Fakta Menarik Tentang Kawasan Karst Gombong Selatan

karst

KEBUMEN – Selain Kawasan Geologi Karangsambung, Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Kebumen. Perbukitan kapur berupa karst itu sangat istimewa, karena proses terbentuknya terjadi ratusan ribu bahkan jutaan tahun silam. Secara fisik di permukaan, kawasan karst di Gombong selatan terlihat kering dan gersang. Namun di bawah tanah banyak mengandung sumber air yang terus mengalir tiada henti dan penyimpan cadangan air.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Kawasan Karst Gombong Selatan:

1. Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS), pada tahun 2004 ditetapkan Presiden (saat itu) Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kawasan eko-karst yang dilindungi.

2. Terdapat 122 goa bahkan lebih dari 173 goa di Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS). Diantaranya Goa Barat, Goa Jatijajar, Goa Pucung, Goa Jeblosan, dan Goa Candi digunakan sebagai sumber air bawah tanah.

3. Batuan penyusun Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) merupakan bagian dari Formasi Kalipucang yang berumur miosen (11-25 juta tahun lalu).

4. Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) memiliki panjang perbukitan kapur mencapai 8 km dan lebar 3 km dengan luasan mencapai lebih dari 40 km2 yang meliputi tiga kecamatan di pojok barat daya Kabupaten Kebumen, yakni Kecamatan Ayah, Rowokele dan Buayan.

5. Terdapat sejumlah air terjun bawah tanah dibawah Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) tepatnya di Goa Barat di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah. Air terjun tertingginya memiliki ketinggian hingga 32 meter.

6. Goa Petruk di Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) termasuk dalam salah satu goa terdalam di dunia dengan panjang jelajah mencapai lebih dari 2 Km.

7. Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS) memiliki dua telaga karst masing-masing di Desa Watukelir Kecamatan Ayah dan Desa Pakuran Kecamatan Buayan yang berada di ketinggian lebih dari 300 meter diatas permukaan air laut (Mdpl).

Tentu bukan hanya itu saja, masih banyak fungsi penting dari karst untuk masyarakat sekitar. Sebuah pabrik semen kini tengah menunggu Ijin akhir Usaha Pertambangan dari Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk melakukan kegiatan eksplorasi di Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS).

Rencana aktivitas eksploitasi dalam skala besar nantinya dikhawatirkan bisa merubah bentang alam karst dan dayadukungnya. Hal ini menjadi ancaman serius karena bisa menghilangkan mata air yang akan mengakibatkan bencana kekeringan. Sejumlah peniliti dan komunitas pecinta gua di luar Kebumen sedang was was jika pemkab Kebumen mengijinkan. Lantas, bagaimana dengan warga sekitar ? (LintasKebumen©2014)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s