Likuiditas BPR BKK Kebumen Aman

Direktur Utama PD BPR BKK Kebumen Sutriso SE memberi keterangan kepada wartawan di Gedung Press Center Pemkab Kebumen, Selasa (26/6).(suaramerdeka.com/ Supriyanto)

Direktur Utama PD BPR BKK Kebumen Sutriso SE memberi keterangan kepada wartawan di Gedung Press Center Pemkab Kebumen, Selasa (26/6).(suaramerdeka.com/ Supriyanto)

KEBUMEN – Manajemen Perusahaan Daerah (PD) BPR BKK Kebumen memastikan bahwa ketersediaan likuiditas di BPR tersebut masih aman dan kuat. Hal itu mengacu pada realisasi cash ratio (CR) atau kas lancar pada posisi April 2015 sebesar 16,54 %.

Sedangkan Loan to Deposit Ratio (LDR) atau rasio antara besar kredit disalurkan dengan jumlah penerimaan dana masyarakat sebesar 78,48 %. Direktur Pemasaran PD BPR BKK Kebumen Sudiharto menerangkan, sebuah bank yang dikatakan sehat jika Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio permodalan minimal 8 % dari jumlah Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).

Adapun komposisi permodalan di BPR BKK Kebumen dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) OJK 2014 sebesar 15,42 % atau hampir dua kali lipat dari ketentuan minimal. ”Jelas, dari sisi permodalan BPR BKK Kebumen sangat sehat,” ujar Sudiharto kepada wartawan di Gedung Press Center Kebumen, baru-baru ini.

Penjelasan itu disampaikan menyusul dalam salah satu diktum putusan atas perkara penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Giyatmo dan Dian Agus Risqianto, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kebumen memberi izin khusus penyitaan rekening antar bank aktiva PD BPR BKK yang ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Kebumen senilai Rp 8,771 miliar.

Setoran Modal

Terkait putusan PN Kebumen, dia menyampaikan bahwa sampai kemarin masih belum ada tindak lanjut putusan PN Kebumen terkait penyitaan.

”Seandainya keputusan terpahit dilaksanakan penyitaan, modal BPR BKK Kebumen terhitung masih 9,5 % atau masih tetap dalam komposisi yang sehat,” imbuh Sudiharto saat mendampingi Anggota Dewan Pengawas BPR BKK Kebumen Wahyu Siswanti dan Direktur Utama Sutrisno Merujuk data yang ada, setoran modal sampai Desember 2014 dari provinsi sebesar Rp 10,46 miliar atau 53,95 %.

Sedangkan kabupaten Rp 8,93 miliar atau 46,05 %. Sedangkan pertumbuhan kinerja BPR BKK Kebumen satu tahun terakhir dalam periode yang sama mengalami peningkatan. Perkiraan aset pada posisi April 2014 sebesar Rp 266,5 miliar, sedangkan pada April 2015 sebesar Rp 326 miliar atau 122,32 %.

Adapun laba pada April 2014 sebesar Rp 4,86 miliar, pada bulan yang sama 2015 sebesar Rp 5,38 miliar atau 110,49 %. Pada posisi April 2015 jumlah simpanan masyarakat baik tabungan maupun deposito yang dihimpun BPR BKK Kebumen Rp 276,77 miliar dari 72.066 rekening.

Sedangkan kredit yang disalurkan sebesar Rp 249,88 miliar kepada 17.793 nasabah. ”Menjelang Ramadan ini kami menyiapkan dana untuk disalurkan kepada para pedagang maupun pelaku usaha yang membutuhkan pinjaman modal,” tandasnya.

Disinggung mengenai tingginya Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah yang menyentuh angka 5,29 % atau masih di atas batas minimal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 5%, Sudiharto menyebutkan bahwa prosentasi tersebut merupakan akumulasi dari beberapa tahun. (J19-78/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s