Pantai Watu Bale Jadi Favorit Baru

watubale

AYAH – Tempat wisata tak bisa dipungkiri menjadi magnet bagi warga masyarakat yang menghabiskan waktu menikmati libur lebaran. Nyaris tak ada tempat wisata yang sepi dari pengunjung selama momen lebaran kali ini. Termasuk, obyek wisata pantai Watu Bale Desa Pasir Kecamatan Ayah.

Obwis ini berada tak jauh pantai Pantai Lampon yang lebih dahulu tersohor keindahannya. Pantai Watu Bale bisa dikatakan obwis baru. Keberadaannya baru mulai dikenal 3 bulan terakhir. Meski begitu, pesonanya sudah mulai memikat para wisatawan untuk berkunjung.

Obwis Watu Bale bisa ditempuh dengan kendaraan roda 4 dan roda 2 sekitar 45 menit dari kota Gombong. Namun, kendaraan tak bisa mencapai lokasi. Perjalanan harus dilanjutkan dengan jalan kaki menempuh jalan sedikit berkelok kelok dan menurun tajam sekitar 15 menit. Namun, sedikit rasa lelah itu akan terbayar saat mencapai atas batu karang.

Selain suasana yang sejuk, banyak terdapat pohon kelapa yang menjulur ke pantai. Selain itu, sejumlah wahana baru telah disiapkan untuk menambah kenyamanan saat berkunjung. Seperti wahana prahu titanic, tangga slogan, rumah kayu dan lain-lain.

Para pengunjung biasanya menjadikan tempat eksotik ini sebagai tempat foto-foto. Laut lepas dan langit biru menjadi latar belakang sempurna bagi mereka yang suka berfoto-foto.

Tak hanya menikmati panorama alam, pengunjung juga bisa menikmati kuliner nikmat terdiri dari lontong sayur, pecel, dan mendoan hangat serta berbagai minuman segar yang disajikan para pedagang pantai. Harganya pun cukup murah mulai dari Rp 2000 – 10.000 rupiah sudah mengganjal kenyang isi perut. Sementara, untuk tiket amsuk Rp 15 ribu sudah termasuk parkir.

Agus Rianto (24), petugas penjaga tiket mengatakan, obyek wisata Pantai Watu Bale baru dibuka untuk umum 3 bulan terakhir. Namun, sejauh ini terbukti sudah mampu memikat para wisatawan untuk berkunjung. Terlebih di masa libur lebaran seperti ini. Setidaknya itu terlihat dari penjualan tiket yang sudah mencapai Rp 14 ribu dalam tiga hari terakhir.

“Untuk penggunjung hari lebaran sendiri memang ramai mayoritas para perantau dan anak anak muda, kalo satu hari tiket bisa terjual sekitar 4000. Total dalam 3 hari saja sudah mencapai 14.000,” ujarnya ditemui, baru-baru ini.

Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan pengunjung, kata dia, pengelola pantai akan meningkatkan fasilitas dan wahana serta keamanan (safety). Di akhir perbincangan Agus Ranto berharap, wisata Kebumen khususnya pantai semoga lebih maju. “Kami berharap akses menuju obwis diperbaiki dan dipermudah sehingga membuat minat wisatawan untuk berkunjung makin besar, katanya.

Salah satu pengunjung, Nunung (20) asal Gombong mengaku baru pertama kali datang ke Pantai Watu Bale. Menurutnya, Pantai Watu Bale sangat layak dikunjungi. Hanya akses menuju lokasi diakuinya masih belum bagus. “Kami berharap akses menuju ke tempat itu segera diperbaiki,” ujarnya.(syaifurrohman/cah/ Kebumenekspres.com)

Rute dari Kota Kebumen: Klik Disini

Sempat Koma, Korban Tersambar Petir Meninggal Dunia

korban petir

SEMPOR – Rohman (23) warga Dusun Petahunan Desa/Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen yang sempat selamat setelah tersambar petir, meninggal dunia pada Sabtu (7/5/2016) malam sekira pukul 21.05 WIB. Korban dimakamkan esok harinya, Minggu (8/5/2016) siang di TPU desa setempat.

Diberitakan sebelumnya Rohman tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan sepak bola Dusun Bojong, Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, Jum’at (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu cuaca sedang hujan yang disertai dengan petir, kemudian ia bersama rekan-rekannya berniat membubarkan diri namun naas Rohman tersambar petir hingga mengalami luka bakar ringan namun ia tak sadarkan diri.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut petugas Patroli Polsek Sempor yang kebetulan sedang berkeliling disekitar lokasi segera melarikan korban ke RS PKU Muhamadiyah Gombong agar segera mendapatkan perawatan karena diketahui Rohman masih dalam kondisi hidup. Namun hingga akhir hidupnya korban tak sadarkan diri atau koma.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi

gelombang1

KEBUMEN  – Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap , Jawa tengah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku mulai Sabtu (7/5/2016) pukul 19.00 WIB hingga Senin 9 Mei 2016 pukul 19.00 WIB,” kata prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, Feriharti Nugrohowati di Cilacap, Jawa Tengah.

Feriharti mengatakan, tinggi gelombang sekira 1,25 meter sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah pantai selatan Cilacap, pantai selatan Kebumen, pantai selatan Purworejo, dan pantai selatah Yogyakarta. Sementara, tinggi gelombang sekira 2,5 meter sampai 4 meter, berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Cilacap hingga Samudra Hindia selatan Yogyakarta.

Menurut dia, gelombang tinggi tersebut terjadi akibat adanya peningkatan kecepatan angin di atas wilayah perairan selatan Jateng dan DIY.

“Kecepatan angin di pantai selatan Cilacap hingga Yogyakarta diprakirakan berkisar 5 sampai 15 knots yang bertiup dari arah tenggara hingga barat daya, sedangkan di wilayah Samudra Hindia selatan Cilacap hingga Yogyakarta diprakirakan berkisar 5 sampai 20 knots yang bertiup dari arah tenggara hingga barat daya,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya dia mengimbau nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil selalu waspada saat melaut karena gelombang tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, wisatawan diimbau untuk tidak mandi atau berenang di pantai, terutama wilayah pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas, karena gelombang tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu.

Mei-Juni Diprediksi Awal Musim Kemarau

kantor bmkg

Ilustrasi kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (Photo: Antara)

KEBUMEN – Awal musim kemarau di kawasan Jawa Tengah (Jateng) sudah berlangsung sejak bulan April lalu. Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jateng, Yoga Sambodo di laman suaramerdeka.com mengatakan pada bulan Mei ini sekitar 57 persen wilayah di Jateng sudah memasuki awal kemarau.

Di Kabupaten Kebumen awal kemarau diprediksi mulai pada dasarian (10 hari) pertama bulan Mei ini hingga awal Juni mendatang. Wilayah Kebumen bagian timur seperti Kecamatan Mirit, Prembun, Ambal, Kutowinangun, Padureso dan sekitarnya akan mengalami awal kemarau terlebih dahulu yakni bulan Mei.

Sementara wilayah lainnya diprediksi baru memasuki awal musim kemarau pada awal bulan Juni. Meski telah memasuki awal musim kemarau namun hujan disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi terutama sore hingga malam karena masih dalam masa transisi atau pancaroba.

Curah hujan tinggi berkisar 301-400 mm diperkirakan masih terjadi di wilayah utara yakni Kecamatan Sadang. Sedangkan curah hujan menengah (151-200 mm) masih terjadi di wilayah Kebumen bagian utara, barat maupun pesisir bagian barat seperti Kecamatan Karanggayam, Sempor, Gombong, Ayah dan Puring.

Sedangkan curah hujan menengah (101-150 mm) lainnya di wilayah Kebumen bagian timur, tengah serta pesisir bagian timur seperti Kecamatan Alian, Buluspesantren, Kebumen, Prembun, Kutowinangun, Ambal dan sekitarnya. (BS/ Andri /Lintas Kebumen).

Rohman Selamat Setelah Tersambar Petir

korban petir

SEMPOR – Rohman (23) warga Dusun Petahunan Desa/Kecamatan Sempor selamat setelah tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan sepak bola Dusun Bojong, Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, Jum’at (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu cuaca sedang hujan yang disertai dengan petir.

Mengetahui kejadian tersebut petugas Patroli Polsek Sempor yang kebetulan sedang berkeliling segera melarikan korban ke RS PKU Muhamadiyah Gombong agar segera mendapatkan perawatan karena diketahui Rohman masih dalam kondisi hidup. Kapolsek Sempor AKP Mustanto mengatakan, korban sangat beruntung karena hanya mengalami luka bakar dibebarapa bagian dan nyawanya bisa tertolong.

“Atas kejadian tersebut, hendaknya peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sehingga tidak terulang kembali. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS PKU Muhamadiyah Gombong,” tutup Kaposek. Hingga berita ini dibuat, korban dikabarkan masih belum sadar. (reskbm/ Andri /Lintas Kebumen)

Smanja Mart Pasarkan Hasil Kerajinan Siswa

SMAN1Pejagoan

PEJAGOAN – Smanja Mart, pasar modern milik SMA 1 Pejagoan, Kebumen memasarkan hasil kerajinan siswa. Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu pun mampu memberikan penghasilan bagi siswa yang kreatif.

’’Awalnya kami hanya memberi modal Rp 100 ribu. Setelah dikelola oleh siswa ternyata bisa menghasilkan untung hingga Rp 300 ribu,’’ kata Kepala SMA 1 Pejagoan Kebumen, Sunarto di sela-sela acara puncak HUT Ke-26 SMA 1 Pejagoan, kemarin.

Dalam rangkaian ulang tahun sekolah tersebut juga digelar Market Day selama empat hari. Selanjutnya pada puncak acara HUT SMA 1 Pejagoan dilaksanakan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon udara dan merpati.

Selama kegiatan Market Day itu, seluruh kantin dan koperasi ditutup. Sehingga hasil kreativitas siswa yang disuguhkan oleh kelas 10 dan 11 laku keras. Masyarakat sekitar ikut menyerbu aneka kerajinan serta makanan dan minuman yang disajikan para siswa.

Langsung Habis

’’Satu jam langsung habis,’’ imbuh Sunarto didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA 1 Pejagoan, Gularso. Hasil kerajinan siswa setempat antara lain tas, bros, gantungan kunci serta aneka makanan dan minuman seperti ayam goreng serta jus.

Dalam waktu dekat ini akan diproduksi keramik dari tanah liat, yang dibuat oleh siswa SMA 1 Pejagoan. Selama ini wilayah Pejagoan baru mengolah tanah liat menjadi genting yang terkenal dengan Sokka itu. Menurut Sunarto, kegiatan tersebut untuk melatih anak didik berwirausaha.

Rangkaian kegiatan HUT juga dilaksanakan lomba antarkelas serta lomba futsal yang diikuti tim dari SMA/SMK Se-Kebumen. Tampil sebagai juara pertama adalah SMA 2 Kebumen dan SMA 1 Pejagoan juara dua.

Selain itu digelar lomba daur ulang sampah, untuk menyiapkan sekolah Adiwiyata. ’’HUT kali ini kami selenggarakan secara sederhana. Harapan ke depan mencari bibit-bibit siswa berprestasi dari dalam,’’ ungkap Sunarto sembari mengatakan, prestasi menonjol di sekolah yang dipimpinnya yakni olahraga hoki. (K5-36/ suaramerdeka.com /Lintas Kebumen)

SMKN 1 Kebumen Masuk Lima Sekolah Jateng Peringkat Atas UN

Nur Hadi Amiyanto

KEBUMEN – Dinas Pendidikan Jawa Tengah memastikan, terdapat lima sekolah yang bertengger pada peringkat atas pelaksanaan ujian nasional (UN) 2016. Mereka terdiri atas SMA/MA/ dan SMK salah satunya SMKN 1 Kebumen untuk tingkat SMK. Demikian yang dilansir dari laman suaramerdeka.com.

Hasil kelulusan siswa-siswi akan diumumkan secara serentak di Jateng Sabtu (7/6) ini. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Nur Hadi Amiyanto di Semarang mengatakan selain SMKN 1 Kebumen di tingkat SMK terdapat pula SMK Farmasi Nasional Surakarta, SMKN 2 Magelang, SMK NU BP Az Zahra (Godong, Grobogan), serta SMKN 1 Sukoharjo.

Nur mengemukakan hasil UN hanya sebatas mencakup ranking satuan pendidikan karena kelulusan kini murni kewenangan sekolah. Ujian Nasional bukan lagi instrumen penentu melainkan masih ditambah berbagai elemen pembelajaran lainnya.

Kendati demikian nilainya masih tetap sebagai ukuran, terutama untuk mengikuti seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Nur menambahkan, hasil ujian diberikan setelah pemerintah melaksanakan pemindaian lembar jawaban tes. (BS/ Andri / Lintas Kebumen)