BPR BKK Keberatan Penyitaan Rp 8,7 M

PD BPR BKK Kebumen

PD BPR BKK Kebumen

KEBUMEN – Dalam salah satu diktum putusan atas perkara penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Giyatmo dan Dian Agus Risqianto, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kebumen memberi izin khusus penyitaan uang tunai pada rekening antarbank milik Perusahaan Daerah (PD) BPR BKK Kebumen senilai Rp 8,7 miliar.

Meski demikian, eksekusi penyitaan dana yang berasal tindak pidana itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hingga, Selasa (26/5) rekening antarbank aktiva PD BPR BKK yang ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Kebumen senilai Rp 8.771.928.594 masih belum melakukan penyitaan.

Menanggapi putusan itu, pihak PD BPR BKK Kebumen menyatakan keberatan atas penyitaan terhadap rekening antar bank aktiva PD BPR BKK yang ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Kebumen itu. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan surat keberatan kepada ketua Pengadilan Negeri (PN) Kebumen dan jaksa penuntut umum (JPU).

Tidak Menyita

Surat tertanggal 11 Mei 2015, Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar Kejaksaan Negeri Kebumen dan JPU tidak melakukan penyitaan terhadap rekening antarbank aktiva PD BPR BKK Kebumen di Bank Mandiri Cabang Kebumen. Surat keberatan tersebut ditembuskan kepada antara lain Kejaksaan Agung RI, Menteri Keuangan RI, Jampidum Kejagung, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

Anggota Dewan Pengawas BPR BKK Kebumen Wahyu Siswanti didampingi Direktur Utama Sutrisno dan Direktur Pemasaran Sudiharto mengaku, menghormati proses seluruh hukum yang berlaku. Tetapi dia juga menjelaskan, PD BPR BKK Kebumen merupakan BUMD milik pemerintah daerah dengan komposisi modal dasar 51% Provinsi Jateng dan 49% Pemkab Kebumen.

‘’Secara administrasi keuangan, BPR BKK mengacu Pasal 50 Ayat 1 UU No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaraan Negara disebutkan, pihak mana pun dilarang melakukan penyitaan terhadap uang atau surat berharga milik negara/daerah baik yang berasal pada instansi pemerintah maupun pada pihak ketiga,’’ ujar Wahyu Siswanti, Selasa (26/5).

Direktur Utama PD BPR BKK Kebumen Sutrisno menambahkan, ketersediaan likuiditas PD BPR BKK Kebumen masih sangat sehat dan kuat. ‘’BPR BKK Kebumen merupakan bank peserta LPS (Lembaga Penjamin Simpanan-Red) sehingga setiap tabungan dijamin keamanannya. Karena itu, nasabah tidak perlu khawatir,’’ ujarnya. (J19-42/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s