak dapat menstimulasi tumbuh kembang anak. ”Selain itu, dengan adanya pendidikan kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0ñ6 bulan,” ujar Nurlaila di sela-sela acara.

Penyuluhan Kesehatan

Lebih lanjut, Nurlaila menambahkan, selain pendidikan kesehatan dan pelatihan kader kesehatan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang mengikuti PKMD di Desa Klopogodo. Antara lain penyuluhan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Klopogodo mengenai program hidup bersih dan sehat serta cara gosok gigi dan cuci tangan yang baik dan benar.

”Kegiatan lain digelar penyuluhan kepada warga tentang rumah sehat. Juga penyuluhan kepada warga tentang hipertensi,” imbuhnya didampingi ketua kelompok kegiatan, Andi Kharisma. (J19-78/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s