Fotografer Australia Ikut Promosikan Taman Reptil

Fotografer asal Sydney Australia, Benjamin Sherack (37), secara sukarela ikut mempromosikan Taman Reptil Adiluhur, Desa Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. (Photo: facebook.com/TamanReptilAdiluhurtaraPlus)

Fotografer asal Sydney Australia, Benjamin Sherack (37), secara sukarela ikut mempromosikan Taman Reptil Adiluhur, Desa Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. (Photo: facebook.com/TamanReptilAdiluhurtaraPlus)

ADIMULYO – Fotografer asal Sydney Australia, Benjamin Sherack (37), secara sukarela ikut mempromosikan Taman Reptil Adiluhur, Desa Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Bahkan, Benjamin akan memaparkan potensi pariwisata yang ada di kabupaten berslogan Beriman ini, baik ke negaranya maupun ke berbagai belahan dunia.

Benjamin yang datang ke Taman Reptil Adiluhur, Minggu (24/5), mengaku merasakan adanya getaran jiwa saat berada di Kebumen. ”Di Kebumen kekeluargaannya sangat bagus. Saya betah di sini,” kata Benjamin yang datang ke Kebumen dengan mengendarai motor Yamaha Fino bernopol DK-7338-FW itu.

Ia sengaja sendirian naik motor agar bisa leluasa menikmati keindahan alam yanng ada di Kebumen. Perjalanan yang ditempuh dari Bali hingga Kebumen itu selama empat hari. Di Pulau Dewata tersebut, Benjamin sudah memiliki tempat tinggal. Dia dipertemukan dengan Mugiarti (30), gadis asal Desa Adikarto, Kecamatan Adimulyo.

Mugiarti lulusan SMK Tamtama Karanganyar, Kebumen itu akan dinikahi Benjamin pada Januari 2016 mendatang. Saat memiliki kesempatan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Kebumen, Benjamin mengaku takjub. Terutama di Pantai Pecaron dan Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.

Menurutnya, di Pantai Menganti yang berpasir putih itu layak digunakan untuk surfing atau selancar. ”Keindahan pantai tersebut tidak kalah dengan pantai di Bali,” katanya.

Ia pun mengabadikan sejumlah gambar. Rencananya gambar indah tersebut akan dipamerkan di Bali dan negaranya. Begitu pula gambar yang diperoleh di Taman Reptil Adiluhur akan dipaparkan di sejumlah event. Pemilik Taman Reptil Adiluhur Ambar Sutoyo mengemukakan, kehadiran Benjamin menjadi peluang untuk mempromosikan Taman Reptil Adiluhur yang juga dijadikan sebagai kampung wisata Inggris itu.

Terintegrasi

Benyamin pun akan didaulat menjadi dosen tetap agar ada nilai plus dan berbeda dengan yang lain. Selama ini, kampung wisata Inggris di Taman Reptil Adiluhur itu baru dikelola oleh anaknya, Novanda Alim Setya Nugraha. Padahal, jumlah peserta yang ikut belajar Bahasa Inggris di tempat tersebut terus membeludak.

Tidak hanya anak-anak sekolah, tetapi juga berbagai profesi, dari mulai pedagang lotek, tukang parkir, hingga petani. ”Pedagang lotek di sini sudah mulai bisa menawarkan dagangan dengan menggunakan Bahasa Inggris,” kata Ambar.

Di Taman Reptil Adiluhur itu terdapat koleksi seperti ular, biawak, buaya irian, buaya muara Kalimantan, kalong, landak, luwak, burung rajawali, monyet, elang, tegu atau kadal argentina, dan iguwana. Menurut Ambar, koleksi reptil yang dimilikinya sekitar 30 jenis. Taman Reptil yang menyatu dengan rumahnya itu selalu ramai dikunjungi wisatawan. Setiap harinya dikunjungi rombongan dari PAUD dan TK. (K5-42/ Suaramerdeka.com /LintasKebumen©2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s