207 Pelajar Kebumen Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas

Sebanyak 207 pelajar tingkat SMP sederajat dan SMA/MA/SMK sederajat yang berprestasi dengan kategori kurang mampu mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen, Rabu (27/5). (Foto: Supriyanto/suaramerdeka.com)

Sebanyak 207 pelajar tingkat SMP sederajat dan SMA/MA/SMK sederajat yang berprestasi dengan kategori kurang mampu mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa, Rabu (27/5). (Foto: Supriyanto/suaramerdeka.com)

KEBUMEN – Sebanyak 207 pelajar tingkat SMP sederajat dan SMA/MA/SMK sederajat yang berprestasi dengan kategori kurang mampu mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen, Rabu (27/5).

Seleksi tertulis digela di Aula Kantor Kemenag Kebumen dan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kebumen Drs Masmin MAg.nPara peserta seleksi beasiswa Baznas berasal dari pelajar SMP kelas 9 yang akan melanjutkan ke jenjang SMA, dan pelajar SMA/SMK kelas 10 dan 11.

Setelah lulus tes tertulis, calon penerima akan mengikuti tes wawancara dan dilanjutkan survei kondisi rumah dan perekonomian keluarga. Ketua Badan Pelaksana Baznas Kebumen drh H Djatmiko menjelaskan, tahun ini pagu beasiswa yang diberikan sebesar Rp 250 juta untuk 45 penerima.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2104 sebesar Rp 154 juta untuk 32 penerima. Beasiswa Baznas yang diberikan bersifat tuntas yakni diberikan selama enam semester. Untuk pelajar SMA beasiswa diberikan Rp 6 juta naik dari tahun lalu Rp 5 juta.

“Kemudian SMK mendapatkan Rp 8 juta naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 7 juta,” ujar drh Djatmiko didampimgi Ketua Panitia Seleksi Beasiswa Miskin Berprestasi Fahrudin SPdI kepada Suara Merdeka di sela-sela seksi.

Beasiswa Baznas kali ini merupakan tahun kelima. Tahun 2011 jumlah beasiswa diberikan kepada tiga orang, bertambah menjadi 25 orang di tahun 2012, tahun 2013 menjadi 29 orang, 54 orang di tahun 2014. Berbeda dengan tahun sebelumnya, para calon penerima beasiswa Baznas tidak hanya diusulkan oleh sekolah tetapi juga bisa secara mandiri, pondok pesantren dan panti asuhan.

Dari 207 peserta yang mendaftar, 29 orang dari SMP/MTs swasta, 75 orang dari SMA/SMK/MA Negeri, mandiri (17 orang), SMP/MTs negeri (70 orang), SMA/SMK/MA swasta (6 orang) dan pondok pesantren dan panti asuhan (10 orang).

“Sekolah-sekolah yang aktif menjadi muzakki atau yang memiliki Unit Pengumpil Zakat atau UPZ tetap diprioritaskan,” ujar mantan Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Kebumen menyebutkan pihaknya juga melakukan MoU dengan sekolah agar penerima beasiswa Baznas dibebaskan dari uang gedung. (Supriyanto/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s