Rekomendasi Mengerucut ke Sunarto dan Bambang

Ilustrasi

Ilustrasi

KEBUMEN – Rekomendasi calon bupati dari PDI Perjuangan, sepertinya mengerucut ke Sunarto dan Bambang Widodo. Hal itu diketahui dari reaksi tim sukarelawan dua kandidat tersebut yang mulai gencar menyosialisasikan jagonya, menyusul keikutsertaan Sunarto dan Bambang dalam wawancara di DPD dan menjalani sekolah partai di DPP PDI Perjuangan.

Namun dua tokoh tersebut kemungkinan besar tidak direkomendasi berpasangan. Selain masing-masing mendaftar sebagai kandidat bupati, PDI Perjuangan yang tidak cukup kursi untuk mengusung calon sendiri juga belum berkoalisi dengan partai lain.

Sehingga peluang untuk mencari kandidat wakil bupati dari partai lain kemungkinan terbuka lebar. Sayangnya, partai lain telah menjalin koalisi besar dan mulai mengerucutkan kandidatnya untuk diusung dalam Pilbup 9 Desember mendatang. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan berat bagi pengurus DPC PDI Perjuangan Kebumen.

Karena, pintu untuk berkoalisi dengan partai lain seolah sudah ditutup. Begitu pula partai lain masih terikat dalam koalisi besar, sehingga seolah dibatasi untuk bekerja sama dengan PDI Perjuangan. Seperti partai-partai yang bergabung dalam Koalisi Kebumen Beriman (KKB), di mana mulai mengerucutkan nama untuk kandidat bupati pada Fuad Yahya dan Khayub Muhammad Lutfi.

Adapun kandidat wakil bupatinya antara lain Kiai Yazid Mahfudz dan Fatah Banani. Sementara di partai berlambang banteng dalam lingkaran tersebut juga terdapat kandidat wakil bupati yang ikut mendaftar saat penjaringan di DPC PDI Perjuangan Jalan Sarbini Kebumen, yakni Siti Khomsatun Sofan.

Semua Berpeluang

Selain itu terdapat kandidat wakil bupati lainnya yang mengikuti pendaftaran di DPD PDI Perjuangan Jateng, yakni Yudi Tri Hartanto. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo menegaskan, semua kandidat yang mendaftar lewat PDI Perjuangan sama-sama berpeluang mendapat rekomendasi.

Tidak hanya Sunarto dan Bambang, tetapi juga kandidat lain, yakni Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Probo Indartono, Wakil Bupati Kebumen Djuwarni, Kepala SMA Buluspesantren Margunanto dan pengusaha kambing di Bogor Wahjoe Boedi Oetomo.

Kecuali Ketua Umum KONI Kabupaten Kebumen Khayub Muhmad Lutfi yang dalam perjalanannya mengundurkan diri. Namun tokoh yang satu ini, sepertinya telah mendapatkan kendaraan partai lain untuk bertarung dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Kita ikuti saja mekanisme di internal partai. Dan proses komunikasi politik dengan partai lain masih terus berjalan dalam menghadapi Pilkada Desember mendatang,” kata Cipto Waluyo yang juga Ketua DPRD Kabupaten Kebumen itu. (K5-32/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s